WhatsApp Icon

Zakat Menguatkan Sidoarjo: Menghitung Investasi Sosial dan Modal Manusia di Momentum Harjasda ke-167

27/01/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Zakat Menguatkan Sidoarjo: Menghitung Investasi Sosial dan Modal Manusia di Momentum Harjasda ke-167

infografis by notebooklm

SIDOARJO – Selasa, 27 Januari 2026, menjadi hari yang krusial dalam peta jalan filantropi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Melalui 10 aksi pendistribusian di berbagai titik, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi sedang melakukan intervensi strategis terhadap peningkatan Human Capital Index (HCI) dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tengah perayaan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167.

1. Memperkokoh Human Capital Index melalui Pendidikan

Dalam kacamata ekonomi pembangunan, pendidikan adalah modalitas utama bagi pertumbuhan jangka panjang. Pada distribusi kali ini, BAZNAS Sidoarjo menyasar sektor pendidikan di wilayah Balongbendo dan Porong sebagai bentuk investasi pada modal manusia (human capital).

  • MI & SMP Raden Rahmad (Balongbendo): Bantuan biaya pendidikan diberikan kepada 20 siswa guna memastikan kemiskinan tidak menjadi penghalang bagi tunas bangsa untuk meraih cita-cita.
  • Kompleks Sabilil Khoir & Al Fudlola’ (Porong): Intervensi dilakukan kepada 40 siswa yatim dan prasejahtera untuk menghapus beban psikologis tunggakan biaya sekolah yang menghimpit keluarga.

Langkah ini secara langsung mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Sebagaimana ditegaskan oleh staf pelaksana, A. Ghoni, bantuan ini dirancang untuk menciptakan dampak berantai (ripple effect) yang menjamin keberlanjutan masa depan anak-anak meskipun mereka berada dalam keterbatasan ekonomi atau telah kehilangan sosok ayah.

2. Perlindungan Sosial: Implementasi SDGs yang Inklusif

Distribusi hari ini juga menyentuh aspek SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui program perlindungan sosial bagi warga paling rentan.

  • Kesehatan Mental dan Biaya Hidup: Di Desa Suwaluh, bantuan dialokasikan untuk Ibu Ekowati (ODGJ) dan di Desa Tempel untuk Ibu Jumaiyah (70) yang merawat suaminya yang sakit di usia senja.
  • Martabat di Masa Tua: Kunjungan Wakil Ketua I, EM Luqman, kepada Bapak Marsali (80), seorang pelukis di Gelam yang rumahnya sering banjir, menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mengembalikan martabat mustahik.

Dalam perspektif Social Return on Investment (SROI), bantuan biaya hidup ini bukan sekadar bantuan karitatif, melainkan jaring pengaman sosial yang mencegah kerentanan yang lebih dalam bagi kelompok lansia dan disabilitas.

3. Refleksi Harjasda 167: Sidoarjo Tangguh dan Inklusif

Peringatan Harjasda ke-167 yang bertema “Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh” tercermin kuat dalam setiap aksi lapangan BAZNAS. Sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS memposisikan zakat sebagai instrumen kedaulatan sosial masyarakat.

Pembangunan musholla di SDN Bakalan, misalnya, merupakan ikhtiar membangun jantung spiritual sekolah agar tercipta lingkungan pendidikan yang luhur budi pekerti. Ini selaras dengan visi Harjasda untuk membentuk generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik dan ekonomi, tetapi juga secara mental dan spiritual.

Kesimpulan

Rangkaian distribusi pada 27 Januari 2026 membuktikan bahwa BAZNAS Sidoarjo adalah mitra strategis dalam mewujudkan agenda pembangunan daerah. Melalui pengelolaan zakat yang amanah, Sidoarjo tidak hanya merayakan usia yang ke-167, tetapi sedang membangun fondasi bangsa yang kuat dimulai dari perlindungan terhadap hak-hak dasar warganya.

Zakat Menguatkan Indonesia, Sidoarjo Tangguh.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat