Atap Runtuh , Harapan Bertemu : kisah Pak Sarirejo Gisik Cemandi Sedati
24/01/2025 | Penulis: admin
Plt Bupati Saat tinjau kondisi Rumah
Gisik Cemandi, Sedati– Dalam sekejap, rumah Pak Sarirejo (78 tahun) yang selama ini menjadi tempatnya berlindung, ambruk di bagian atapnya. Kejadian memilukan ini terjadi usai shalat subuh pada 24 Januari 2025, ketika suara gemuruh dari atas mengejutkan tetangga dan mengundang kepanikan. Saat Pak Sarirejo pulang, ia mendapati sinar matahari menerangi ruang belakang rumahnya melalui celah atap yang runtuh, sebuah pemandangan yang menggugah rasa empati seluruh warga desa tetangganya.
Sebagai marbot masjid setempat, Pak Sarirejo dikenal baik oleh tetangga dan komunitasnya. Namun, dalam momen sulit ini, dukungan dan solidaritas dari mereka menjadi cahaya harapan. "Kami tidak bisa membiarkan beliau sendirian. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai keluarga besar di sini," ungkap salah satu tetangga yang hadir di lokasi.
Usai shalat Jumat, rombongan Plt Bupati Subandi, S.H., M.Kn., bersama Sekretaris Daerah DR Fenny Apridawati dan Wakil Ketua Baznas Sidoarjo, M. Ilhaminuddin, melakukan peninjauan langsung ke rumah Pak Sarirejo. Mereka melihat kerusakan yang terjadi dan merasakan betapa pentingnya untuk segera mengambil tindakan. "Kami akan memastikan rumah ini diperbaiki. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," tegas Bupati Subandi.
Dukungan dari Baznas Sidoarjo pun mengalir deras. M. Ilhaminuddin mengungkapkan komitmen lembaga untuk membantu Pak Sarirejo dengan dukungan finansial dan material. "Kami siap untuk memberikan bantuan agar beliau bisa segera kembali tinggal di rumah yang layak," ujarnya.
Kehadiran pemerintah dan solidaritas masyarakat menunjukkan bahwa di tengah kesulitan, ada harapan baru yang muncul. Perbaikan rumah Pak Sarirejo bukan hanya sekadar renovasi fisik, tetapi juga simbol kekuatan komunitas yang bersatu dalam menghadapi tantangan.
Dengan semangat gotong royong yang menguat, Pak Sarirejo kini menatap masa depan dengan optimisme. Di balik setiap keruntuhan, selalu ada peluang untuk membangun kembali dan memperkuat ikatan sosial. Di Desa Gisik Cemandi, harapan baru lahir dari kesulitan, membuktikan bahwa bersama, kita bisa melalui segala tantangan.
Berita Lainnya
Membasuh Luka Sumatra: Ikhtiar Kemanusiaan dari Gerbang SMPN 2 Taman
Gema Wahyu di Pesisir: Menjemput Keberkahan di Desa Ketingan
Membasuh Luka Sumatra dari Jantung Kota Delta: Sidoarjo Bergerak!
Wujudkan Karakter Peduli, SDN Suko I Sidoarjo Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra via BAZNAS
Ketulusan dari Ujung Jari Santri: Doa dan Infak untuk Sumatra dari Sidoarjo
Keluarga Besar SDN Kramatjegu 2 Tanamkan Empati Lewat Aksi Nyata untuk Sumatra

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
