Gema Wahyu di Pesisir: Menjemput Keberkahan di Desa Ketingan
10/01/2026 | Penulis: admin
suasana
SIDOARJO – Jumat, 9 Januari 2026, menjadi hari yang penuh kedamaian di Desa Ketingan, Kecamatan Buduran. Di saat sebagian besar warga perkotaan sibuk dengan rutinitas modern, tim BAZNAS Sidoarjo memilih untuk bergerak menuju ujung desa. Fokus utama mereka adalah memberikan pembinaan keagamaan melalui khutbah Jumat yang mencerahkan, sekaligus menyalurkan dukungan moral bagi warga yang membutuhkan.
Perjalanan menuju Ketingan selalu memberikan kesan emosional. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk mencapai desa ini, namun keikhlasan menjadi bahan bakar utama bagi tim. Sesampainya di lokasi, sambutan hangat dari warga desa menjadi obat penawar lelah yang paling mujarab. Kedekatan yang terjalin selama ini membuat tim BAZNAS sudah dianggap seperti keluarga sendiri oleh penduduk setempat.
Kegiatan ini bertujuan lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah rutin. Melalui mimbar Jumat, BAZNAS berupaya mengenalkan wawasan keagamaan yang moderat dan aplikatif. Selain itu, kunjungan ini menjadi momen bagi tim untuk merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat desa yang jauh dari pusat keramaian, memastikan bahwa keadilan sosial melalui zakat benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput.
Ustadz M. Sufyan, yang bertugas sebagai khatib pada Jumat tersebut, menekankan pentingnya persatuan umat dalam pesan khutbahnya. Ia mengaitkan peran zakat dengan ketahanan sebuah bangsa.
"Berada di sini, di tengah-tengah saudara kita di Ketingan, adalah pengingat bahwa kekuatan bangsa dimulai dari kepedulian kita terhadap mereka yang di pelosok. Melalui semangat Zakat Menguatkan Indonesia, kita tidak hanya memberi bantuan fisik, tapi juga dukungan moral dan penguatan akidah. Zakat adalah tali pengikat yang menyatukan hati warga kota dan warga desa dalam satu bingkai kekuatan nasional," tuturnya.
Interaksi pasca-salat Jumat menjadi ruang diskusi yang hangat. Warga merasa dihargai karena ada lembaga yang secara konsisten mau mendatangi mereka ke ujung desa. BAZNAS Sidoarjo berharap, melalui kegiatan rutin ini, kualitas kehidupan beragama dan ekonomi di Desa Ketingan terus meningkat, membuktikan bahwa zakat adalah kunci kemajuan bangsa yang inklusif.
penulis (Zdn/BZ)
Berita Lainnya
Ketulusan dari Ujung Jari Santri: Doa dan Infak untuk Sumatra dari Sidoarjo
Ketuk Pintu Langit: Takmir Masjid Babussalam Bumi Suko Indah Salurkan Donasi untuk Sumatera via BAZNAS Sidoarjo
CATATAN AKHIR TAHUN 2025: BAZNAS SIDOARJO TUNTASKAN 238 RUMAH LAYAK HUNI
Semangat Juang Tak Pernah Padam: LVRI Sidoarjo Titipkan Harapan untuk Penyintas Bencana Sumatra
Satu Kayuhan, Berjuta Harapan: Semangat Pantang Menyerah Herdin di Balik Dinginnya Es Wawan
Wujud Nyata Solidaritas: Karyawan PT Kedawung Setia Gandeng BAZNAS Sidoarjo Bantu Korban Bencana Sumatera

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
