Satu Kayuhan, Berjuta Harapan: Semangat Pantang Menyerah Herdin di Balik Dinginnya Es Wawan
07/01/2026 | Penulis: sudrab
Herdin saat Berjualan ES
SIDOARJO – Terik matahari di kawasan Taman Pinang, Sidoarjo, siang itu seolah tak menyurutkan senyum di wajah Herdin Hermawan Utomo (28). Di atas motor modifikasinya yang merangkap sebagai gerobak "Es Wawan", pemuda penyandang disabilitas ini terus berjuang menjemput rezeki. Bagi Herdin, setiap batang es yang terjual bukan sekadar rupiah, melainkan napas kehidupan bagi ibu tercintanya yang menjanda dan seorang adik asuh yatim di rumahnya, Desa Cemengbakalan.
Melihat dedikasi luar biasa tersebut, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo hadir memberikan suntikan semangat melalui program Sidoarjo Makmur. Tepat pada Rabu (07/01), realisasi bantuan pendayagunaan ekonomi diserahkan langsung kepada Herdin untuk mendukung keberlanjutan usahanya.
Investasi Sosial: Lebih dari Sekadar Angka
Bantuan yang diberikan BAZNAS Sidoarjo ini bukan sekadar biaya operasional, melainkan investasi sosial yang memiliki efek domino. Dengan dana tersebut, Herdin melakukan perbaikan pada motor tunggangannya yang mulai sering mengalami kendala teknis.
Output dari bantuan ini sangat nyata: mobilitas yang terjamin. Ketika motor Herdin kembali prima, hambatan logistik hilang, dan jangkauan wilayah jualannya pun tetap stabil. Secara jangka panjang, investasi ini mencegah Herdin jatuh ke jurang ketergantungan bantuan sosial (bansos) konsumtif dan justru memperkuat kemandirian ekonominya sebagai kepala keluarga.
Senyum di Balik Keterbatasan
Bantuan diserahkan langsung oleh Mulyono, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo. Baginya, sosok Herdin adalah inspirasi bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menjadi tangan di atas.
Sambil memegang dokumen bantuan, Herdin tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Suaranya bergetar namun penuh optimisme saat menceritakan rencana perbaikan motornya.
"Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Motor ini adalah kaki saya. Kalau motor ini rusak, saya tidak bisa keliling jualan es, dan dapur di rumah tidak bisa ngepul. Bantuan ini benar-benar meringankan beban saya untuk memperbaiki motor agar bisa mencari nafkah lagi dengan tenang demi Ibu dan adik asuh saya," ujar Herdin dengan mata berbinar.
Mengubah Dampak Menjadi Berkah
Program Sidoarjo Makmur memang dirancang untuk menyasar pelaku usaha mikro yang memiliki etos kerja tinggi namun terkendala modal atau sarana. Dengan membantu Herdin, BAZNAS Sidoarjo sebenarnya sedang menjaga sebuah ekosistem kesejahteraan kecil di Desa Cemengbakalan. Ibu Herdin yang janda dan anak yatim yang mereka asuh kini memiliki jaminan masa depan yang lebih stabil berkat usaha es keliling yang kembali lancar.
Inilah esensi dari filantropi modern: mengubah zakat, infak, dan sedekah menjadi alat pendayagunaan yang martabatnya terasa hingga ke akar rumput. Kisah Herdin adalah bukti bahwa dukungan yang tepat sasaran mampu mengubah tantangan menjadi peluang, dan keterbatasan menjadi kekuatan.
Berita Lainnya
CATATAN AKHIR TAHUN 2025: BAZNAS SIDOARJO TUNTASKAN 238 RUMAH LAYAK HUNI
Wujudkan Karakter Peduli, SDN Suko I Sidoarjo Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana Sumatra via BAZNAS
Keluarga Besar SDN Kramatjegu 2 Tanamkan Empati Lewat Aksi Nyata untuk Sumatra
Saat Segelas Es Teh Menjadi Jembatan Kebaikan untuk Sumatera dan Aceh
Ketuk Pintu Langit: Takmir Masjid Babussalam Bumi Suko Indah Salurkan Donasi untuk Sumatera via BAZNAS Sidoarjo
Menyambung Napas Ekonomi di Sudut Sidokumpul

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
