Ramadhan Tangguh: BAZNAS Sidoarjo Siapkan 10.500 Porsi Buka Puasa untuk Penyintas Aceh
18/02/2026 | Penulis: sudrab
infografis
SIDOARJO – Gema Ramadhan 1447 H di Serambi Mekah dipastikan akan terasa lebih hangat tahun ini. Melalui semangat solidaritas lintas pulau, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo resmi meluncurkan inisiatif "Dapur Umum Ramadhan Swadaya". Program filantropi ini menargetkan distribusi 10.500 porsi makanan berbuka puasa yang didedikasikan khusus bagi para penyintas bencana di wilayah Aceh Utara dan Aceh Tamiang.
Program ini bukan sekadar bantuan pangan searah, melainkan sebuah gerakan ketahanan pangan berbasis komunitas. Dengan total alokasi anggaran mencapai Rp300.000.000, BAZNAS Sidoarjo membagi alokasi secara merata ke tiga titik krusial, yakni Masjid At Taqarrub (Aceh Utara), Musholla Desa Gunci (Aceh Utara), dan Musholla Pajak (Aceh Tamiang). Masing-masing lokasi mendapatkan dukungan dana sebesar Rp100 juta untuk memastikan operasional dapur umum berjalan tanpa henti selama bulan suci.
Menghidupkan Marwah Rumah Ibadah
Lebih dari sekadar membatalkan puasa, program ini dirancang untuk menghidupkan kembali fungsi sosial rumah ibadah yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan fisik. Setiap harinya, sebanyak 100 jamaah di tiap lokasi akan berkumpul dalam satu meja persaudaraan, menikmati sajian bergizi yang dimasak langsung oleh tetangga mereka sendiri.
Konsep swadaya masyarakat menjadi ruh utama dari gerakan ini. BAZNAS Sidoarjo tidak mengirimkan tim katering dari luar, melainkan memberdayakan relawan lokal sebagai aktor utama. Warga setempat berbagi peran: ada yang bertindak sebagai tim chef pengolah menu, tim logistik yang bergerilya ke pasar lokal untuk belanja bahan pokok, hingga tim distribusi yang memastikan amanah donatur sampai ke tangan yang tepat.
Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Ahmad Hamdani, menegaskan bahwa misi ini adalah perwujudan dari tajuk "Ramadhan Tangguh". Baginya, kekuatan utama program ini terletak pada pelibatan emosional antara muzaki di Sidoarjo dan mustahik di Aceh.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi yang tersaji di piring para penyintas Aceh adalah doa yang terkabul dari warga Sidoarjo. Program Dapur Umum Ramadhan Swadaya ini bukan hanya soal mengenyangkan perut, tapi soal memulihkan martabat dan semangat gotong royong warga pasca-bencana. Kita ingin masjid dan musholla yang baru dibangun ini langsung 'berdenyut' dengan aktivitas sosial sejak hari pertama Ramadhan," ujar Ahmad Hamdani.
Pilar Ketahanan Pangan "Amanah Masyarakat Sidoarjo"
Secara teknis, setiap dapur umum dialokasikan dana harian sebesar Rp3,3 juta. Angka ini dihitung secara cermat untuk memenuhi standar gizi seimbang bagi para penyintas. Operasional penuh dijadwalkan mulai pada 1 Ramadhan 1447 H.
Inisiatif ini merupakan salah satu pilar penting dalam misi besar "Amanah Masyarakat Sidoarjo". Melalui paket-paket donasi seperti Paket Khidmah, Ukhuwah, hingga Ifthar, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta.
Dengan semangat "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS Sidoarjo membuktikan bahwa jarak ribuan kilometer antara Jawa Timur dan Aceh hanyalah angka. Di atas meja buka puasa nanti, yang ada hanyalah satu rasa: persaudaraan iman yang tak terputus oleh bencana.
Berita Lainnya
Menembus Batas: Penyaluran Bantuan Pendidikan BAZNAS di SDN Kedungbanteng
Membuka Pintu Masa Depan: BAZNAS Sidoarjo Salurkan Dukungan Pendidikan di SDN Klurak
Sinergi Kebaikan di SDN Wonokupang, Investasi Karakter sejak Dini
Sinergi Religi dan Edukasi: BAZNAS Sidoarjo Bantu Pembangunan Mushola SDN Candi 1
Sentuhan Kreatif di Kemantren: BAZNAS Sidoarjo Dukung Biaya Pendidikan 5 Siswa SD Muhammadiyah 2
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Ibu Sriah di Wonoayu

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
