Sinergi Legislatif di Jabon, Menjamin Hak Finansial Pak Oye Melalui Digitalisasi Filantropi
28/01/2026 | Penulis: sudrab
Penyaluran Buku tabungan dan ATM Program
BAZNAS Sidoarjo kembali menyusuri pelosok wilayah untuk memastikan misi "Zakat Menguatkan Indonesia" menyentuh mereka yang berada di garis kerentanan. Bertempat di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, pada Rabu (28/1/2026), BAZNAS Sidoarjo resmi mendistribusikan bantuan biaya fakir berupa Buku Tabungan dan Kartu ATM kepada penerima manfaat baru bernama Pak Oye. Penyaluran di wilayah Jabon ini menjadi sangat strategis karena menunjukkan bahwa jarak geografis bukan lagi penghalang bagi digitalisasi penyaluran zakat.
Kegiatan distribusi bantuan ini terasa istimewa dengan hadirnya dukungan dari pihak legislatif. Ibu Kasipah, Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, turut mendampingi staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, M. Sofwan dan Hamdani, dalam prosesi penyerahan bantuan tersebut. Kehadiran perwakilan rakyat ini sekaligus bertujuan untuk memantau efektivitas program bantuan yang saat ini cakupannya terus meluas hingga ke desa-desa pesisir. Sinergi antara lembaga filantropi dan legislatif ini memastikan bahwa setiap program yang dicanangkan selaras dengan kebutuhan masyarakat bawah.
Langkah penggunaan fasilitas perbankan dari Bank Jatim Syariah ini bukan tanpa alasan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan akses finansial yang lebih mudah, terutama bagi warga lanjut usia agar bantuan bulanan mereka dapat dikelola dengan lebih praktis. Bagi lansia seperti Pak Oye, memiliki kendali langsung atas dana bantuan melalui kartu ATM memberikan rasa aman dan mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga. Hal ini sejalan dengan prinsip keadilan sosial yang diusung dalam setiap kampanye BAZNAS.
Secara teknis, penggunaan sistem kartu ATM ini memastikan bantuan diterima secara langsung, aman, dan tepat sasaran. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk menghilangkan hambatan-hambatan birokrasi tunai yang seringkali menyulitkan warga di pelosok. Melalui cara ini, akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat luas tetap terjaga dalam sistem yang terintegrasi dan terpantau secara digital. Pak Oye kini tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh hanya untuk menerima bantuan, karena dana tersebut telah tersimpan aman di rekening pribadinya.
Melalui program ini, BAZNAS Sidoarjo menegaskan bahwa zakat adalah instrumen yang kuat untuk menjaga martabat rakyat kecil. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kepercayaan dari para muzakki, gerakan "Zakat Menguatkan Indonesia" akan terus bergerak untuk memerdekakan kaum dhuafa dari jerat kesulitan ekonomi. Penyerahan kartu ATM di Jabon hari ini adalah simbol dari harapan baru bahwa kesejahteraan sosial dapat dicapai melalui kemudahan akses dan transparansi yang nyata.
Berita Lainnya
Zakat Menguatkan Asa di Porong: Saat Sembilan Siswa MTs Ma’arif Pamotan Menjemput Mimpi
Satu Atap Dua Duka: BAZNAS Sidoarjo Gerak Cepat Survei Rumah Kakak-Beradik yang Nyaris Roboh di Sebani
Akhir Penantian di Banjarpanji, Relokasi Rumah Sebagai Solusi Permanen Mitigasi Banjir
Pelukan Kemanusiaan di Suwaluh: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Memuliakan Ibu Ekowati Melalui Zakat yang Menguatkan
Memuliakan Harapan di Kedungsolo: Langkah Awal Menuju Ramadhan Tangguh
Investasi Masa Depan: BAZNAS Sidoarjo Pastikan Pendidikan Anak Yatim di MI Sabilil Khoir Tetap Terjaga

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
