WhatsApp Icon

Pelukan Kemanusiaan di Suwaluh: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Memuliakan Ibu Ekowati Melalui Zakat yang Menguatkan

27/01/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Pelukan Kemanusiaan di Suwaluh: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Memuliakan Ibu Ekowati Melalui Zakat yang Menguatkan

Penyaluran Bantuan

SIDOARJO – Di bawah langit Kecamatan Balongbendo yang menaungi Desa Suwaluh pada Selasa pagi (27/1/2026), sebuah perjalanan kemanusiaan kembali menorehkan jejaknya. Langkah kaki tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menyusuri gang-gang desa bukan sekadar untuk menjalankan rutinitas distribusi, melainkan untuk mengantarkan "pelukan" nyata bagi mereka yang sering terlupakan oleh riuhnya dunia. Hari itu, misi utama tertuju pada satu nama yang tengah berjuang dalam kesunyian: Ibu Ekowati.

Ibu Ekowati adalah potret nyata dari kelompok masyarakat yang paling rentan. Beliau tidak hanya dihimpit oleh keterbatasan ekonomi sebagai keluarga prasejahtera, tetapi juga harus berjuang melawan tantangan mental sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dalam kacamata jurnalisme filantropi, kondisi ini menempatkan beliau pada titik kerentanan ganda yang membutuhkan intervensi perlindungan sosial segera agar martabat kemanusiaannya tetap terjaga,.

Zakat sebagai Perisai bagi yang Terluka Kehadiran staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, A. Shofwan dan B. Syukron In’am, di kediaman Ibu Ekowati sekitar pukul 10.00 WIB menjadi bukti bahwa zakat hadir sebagai instrumen cinta yang inklusif,. Penyaluran bantuan biaya hidup ini dirancang sebagai bentuk perlindungan sosial untuk memastikan kebutuhan dasar mustahik tetap terpenuhi meskipun dalam kondisi keterbatasan yang mendalam.

Bagi BAZNAS Sidoarjo, bantuan ini bukan sekadar bantuan karitatif sesaat. Sejalan dengan kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia", setiap bantuan yang diberikan adalah upaya untuk memulihkan martabat jiwa yang sedang lara dan memberikan ketenangan bagi mereka yang sedang terjepit masa sulit,. Zakat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi telah bertransformasi menjadi perisai bagi mereka yang lemah dan terluka.

Memutus Rantai Kerentanan Staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, A. Shofwan, yang terjun langsung melakukan asesmen dan pendistribusian di Desa Suwaluh, menegaskan pentingnya kehadiran lembaga di tengah kelompok rentan. Baginya, memastikan keselamatan warga seperti Ibu Ekowati adalah prioritas utama dalam membangun ketahanan masyarakat,.

“Kami hadir menemui Ibu Ekowati di Desa Suwaluh ini untuk memberikan dukungan nyata. Beliau adalah bagian dari warga kita yang paling rentan, yang membutuhkan uluran tangan secara kontinu. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS di sini adalah bentuk perlindungan sosial yang memuliakan, agar beliau tidak berjuang sendirian di tengah keterbatasannya,” ungkap A. Shofwan dengan nada penuh empati saat mengunjungi lokasi.

Membangun Sidoarjo yang Inklusif Melalui sinergi antara dana zakat dari para muzakki dan gerak cepat tim di lapangan, kisah Ibu Ekowati menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kekuatan sejati sebuah bangsa terletak pada seberapa erat kita menggenggam tangan mereka yang hampir terjatuh. Intervensi kesehatan dan biaya hidup bagi warga ODGJ adalah langkah strategis untuk memutus rantai kerentanan sosial dan memastikan tidak ada warga Sidoarjo yang tertinggal dalam mendapatkan akses kesejahteraan,.

Langkah nyata di Desa Suwaluh ini diharapkan mampu menyulut api kepedulian di hati masyarakat luas. Bahwa di balik setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS Sidoarjo, terdapat napas baru dan harapan yang kembali bersemi bagi jiwa-jiwa yang sedang merindukan pelukan kemanusiaan,.

Karena pada akhirnya, melalui zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi kita sedang menguatkan fondasi kemanusiaan dan kedaulatan bangsa dimulai dari kepedulian terhadap tetangga terdekat kita,.

Zakat Menguatkan Indonesia

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat