Menabur Benih Harapan, Menuai Masa Depan: Jejak Investasi Sosial BAZNAS Sidoarjo di Buduran dan Porong
22/01/2026 | Penulis: sudrab
Penyaluran Bantuan
SIDOARJO – Mentari Kamis pagi (22/1/2026) menjadi saksi bisu dimulainya sebuah perjalanan kemanusiaan yang digawangi oleh tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Perjalanan hari itu bukan sekadar distribusi bantuan rutin, melainkan sebuah misi investasi sosial yang terukur. Dalam kacamata Social Return on Investment (SROI), setiap rupiah zakat yang disalurkan dirancang untuk menciptakan dampak berantai: menyelamatkan masa depan pendidikan dan memulihkan produktivitas jiwa yang sedang lara.
Melunasi Kegelisahan di Siwalanpanji Langkah awal dimulai tepat pukul 10.00 WIB di MTs Faqih Hasyim, Desa Siwalanpanji, Buduran. Di sana, tujuh siswa tengah berjuang melawan beban psikologis akibat tunggakan biaya sekolah yang menghimpit keluarga prasejahtera mereka. BAZNAS hadir memberikan intervensi untuk melunasi beban tersebut, sebuah langkah yang secara SROI merupakan investasi pada modal manusia (human capital). Dengan menghapus tunggakan ini, BAZNAS tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga memastikan anak-anak tersebut tidak putus sekolah dan tetap memiliki semangat untuk meraih masa depan.
Napas Baru bagi Sang Pejuang Pulih Tim kemudian bergeser menuju Desa Prasung, Buduran, untuk menemui seorang pemuda berusia 23 tahun bernama Al Chamdani. Sudah tiga bulan ia berjuang melawan TBC, dan masih ada tiga bulan sisa pengobatan intensif yang harus ia jalani. Statusnya yang saat ini tidak bekerja membuat akses terhadap kebutuhan tambahan pengobatan menjadi tantangan besar. Intervensi kesehatan yang diberikan BAZNAS adalah bentuk investasi untuk mengembalikan kesehatan Al Chamdani agar kelak ia dapat kembali produktif dan menjadi penggerak ekonomi keluarga.
Memuliakan Yatim di Gempol Sampurno Menjelang siang, perjalanan berlanjut ke Kecamatan Porong, tepatnya di SD Hafizh Al Qur’an, Desa Gempol Sampurno. Pukul 11.20 WIB, suasana khidmat menyelimuti saat 10 anak yatim dari keluarga prasejahtera dikumpulkan untuk menerima dukungan pendidikan. Investasi pada pendidikan anak yatim ini memiliki dimensi keberlanjutan yang tinggi, memastikan bahwa meski kehilangan sosok ayah, akses mereka terhadap pendidikan berkualitas sebagai penghafal Al-Qur'an tetap terjaga.
Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Mahendro Tristiono, yang terjun langsung ke lapangan, menegaskan makna di balik aksi ini:
"Kami berupaya memastikan bahwa bantuan pendidikan bagi para siswa di Buduran dan anak yatim di Porong benar-benar menjadi jembatan bagi masa depan mereka yang sempat terhambat kendala biaya. Selain itu, dukungan kesehatan bagi warga di Desa Prasung adalah bentuk perlindungan sosial agar mereka yang sedang dalam masa pengobatan tetap memiliki semangat untuk pulih dan kembali produktif.".
Melalui sinergi antara pihak sekolah, perangkat desa, dan BAZNAS, aksi kemanusiaan di dua kecamatan ini membuktikan bahwa zakat adalah kekuatan yang mampu membangun ketahanan masyarakat. BAZNAS Sidoarjo terus berkomitmen memastikan setiap amanah muzakki bertransformasi menjadi manfaat nyata yang memanusiakan dan memberdayakan.
Zakat Menguatkan, Sidoarjo Tangguh.
Berita Lainnya
Investasi Modal Manusia di Balongbendo: BAZNAS Sidoarjo Semai Harapan Baru bagi Siswa SMP Raden Rahmad
Pelukan Kemanusiaan di Suwaluh: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Memuliakan Ibu Ekowati Melalui Zakat yang Menguatkan
Keteguhan di Masa Senja: Saat Zakat Menjadi Perisai bagi Ibu Jumaiyah di Desa Tempel
Wujud Kepedulian, PERIP Sidoarjo Salurkan Bantuan Dana untuk Korban Bencana Sumatra Melalui BAZNAS
Lentera Kebaikan dari SDN Sidodadi: Menanam Empati, Menguatkan Sumatra melalui BAZNAS Sidoarjo
Memutus Rantai Kerentanan: BAZNAS Sidoarjo Hapus Beban Psikologis Siswa MTs Bilingual Sabilil Khoir

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
