BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat, Rencanakan Rehab Rumah Warga Miskin di September
09/09/2025 | Penulis: sudrab
Penyerahan Berita Acara Hasil Assesment
SIDOARJO – Di balik langit cerah Sidoarjo, tersembunyi kepiluan yang tertampung dalam dinding-dinding kayu lapuk dan atap-atap yang bolong. Laporan hasil survei tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo pada Senin (8/9/2025) mengungkap realitas pahit yang dihadapi puluhan keluarga: hidup dalam Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang nyaris roboh.
Berdasarkan pantauan langsung di sejumlah desa, tim menemukan kondisi yang memprihatinkan. Seperti yang dialami Ibu Aiful Jariyah, seorang janda dan buruh rumah tangga di Desa Tropodo, Waru. Rumahnya dipenuhi kebocoran, tanpa kamar mandi, dan kerap kebanjiran. “Kalau hujan, kami hanya bisa menadah ember,” ujarnya lirih, menggambarkan betapa air hujan menjadi musuh yang tak terelakkan di bawah atapnya sendiri.
Kisah serupa ditemui di lokasi lain. Seorang satpam, Bapak Aseri, terpaksa menghuni rumah tanpa dinding bersama keluarganya. Hanya tiang penyangga dan atap yang berlubang yang melindungi mereka dari terik dan hujan. “Cukup untuk makan, Pak. Tidak lebih,” katanya, mengisyaratkan ketiadaan biaya untuk perbaikan.
Menanggapi temuan yang menyentuh hati ini, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo segera mengambil tindakan. Lembaga zakat tersebut secara resmi mengumumkan rencana percepatan program rehabilitasi dan pembangunan RTLH yang akan segera dimulai pada bulan September 2025 ini.
“Laporan dari lapangan ini adalah sebuah panggilan tugas bagi kami. Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi tentang nyawa, harga diri, dan masa depan anak-anak yang tinggal di dalamnya. Kami tidak akan tinggal diam. Bulan September ini, insya Allah, menjadi titik balik bagi keluarga-keluarga tersebut,” tegas Achmad Richie Staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, dengan nada emphatic penuh tekad.
Program rehabilitasi ini akan difokuskan pada perbaikan fundamental, seperti penggantian atap yang bocor, pembangunan dinding, perbaikan lantai, serta penyediaan fasilitas sanitasi dasar seperti kamar mandi dan jamban yang layak. Prioritas penerima manfaat akan diberikan berdasarkan tingkat urgensi dan kerentanan, seperti yang ditemui pada keluarga lansia, janda, dan keluarga dengan balita.
“Satu atap yang kita perbaiki hari ini bukan hanya tentang menahan hujan, tetapi tentang memulihkan harapan, melindungi martabat, dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh dalam lingkungan yang sehat. Ini adalah investasi kita untuk kemanusiaan,” tambahnya.
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat, para dermawan, dan pelaku usaha untuk bersinergi dalam program kemanusiaan yang mendesak ini. Setiap donasi yang diberikan akan langsung ditransformasikan menjadi pondasi, dinding, dan atap yang kokoh untuk mewujudkan mimpi keluarga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak.
Momen September 2025 diharapkan tidak hanya menjadi catatan di kalender, tetapi menjadi tonggak sejarah bagi dimulainya kehidupan baru bagi para mustahik penerima manfaat. Membangun rumah, memulihkan harapan.
Berita Lainnya
Ketukan Hati dari Kejapanan: Saat Ibu-Ibu PKK RW 12 Gempol Menembus Jarak demi Sumatra
Senyum di SDN Trosobo 2: Membasuh Dahaga Pendidikan dengan Kepedulian
Jejak Kasih di SDN Kramatjegu 2: Jaminan Masa Depan bagi Tunas Bangsa
Teladan dari Tulangan: SDN Kepadangan Ajarkan Makna Solidaritas untuk Korban Bencana
Membasuh Luka Sumatra: Ikhtiar Kemanusiaan dari Gerbang SMPN 2 Taman
Ketulusan dari Ujung Jari Santri: Doa dan Infak untuk Sumatra dari Sidoarjo

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
