WhatsApp Icon

Air Mata Haru di Balongbendo: Kursi Roda BAZNAS Sidoarjo Menjadi Jembatan Harapan Bagi Penyintas Cerebral Palsy Kecil

04/12/2025  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Air Mata Haru di Balongbendo: Kursi Roda BAZNAS Sidoarjo Menjadi Jembatan Harapan Bagi Penyintas Cerebral Palsy Kecil

Penyaluran Bantuan

Sidoarjo, 4 Desember 2025 – Sebuah kisah tentang ketangguhan, perjuangan, dan harapan baru terukir di kediaman sederhana keluarga Rustiah di Desa Suwaloh, Kecamatan Balongbendo. Dalam sebuah aksi kemanusiaan yang mendalam, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo telah mengulurkan tangan, menghadirkan sebuah kursi roda yang sangat dinantikan oleh Adik Neima Safa Alnayra (5 tahun), seorang penyintas Cerebral Palsy (CP) yang selama ini terkungkung dalam keterbatasan gerak. Kehadiran tim BAZNAS bukan hanya membawa bantuan, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa mustahik di Sidoarjo tidak pernah sendiri.

Rustiah adalah potret seorang ibu tunggal yang tangguh. Dengan tiga anak di bawah asuhannya, ia harus memikul beban ganda: menjadi tulang punggung keluarga sekaligus perawat utama Neima, putrinya yang lahir dengan CP—gangguan saraf yang memengaruhi otot, gerak, dan koordinasi tubuh. Sehari-hari, Rustiah mendapatkan penghasilan dari berjualan di warung kecil, yang untungnya baru-baru ini mendapatkan sentuhan perbaikan melalui Program Bedah Warung dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2025, yang menjangkau usaha mikro seperti miliknya.

Namun, rezeki warung yang baru direnovasi tidak serta merta menyelesaikan semua masalah. Dalam rekaman video yang menyentuh, Rustiah dengan suara lirih menceritakan bagaimana terapi motorik Neima terpaksa terhenti sejak suaminya meninggal dunia. "Tidak ada yang nganter, tidak ada biaya," ungkapnya. Keterbatasan ini adalah dinding tinggi yang menghalangi Neima—yang cerdas dan tanggap—untuk merasakan mobilitas layaknya anak seusianya. Neima, yang tetap semangat bersekolah di TK Karomah Madinah, sangat membutuhkan alat bantu untuk mengakses dunia luar.

Merespons kondisi krusial ini, BAZNAS Sidoarjo segera bertindak cepat. Ahmad Hamdani, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, hadir untuk menyerahkan kursi roda khusus yang akan menjadi kaki baru bagi Neima. Momen ketika Neima dengan bantuan digendong dan didudukkan di kursi roda barunya, memancarkan senyum polos yang seketika menghapus awan mendung di hati sang ibu. Kursi roda itu memberikan Neima kemandirian yang telah lama hilang.

Bagi BAZNAS Sidoarjo, penyaluran bantuan ini adalah manifestasi konkret dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan umat. Ini adalah bagian dari program BAZNAS yang fokus pada penyehatan dan dukungan disabilitas, memastikan setiap individu, terlepas dari kondisi fisiknya, memiliki kualitas hidup yang layak. "Ini bukan sekadar bantuan fisik, ini adalah investasi kemanusiaan. Kami ingin kursi roda ini menjadi jembatan harapan, yang membawa Neima kembali ke sekolah dan mempermudah Ibu Rustiah merawat serta fokus mengembangkan usaha warungnya," tegas Ahmad Hamdani.

Kisah penyintas Neima Safa Alnayra dan ibunya menjadi pengingat bagi kita semua akan kekuatan solidaritas. Ketika dana zakat dikelola dengan profesional dan disalurkan secara tepat sasaran, ia mampu mengubah sebuah keputusasaan menjadi peluang, mengubah keterbatasan menjadi potensi. Mari terus dukung program-program BAZNAS Sidoarjo. Setiap rupiah ZIS Anda adalah energi pendorong bagi penyintas dan mustahik lainnya untuk bangkit dan meraih kehidupan yang lebih sejahtera.


Anda dapat menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terbaik Anda melalui BAZNAS Sidoarjo. Mari bersama-sama hadirkan senyuman dan ubah kehidupan mustahik di Kota Delta!

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat