Empat Permata Kehidupan yang Harus Dijaga: Pesan Bermakna dari Pelosok Kepetingan
22/08/2025 | Penulis: sudrab
Khutbah Jum'at
Program Sidoarjo Taqwa BAZNAS Sidoarjo Hadirkan Pencerahan Spiritual hingga Ujung Kabupaten
SIDOARJO – Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, sebuah pesan mendalam tentang empat permata kehidupan bergema dari sudut terpencil Kabupaten Sidoarjo. Masjid Nurul Huda Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, menjadi saksi bisu penyampaian khutbah Jumat yang menyentuh hati tentang pentingnya menjaga nikmat sehat dan waktu luang, Jumat (22/8/2025).
Perjalanan Penuh Makna Menuju Spiritualitas
Perjalanan menuju lokasi bukanlah hal yang mudah. Tiga puluh menit menyusuri sungai dari dermaga perahu dekat Perumahan Belvara Rangkah Lor Bluru Kidul menjadi ritual tersendiri bagi M. Fuad, Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sidoarjo yang bertugas sebagai khatib hari itu.
"Banyu mbalik" – istilah lokal untuk air pasang – membuat perjalanan semakin menantang. Namun, pemandangan hijau pepohonan rindang yang daunnya menjuntai menyentuh permukaan air sungai selebar 25 meter, serta hamparan tambak yang membentang, menghadirkan kedamaian tersendiri. Seolah alam ikut mempersiapkan jiwa untuk menerima pencerahan spiritual.
Empat Permata yang Tak Ternilai
Dalam khutbahnya, Fuad menyampaikan pesan mendalam tentang empat permata manusia yang harus senantiasa dijaga. "Nikmat sehat dan waktu luang adalah dua dari empat permata yang sering kita lupakan," tegas Fuad di hadapan jamaah yang memenuhi ruang shalat Masjid Nurul Huda.
Pesan ini terasa begitu relevan di tengah isolasi geografis Dusun Kepetingan, di mana akses darat hanya mungkin dilalui sepeda motor saat musim kemarau melalui pematang tambak selebar 30 sentimeter. Keterbatasan ini justru mengajarkan warga untuk lebih menghargai setiap momen kebersamaan dan kesehatan yang mereka miliki.
Apresiasi dari Hati Terdalam
H. M. Sulkhan, Takmir Masjid Nurul Huda, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. "Program Sidoarjo Taqwa BAZNAS Sidoarjo benar-benar menjadi berkah bagi kami. Khatib yang datang secara rutin membawa pencerahan yang selama ini sulit kami akses," ungkapnya dengan mata berbinar.
Wisata Religi yang Terlupakan
Kepetingan menyimpan pesona tersembunyi berupa Makam Dewi Sekardadu, putri Raja Blambangan abad ke-14. Meski memiliki nilai sejarah tinggi sebagai destinasi wisata religi, keterbatasan akses membuat tempat ini sepi pengunjung, kecuali pada momen-momen khusus.
Angin Segar Spiritualitas
Program Sidoarjo Taqwa yang digagas BAZNAS Sidoarjo terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat Kepetingan. Lebih dari sekadar pemenuhan kewajiban ibadah Jumat, program ini menjadi jembatan penghubung antara masyarakat terpencil dengan pembinaan spiritual berkualitas.
"Agama dan nilai kebaikan dapat hadir di mana pun, bahkan di tempat terpencil sekalipun," pesan ini menjadi catatan indah dari perjalanan spiritual menuju Kepetingan, mengingatkan bahwa dalam setiap sudut Nusantara, ada jiwa-jiwa yang haus akan pencerahan dan kedamaian.
Berita Lainnya
Wujud Kepedulian, Ahli Gizi Sidoarjo Kirimkan Nutrisi Kemanusiaan untuk Sumatera
Luka Sumatera, Duka Sidoarjo: Mahasiswa UNIPDA Rapatkan Barisan Lewat BAZNAS
Gema Wahyu di Pesisir: Menjemput Keberkahan di Desa Ketingan
Wujud Nyata Solidaritas: Karyawan PT Kedawung Setia Gandeng BAZNAS Sidoarjo Bantu Korban Bencana Sumatera
Ketulusan dari Ujung Jari Santri: Doa dan Infak untuk Sumatra dari Sidoarjo
Wujudkan Karakter Peduli, SDN Suko I Sidoarjo Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra via BAZNAS

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
