WhatsApp Icon

Harmoni di Ambang Ramadan: Sinergi BAZNAS Sidoarjo dan Siantar Top Hadirkan Senyum bagi 1.700 Yatim

09/03/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Harmoni di Ambang Ramadan: Sinergi BAZNAS Sidoarjo dan Siantar Top Hadirkan Senyum bagi 1.700 Yatim

Penyaluran Bantuan Secara simbolis

SIDOARJO – Gurat kebahagiaan terpancar jelas dari wajah ribuan anak yatim yang memadati Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, Sidoarjo, Minggu (8/3). Di bawah naungan tema toleransi, BAZNAS Sidoarjo bersama Yayasan Siantar Top Peduli menggelar aksi filantropi akbar bertajuk santunan yatim yang menyatukan semangat kebersamaan menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Cap Go Meh.

Sebanyak 1.700 anak yatim dari berbagai wilayah di Sidoarjo berkumpul dalam suasana penuh kehangatan. Acara ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari nilai "Zakat Menguatkan Indonesia". Kehadiran tokoh lintas sektor dan atraksi budaya seperti barongsai serta pertunjukan sulap menciptakan ruang inklusif di mana perbedaan keyakinan melebur dalam satu tujuan: memuliakan anak-anak yatim.

Filantropi yang Melampaui Sekat Perbedaan

Direktur Yayasan Siantar Top Peduli, Rina Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi wajah toleransi Sidoarjo yang sesungguhnya. "Saat umat Khonghucu merayakan Cap Go Meh dan saudara Muslim bersiap menyambut Ramadan, kita duduk bersama dalam satu meja kebahagiaan. Kepedulian ini tidak mengenal batas, karena kemanusiaan adalah bahasa yang universal," ungkapnya.

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Saldju Sodar (Gus Jazuk), mengapresiasi kolaborasi yang telah mengakar kuat selama empat tahun terakhir ini. Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat dan sektor swasta adalah kunci dalam menciptakan Ramadan Tangguh.

"BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan. Sinergi dengan Siantar Top ini membuktikan bahwa ketika kekuatan filantropi dikelola dengan hati, dampaknya akan dirasakan langsung oleh mereka yang paling membutuhkan," tutur Gus Jazuk.

Dampak Nyata Sebagai Investasi Sosial

Secara perspektif SROI (Social Return on Investment), kegiatan ini memberikan dampak yang jauh melampaui nilai nominal santunan.

  1. Peningkatan Kesejahteraan Psikologis: Pemberian tas sekolah, paket makanan, dan angpao memberikan rasa aman (security) dan kepercayaan diri bagi anak-anak seperti Maulana (salah satu penerima manfaat) untuk terus menempuh pendidikan.
  2. Penguatan Modal Sosial: Acara ini mempererat kohesi sosial antara pemerintah, lembaga amil zakat, dan korporasi, menciptakan ekosistem bantuan yang responsif di Sidoarjo.
  3. Efisiensi Pendistribusian: Melalui pendampingan BAZNAS, penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran kepada yatim yang terdata, memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan nilai tambah sosial yang optimal.

Staf Ahli Bupati Sidoarjo, Khudori, menambahkan bahwa kehadiran pihak swasta seperti Siantar Top membantu pemerintah dalam menjaga keseimbangan kesejahteraan sosial. "Harapannya, langkah ini menjadi inspirasi bagi entitas bisnis lain untuk menjadikan program CSR sebagai investasi sosial yang berkelanjutan," jelasnya.

Menuju Ramadan yang Berdaya

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program kemanusiaan yang berdampak luas. Di tengah persiapan menyambut bulan penuh berkah, kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa kekuatan zakat dan kepedulian sosial mampu menjadi pilar penyangga ekonomi bagi kaum dhuafa.

Kebahagiaan 1.700 anak yatim di MPP Sidoarjo hari ini adalah bukti bahwa dengan bersatu, kita mampu mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, tangguh, dan penuh kasih sayang.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat