Secercah Harapan di Mata Risky
24/12/2025 | Penulis: admin
Penyaluran Bantuan,Selasa 23/12
SIDOARJO – Pagi yang tenang di Kelurahan Sidokumpul mendadak terasa hangat.Selasa, 23 Desember 2025, langkah kaki tim BAZNAS Sidoarjo menyusuri gang di Slautan RT.018/RW.003. Tujuan mereka satu: mengantarkan amanah dan doa bagi Muhammad Risky Khoiron, seorang remaja tangguh yang tengah berjuang melawan gangguan pada indra penglihatannya.
Risky bukan remaja biasa. Di tengah persiapannya menghadapi masa depan sebagai siswa kelas XII SMK Negeri 2 Buduran, ia harus berhadapan dengan kenyataan pahit mengenai kesehatan matanya. Namun, keterbatasan biaya menjadi tembok besar bagi keluarganya untuk segera mendapatkan pengobatan medis yang layak.
Ayah Risky, Bapak Lulut Sutrisno, adalah sosok yang dihormati di lingkungannya. Sehari-hari, ia mengabdikan diri sebagai marbot masjid. Pekerjaan mulia ini ia jalani dengan ikhlas, meski secara ekonomi, pendapatan sebagai penjaga rumah Tuhan tentu jauh dari kata mewah. Dua bulan lalu, didorong oleh rasa kasih sayang seorang ayah, Pak Lulut memberanikan diri mengajukan permohonan bantuan ke BAZNAS Sidoarjo.
"Kami hanya ingin Risky bisa melihat masa depannya dengan jelas, tanpa terhalang sakit mata ini," ungkap Pak Lulut dengan mata berkaca-kaca saat menyambut tim di kediamannya.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung untuk memastikan bahwa dukungan moral juga tersampaikan. BAZNAS memberikan bantuan uang tunai yang diharapkanbisa membantu untuk biaya pengobatan mata Risky. Angka ini mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun bagi keluarga Pak Lulut, ini adalah jawaban atas doa-doa panjang di sepertiga malam.
BAZNAS Sidoarjo menyadari bahwa filantropi bukan sekadar transaksi angka di atas kertas. Ini adalah tentang martabat manusia. Dengan hadir langsung di lapangan, BAZNAS ingin menunjukkan bahwa masyarakat tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan.
"Risky adalah aset bangsa. Ia duduk di bangku kelas XII, sebentar lagi lulus. Jangan sampai penglihatannya menghambat cita-citanya. Bantuan ini adalah wujud cinta dari para muzaki (pembayar zakat) di Sidoarjo yang dititipkan melalui kami," ujar Rita Defani,staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo di sela-sela kunjungan.
Suasana penyerahan bantuan terasa begitu emosional. Risky, tampak tersenyum tipis namun penuh syukur. Dukungan ini memberinya semangat baru bahwa sekolahnya tidak boleh terhenti karena sakit. Penyaluran bantuan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon kesembuhan total bagi Risky agar ia bisa kembali menatap papan tulis dan buku-buku pelajarannya dengan binar mata yang jernih. (zidan/umsida)
Berita Lainnya
Wujud Kepedulian, Ahli Gizi Sidoarjo Kirimkan Nutrisi Kemanusiaan untuk Sumatera
Wujudkan Karakter Peduli, SDN Suko I Sidoarjo Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra via BAZNAS
Jembatan Kemanusiaan SDN Sidoklumpuk Sidoarjo: Menanam Benih Empati di Hati Generasi Muda untuk Sumatra
Saat Segelas Es Teh Menjadi Jembatan Kebaikan untuk Sumatera dan Aceh
Energi Kebaikan: Lazis PLN NP Services Bersinergi dengan BAZNAS Sidoarjo untuk Pemulihan Sumatera
Wujud Nyata Solidaritas: Karyawan PT Kedawung Setia Gandeng BAZNAS Sidoarjo Bantu Korban Bencana Sumatera

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
