WhatsApp Icon

Bahagiakan Pekerja Informal, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Seribu Lebih Paket Ramadhan via 18 Kecamatan

03/03/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Bahagiakan Pekerja Informal, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Seribu Lebih Paket Ramadhan via 18 Kecamatan

Penyaluran Bantuan Staf Kecamatan

SIDOARJO – Menjelang hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo mulai menggerakkan roda filantropinya hingga ke pelosok desa. Melalui program unggulan Ramadhan Tangguh, BAZNAS Sidoarjo secara resmi menyalurkan ribuan Paket Bingkisan Ramadhan yang ditujukan khusus bagi para pekerja informal dan kelompok rentan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/3).

Penyaluran ini menjadi bukti nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional mampu menjadi pilar penyangga sosial masyarakat. Paket yang berisi sarung berkualitas dan santunan uang tunai ini menyasar mereka yang selama ini bekerja di balik layar namun memiliki peran penting dalam tatanan sosial desa, seperti para penjaga makam (modin makam), tenaga kebersihan kantor desa, serta warga rentan lainnya.

Sinergi Lintas Sektoral: Memastikan Ketepatan Sasaran

Untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang paling berhak (mustahik), BAZNAS Sidoarjo menerapkan sistem distribusi kolaboratif. Paket-paket tersebut diserahkan secara simbolis kepada Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos) di 18 Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Nantinya, pihak Kesos Kecamatan lah yang akan meneruskan distribusi ini ke tingkat desa dan kelurahan. Strategi ini diambil untuk menjamin efisiensi dan akurasi data, mengingat perangkat di tingkat kecamatan dan desa memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai kondisi riil warga mereka.

Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo, M. Ilhamuddin, menegaskan bahwa skala penyaluran tahun ini cukup masif untuk menjangkau titik-titik terjauh di Delta Sidoarjo.

"Tahun ini, seribu lebih paket kita siapkan. Fokus utama kita adalah memberikan apresiasi dan dukungan kepada para pekerja informal seperti penjaga makam dan staf bantuan di kantor desa yang selama ini mungkin luput dari perhatian. Kami ingin memastikan mereka juga merasakan kehangatan Ramadhan," ungkap Ilhamuddin saat memantau proses muat logistik.

Zakat Menguatkan Indonesia: Analisis SROI dan Dampak Sosial

Dari perspektif Zakat Menguatkan Indonesia, program ini bukan sekadar aktivitas konsumtif musiman. Jika diukur menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI), dampak dari penyaluran paket bingkisan ini menciptakan nilai manfaat yang berlipat ganda:

  1. Dampak Ekonomi Langsung: Santunan uang tunai membantu meningkatkan daya beli keluarga rentan di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang lebaran.
  2. Dampak Psikologis dan Spiritual: Pemberian sarung baru dan bingkisan memberikan suntikan moral dan kebahagiaan (well-being). Senyuman para penjaga makam saat menerima bingkisan adalah indikator kualitatif bahwa mereka merasa diakui dan dihargai oleh negara melalui BAZNAS.
  3. Penguatan Ketahanan Sosial: Dengan menyasar pekerja informal di level desa, BAZNAS sedang memperkuat struktur sosial paling bawah. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia yang kuat melalui kemandirian umat dan pemerataan kesejahteraan.

Mengukir Senyum di Hari Raya

Melalui program ini, BAZNAS Sidoarjo berharap identitas "Zakat Menguatkan" benar-benar dirasakan sebagai energi positif. Sebuah sarung mungkin tampak sederhana, namun bagi seorang penjaga makam yang setiap hari mengabdi, itu adalah simbol kemuliaan untuk beribadah di hari raya.

Penyaluran ini ditargetkan rampung dalam pekan ini, sehingga para penerima manfaat dapat memanfaatkan bingkisan tersebut tepat waktu sebelum Idul Fitri tiba. BAZNAS Sidoarjo juga mengajak seluruh muzakki untuk terus mempercayakan zakatnya, karena setiap rupiah yang disalurkan terbukti mampu mengukir senyum dan menguatkan martabat sesama.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat