Nisfu Syaban 2026: Momentum Penguatan Jiwa Menuju Ramadhan Tangguh
31/01/2026 | Penulis: sudrab
infografik
Nisfu Syaban merupakan istilah untuk menyebut pertengahan bulan Sya’ban dalam kalender Hijriah, tepatnya pada tanggal 15 Sya’ban 1447 H. Bagi keluarga besar BAZNAS Sidoarjo dan umat Islam pada umumnya, momen ini adalah malam penuh keberkahan di mana Allah SWT memberikan ampunan serta rahmat-Nya kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat dan memperbanyak ibadah.
Sebagai bagian dari persiapan menuju bulan suci dalam semangat "Zakat Menguatkan Indonesia", Nisfu Syaban menjadi titik awal untuk mengevaluasi diri agar kita menjadi pribadi yang lebih tangguh secara spiritual sebelum memasuki gerbang Ramadan.
Jadwal Nisfu Syaban 2026
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia serta metode hisab, berikut adalah jadwal penting yang perlu dicatat:
- Malam Nisfu Syaban: Dimulai sejak waktu Maghrib pada Senin malam, 2 Februari 2026 hingga terbit fajar keesokan harinya.
- Hari Nisfu Syaban: Jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.
Catatan: Tanggal pasti dapat sedikit berbeda tergantung pada hasil pengamatan bulan sabit (rukyatul hilal) di masing-masing wilayah.
Mengapa Nisfu Syaban Begitu Istimewa?
Ulama menekankan bahwa malam pertengahan Sya’ban adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon ampun, dan bertaubat dari segala dosa. Berikut adalah keutamaan utamanya:
- Pintu Ampunan Terbuka: Allah SWT membukakan pintu ampunan bagi hamba-Nya yang menanamkan tekad untuk memperbaiki diri.
- Malam Penurunan Rahmat: Allah SWT menurunkan rahmat-Nya dan mengangkat derajat orang-orang yang mengisi malam tersebut dengan ibadah.
- Momentum Refleksi: Inilah saat terbaik untuk mengevaluasi amalan selama setahun terakhir dan memperbarui niat menuju Ramadan.
Panduan Amalan: Memanaskan "Mesin" Kebaikan
Untuk meraih keberkahan maksimal, terdapat sejumlah amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan:
- Memperbanyak Dzikir dan Shalawat: Sebagai ungkapan syukur dan sarana menenangkan hati di tengah kesibukan dunia.
- Shalat Sunnah dan Qiyamul Lail: Melaksanakan ibadah malam sebagai bentuk penyerahan diri yang tulus kepada Allah SWT.
- Membaca Surat Yasin: Membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali telah menjadi tradisi baik untuk memohon berkah, kebaikan hidup, dan ampunan dosa.
- Puasa Sunnah: Melaksanakan puasa pada hari Nisfu Syaban (3 Februari 2026) atau puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Sya’ban).
- Istighfar dan Taubat: Membersihkan hati sebagai bekal penting agar kita memiliki jiwa yang bersih saat menyambut Ramadan.
Doa yang Dianjurkan
Umat Islam dianjurkan memohon segala kebaikan dunia dan akhirat, termasuk kesehatan dan rezeki yang halal. Salah satu doa yang sering dipanjatkan adalah doa Nabi Adam AS yang memohon ampunan serta belas kasih dari Allah SWT. Doa-doa ini menjadi sarana untuk memperkuat tekad dalam menjalankan ibadah Ramadan yang segera datang.
Kesimpulan: Titik Awal Perubahan
Nisfu Syaban 2026 adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan memahami keutamaan dan mengamalkan ibadah yang dianjurkan, kita diharapkan dapat menyambut malam penuh berkah ini dengan hati yang bersih dan amal yang meningkat.
Mari jadikan Nisfu Syaban sebagai bekal untuk meraih pahala berlimpah dan mewujudkan masyarakat yang Ramadhan Tangguh melalui zakat, infak, dan sedekah.
Zakat Menguatkan Indonesia. Ramadhan Tangguh, Sidoarjo Berdaya.
Artikel Lainnya
Membangun Kembali Peradaban: Misi Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo untuk "Desa yang Hilang" di Aceh
Waspada Mitigasi Cuaca Ekstrem: Optimalisasi Zakat dalam Memperkuat Ketahanan Masyarakat Sidoarjo
Perjalanan Amil BAZNAS Sidoarjo: Menyentuh Hati di Balik Senyum yang Tak Pernah Berbicara
Merdekakan Hartamu Dengan Berzakat
Maulid Nabi: Manifestasi Cinta dalam Sedekah dan Kebajikan
Zakat Menguatkan Sidoarjo: Menghitung Investasi Sosial dan Modal Manusia di Momentum Harjasda ke-167

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
