Lansia di Lemujut Bertahan di Bawah Atap Lapuk, BAZNAS Sidoarjo Agendakan untuk di Rehab
29/01/2026 | Penulis: sudrab
Assesment kondisi Rumah
SIDOARJO – Derit kayu yang sudah lapuk dimakan usia menjadi musik latar sehari-hari bagi Mbah Suwadi (74). Warga Desa Lemujut, Kecamatan Krembung ini harus menghabiskan masa tuanya di sebuah rumah yang kondisinya kian memprihatinkan. Bukan sekadar soal kenyamanan, tapi tentang keselamatan keluarga yang ia cintai.
Pada Rabu (28/01), tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sidoarjo, Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), bersama tim teknis Minan dan Achmad Richi, terjun ke lokasi didampingi oleh Lurah serta perangkat desa setempat. Kedatangan tim bertujuan untuk melakukan survei dan asesmen mendalam guna penyaluran bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB).
Bertahan di Tengah Keterbatasan
Kondisi kediaman Mbah Suwadi memang mengkhawatirkan. Atapnya sudah bocor di banyak titik, sementara struktur kayu penyangganya mulai rapuh termakan usia. "Bocor kabeh, niku nduwur kwatel me niku (Bocor semua, itu bagian atasnya sudah parah)," ungkap Mbah Suwadi saat menunjukkan kondisi atapnya yang hanya ditadahi ember saat hujan turun.
Di dalam rumah sederhana itu, Mbah Suwadi tinggal bersama istri tercinta yang kini hanya bisa terbaring lemas akibat penyakit diabetes yang dideritanya selama dua tahun terakhir. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia hanya mengandalkan anaknya yang bekerja sebagai juru parkir dengan penghasilan tidak menentu. Memperbaiki rumah secara mandiri pun terasa seperti mimpi yang sulit digapai di tengah himpitan ekonomi.
Zakat Menguatkan: Harapan Baru Warga Lemujut
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Sidoarjo bergerak cepat. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, kediaman Mbah Suwadi akan segera diintervensi melalui Program RLHB. Program ini merupakan komitmen BAZNAS untuk menyediakan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi para mustahik.
"Kami melihat langsung kondisi fisiknya memang sudah tidak layak, terutama bagian atap yang membahayakan penghuni. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat Sidoarjo, kami ingin memastikan Mbah Suwadi dan istrinya bisa beristirahat dengan tenang melalui program RLHB ini," ujar Chasbil Azis Salju Sodar, Ketua BAZNAS Sidoarjo.
Rencananya, proses pengerjaan renovasi akan mulai dilaksanakan pada bulan Februari mendatang. Langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat "Zakat Menguatkan Indonesia", di mana zakat hadir sebagai solusi nyata untuk mengangkat martabat dan memperkuat ketahanan hidup masyarakat yang membutuhkan.
Berita Lainnya
Satu Atap Dua Duka: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Survei Rumah Kakak-Beradik yang Nyaris Roboh di Sebani
Memuliakan Harapan di Kedungsolo: Langkah Awal Menuju Ramadhan Tangguh
Modernisasi Kemanusiaan di Taman, Memuliakan Ibu Paijah dengan Akses Perbankan Syariah
Akhir Penantian di Banjarpanji, Relokasi Rumah Sebagai Solusi Permanen Mitigasi Banjir
Investasi Masa Depan: BAZNAS Sidoarjo Pastikan Pendidikan Anak Yatim di MI Sabilil Khoir Tetap Terjaga
HARAPAN BARU KELUARGA: DARI RUMAH SEDERHANA KE RUMAH LAYAK HUNI BERKAT ZAKAT BAZNAS

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
