BAZNAS Sidoarja Hadirkan Senyum dan Harapan bagi Para Pejuang Kehidupan di Wage
03/09/2025 | Penulis: sudrab
Penyaluran Bantuan
SIDOARJO– Di balik tembok-tembok rumah sederhana di Dusun Wage, Kecamatan Taman, tersimpan cerita-cerita ketabahan yang menggetarkan hati. Rabu pagi (03/09/2025), tim dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo melakukan perjalanan singkat yang sarat makna, mendatangi dua ibu yang menjadi simbol kekuatan dalam menghadapi ujian hidup. Kedatangan mereka bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk mengulurkan tangan dan menghangatkan hati.
Pukul 10.40 WIB, tim yang terdiri dari M. Hafidz, Rita Defani, A. Hamdani, dan didampingi Kasun setempat, Pak Wendy, tiba di kediaman Ibu Mustiah (69 tahun). Suasana haru langsung menyelimuti ruang tamu yang sederhana. Di usianya yang senja, Ibu Mustiah adalah epitome seorang pejuang. Setiap hari, dengan kesabaran yang tak terbatas, ia merawat putra tercintanya yang mengalami disabilitas permanen akibat sebuah kecelakaan pada 2008. “Semua ini adalah ujian, kami hanya bisa bersabar dan berusaha,” ujarnya dengan suara lirih, sementara sang putra duduk tegar di kursi rodanya. Bantuan Biaya Hidup yang diserahkan pada saat itu adalah sebuah pengakuan atas perjuangan tanpa henti yang mereka jalani.
Hanya berselang 15 menit, tepat pukul 10.55 WIB, tim bergerak ke lokasi kedua, rumah Ibu Tulis Kartika. Di sini, semangat yang sama terpancar jelas. Bantuan yang diterima bukan dilihat sebagai sekadar nominal materi, melainkan sebagai simbol bahwa masyarakat tidak melupakan mereka. “Ini bukti nyata bahwa kepedulian sesama itu nyata. Terima kasih tidak terhingga untuk para donatur yang telah berbagi,” tutur Ibu Tulis Kartika, raut wajahnya berbinar penuh syukur.
Rita Defani, salah satu Staf Pelaksana BAZNAS yang terlibat, menyatakan bahwa kunjungan seperti ini adalah jantung dari semua kerja-kerja filantropi. “Kami tidak hanya menyalurkan, tetapi juga langsung menyentuh, mendengar, dan merasakan getar kehidupan mustahik. Ini yang menguatkan komitmen kami untuk terus memberikan yang terbaik,” katanya dengan penuh keyakinan.
Kegiatan distribusi pada Rabu pagi itu mungkin hanya berlangsung singkat, namun dampaknya abadi. Setiap paket bantuan yang diserahkan adalah pengejawantahan dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat. BAZNAS Sidoarjo, melalui aksi-aksi nyata seperti ini, terus membuktikan komitmennya untuk menjadi jembatan yang menghubungkan antara mereka yang mampu dengan mereka yang berjuang, menebar bukan hanya bantuan, tetapi juga harapan dan senyum ketulusan.
Berita Lainnya
Senyum di SDN Trosobo 2: Membasuh Dahaga Pendidikan dengan Kepedulian
Wujud Nyata Solidaritas: Karyawan PT Kedawung Setia Gandeng BAZNAS Sidoarjo Bantu Korban Bencana Sumatera
Membasuh Luka Sumatra: Ikhtiar Kemanusiaan dari Gerbang SMPN 2 Taman
Ketulusan dari Ujung Jari Santri: Doa dan Infak untuk Sumatra dari Sidoarjo
Keluarga Besar SDN Kramatjegu 2 Tanamkan Empati Lewat Aksi Nyata untuk Sumatra
Wujudkan Karakter Peduli, SDN Suko I Sidoarjo Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra via BAZNAS

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
