WhatsApp Icon

Satu Atap Dua Duka: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Survei Rumah Kakak-Beradik yang Nyaris Roboh di Sebani

30/01/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Satu Atap Dua Duka: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Survei Rumah Kakak-Beradik yang Nyaris Roboh di Sebani

Assesment kondisi Rumah

SIDOARJO – Gurat lelah terpancar jelas di wajah Kusno (53) dan Ngatmani (56). Dua bersaudara kandung ini tinggal berdampingan di Desa Sebani, Kecamatan Tarik, dalam kondisi yang jauh dari kata layak. Menanggapi laporan warga, tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo melakukan survei lapangan langsung (Asesmen) guna memastikan bantuan perbaikan hunian segera terealisasi, Kamis (29/01/2026).

Kegiatan survei ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Sidoarjo, H. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), didampingi oleh Wakil Ketua II M. Mahbub (Gus Mahbub), serta staf pelaksana Minan Abd Haq dan Achmad Richi. Kehadiran pimpinan BAZNAS di tengah terik siang pukul 13.07 WIB tersebut disambut hangat oleh perangkat desa setempat dan keluarga pemohon.

Kondisi yang Memprihatinkan

Saat tim memasuki area rumah, pemandangan memilukan tersaji. Rumah yang dihuni Kusno beserta istri dan kedua anaknya, serta rumah Ngatmani—seorang janda yang tinggal bersama anaknya—tampak sangat rapuh. Dinding rumah mereka masih berbahan gedek (anyaman bambu) yang telah berlubang di sana-sini.

Lebih mengkhawatirkan lagi, kerangka atap yang menyangga genting hanya terbuat dari bambu yang sudah lapuk dimakan usia. Jika musim hujan tiba dengan angin kencang, keselamatan kedua keluarga ini benar-benar terancam. Tidak hanya soal struktur bangunan, fasilitas sanitasi pun sangat terbatas; mereka hanya memiliki satu jamban hasil bantuan desa yang harus digunakan bersama-sama oleh kedua keluarga tersebut.

"Kami melihat sendiri betapa mendesaknya kondisi rumah Pak Kusno dan Ibu Ngatmani. Sebagai buruh cetak paving dan buruh tani, penghasilan mereka tentu hanya cukup untuk makan sehari-hari. Memperbaiki rumah adalah mimpi yang sulit digapai tanpa uluran tangan kita bersama," ujar Gus Jazuk di sela-sela asesmen.

Zakat Menguatkan Indonesia

Program Bedah Rumah atau Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini merupakan wujud nyata dari kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia". Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan masyarakat Sidoarjo, BAZNAS hadir sebagai jembatan kemanusiaan untuk memuliakan kaum dhuafa.

Asesmen ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan langkah awal untuk memberikan hunian yang lebih sehat dan aman. Gus Mahbub menambahkan bahwa rencana tindak lanjut pembangunan akan segera dieksekusi pada bulan Februari mendatang.

"Target kami, sebelum memasuki bulan suci, proses pembangunan sudah berjalan atau bahkan selesai. Kami ingin memberikan kado terbaik agar mereka bisa menyambut Ramadhan Tangguh dengan hati yang tenang di bawah atap yang tidak lagi bocor," tambah Gus Mahbub.

Mengetuk Pintu Langit

Kepedulian BAZNAS Sidoarjo terhadap warga Desa Sebani ini menjadi pengingat bahwa di pelosok kabupaten, masih banyak saudara kita yang berjuang melawan kemiskinan struktural. Kolaborasi antara pemerintah desa dan BAZNAS diharapkan terus diperkuat demi mengentaskan angka kemiskinan di Sidoarjo.

Dengan perbaikan rumah ini, diharapkan Pak Kusno dan Ibu Ngatmani tidak lagi merasa was-was saat hujan turun. Zakat yang Anda tunaikan bukan sekadar kewajiban agama, melainkan pilar kokoh yang mampu membangun kembali harapan-harapan yang hampir pupus.


Mari kuatkan mereka. Mari jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum kemanusiaan yang nyata.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat