Perjuangan Tak Kenal Lelah: BAZNAS Sidoarjo Ulurkan Tangan untuk Penjual Jamu Keliling di Desa Ental Sewu
11/09/2025 | Penulis: sudrab
Penyaluran Bantuan
Sidoarjo, Kamis (11/9/2025)– Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, sosok Ibu Semi tetap teguh mengarungi jalanan desa dengan sepeda tuanya, menjajakan jamu tradisional dari rumah ke rumah. Kisah perjuangannya yang menginspirasi akhirnya sampai ke telinga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo, yang kemudian mengambil langkah nyata untuk meringankan beban kehidupannya.
Pukul 12.00 WIB, suasana haru menyelimuti kediaman sederhana Ibu Semi di Desa Ental Sewu. Seorang ibu dengan empat anak yang masih bersekolah ini menerima bantuan langsung tunai dari BAZNAS Sidoarjo sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan keluarga prasejahtera.
Terpuruk namun Tidak Menyerah
Kehidupan Ibu Semi berubah drastis tujuh bulan lalu ketika suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja. Sebagai tulang punggung keluarga yang baru, ia harus memutar otak mencari nafkah untuk membiayai keempat anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.
"Saya tidak mau mengeluh, yang penting anak-anak tetap bisa sekolah," ujar Ibu Semi dengan mata berkaca-kaca namun tetap tegar. Setiap pagi, ia menyiapkan jamu tradisional buatan sendiri, kemudian berkeliling desa dengan sepeda untuk menjajakan dagangannya.
Perjalanan dari desa ke desa bukanlah hal mudah. Terik matahari, hujan, hingga jalan berlumpur menjadi tantangan harian yang harus dihadapi. Namun, semangat untuk menghidupi keluarga membuatnya pantang menyerah.
Kepedulian yang Mengalir
Perjuangan Ibu Semi tidak luput dari perhatian masyarakat sekitar. Informasi tentang kondisi keluarganya akhirnya sampai ke BAZNAS Sidoarjo, yang kemudian melakukan verifikasi dan asesmen langsung ke lapangan.
Gus Lukman (Erlandus), salah satu pimpinan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, menyerahkan bantuan secara simbolis dengan disaksikan perangkat desa dan Ketua RT setempat. Momen penyerahan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang diamanahkan masyarakat telah tepat sasaran.
Harapan Baru untuk Masa Depan
"Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi bentuk kepedulian dan dukungan moral agar Ibu Semi tidak merasa berjuang sendirian," ungkap Gus Lukman. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha jamu keliling yang sudah dijalani.
BAZNAS Sidoarjo juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan keluarga Ibu Semi. Rencana pendampingan usaha dan program pemberdayaan ekonomi menjadi langkah selanjutnya yang akan dilakukan.
Inspirasi dari Kesederhanaan
Kisah Ibu Semi menjadi cerminan semangat pantang menyerah yang patut diteladani. Di tengah keterbatasan, ia memilih bekerja keras ketimbang mengeluh. Dukungan BAZNAS Sidoarjo diharapkan dapat menjadi angin segar untuk melanjutkan perjuangan membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.
Bantuan yang diberikan kali ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat BAZNAS Sidoarjo untuk kategori fakir miskin dan mustahiq lainnya. Melalui program ini, BAZNAS terus berupaya menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat Sidoarjo.
Berita Lainnya
Wujud Kepedulian, Ahli Gizi Sidoarjo Kirimkan Nutrisi Kemanusiaan untuk Sumatera
Luka Sumatera, Duka Sidoarjo: Mahasiswa UNIPDA Rapatkan Barisan Lewat BAZNAS
Semangat Juang Tak Pernah Padam: LVRI Sidoarjo Titipkan Harapan untuk Penyintas Bencana Sumatra
Senyum di SDN Trosobo 2: Membasuh Dahaga Pendidikan dengan Kepedulian
Wujud Nyata Solidaritas: Karyawan PT Kedawung Setia Gandeng BAZNAS Sidoarjo Bantu Korban Bencana Sumatera
Membasuh Luka Sumatra dari Jantung Kota Delta: Sidoarjo Bergerak!

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
