BAZNAS Sidoarjo di CFD: Mengetuk Pintu Langit di Tengah Hiruk Pikuk Kota
02/02/2026 | Penulis: sudrab
suasana CFD Depan Booth BAZNAS
SIDOARJO – Minggu pagi, 1 Februari 2026, kawasan Alun-Alun Sidoarjo dan sepanjang Jalan A. Yani berubah menjadi lautan manusia. Di bawah langit cerah yang memayungi Kota Udang, ribuan warga berkumpul untuk menyambut kembali digelarnya Car Free Day (CFD). Di antara deretan UMKM dan hiruk pikuk komunitas olahraga, berdiri sebuah tenda putih kokoh berukuran $3 imes 5$ meter. Tulisan besar "BAZNAS" di atas tenda itu seolah menjadi mercusuar keteduhan di tengah semangat warga yang sedang berolahraga.
Kehadiran BAZNAS Sidoarjo dalam gelaran CFD kali ini bukan sekadar partisipasi formal. Ini adalah langkah strategis "jemput bola" untuk menyuarakan pesan kemanusiaan. Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, Em Luqman Hakiem, menyampaikan bahwa momen ini merupakan peluang emas untuk mengedukasi publik secara langsung mengenai pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "CFD menjadi peluang besar untuk melakukan edukasi ke publik tentang Zakat dan Aktivitas BAZNAS Sidoarjo. Ini bagian dari targhib Ramadhan 1447 H," ungkapnya di sela-sela kesibukan melayani warga.
Menurut Luqman, kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia" harus dirasakan kehadirannya di ruang-ruang publik. Zakat bukan lagi soal kewajiban yang ditunaikan di balik meja kantor, melainkan energi yang harus mengalir di tengah dinamika masyarakat. Menjelang Ramadhan yang tinggal menghitung hari, BAZNAS ingin memastikan bahwa masyarakat Sidoarjo memiliki kesadaran spiritual yang selaras dengan gaya hidup sehat mereka. Melalui booth ini, warga bisa berkonsultasi mengenai zakat mal, zakat profesi, hingga program-program pemberdayaan yang telah dijalankan.
Kehadiran BAZNAS di CFD juga mendapatkan restu dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Sekretaris Daerah, Fenny Apridawati, yang membuka acara di depan Monumen Jayandaru, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. BAZNAS mengambil peran tersebut melalui pendekatan filantropi yang inklusif. Dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bertanya dan memahami zakat, BAZNAS tengah membangun fondasi ekonomi umat yang lebih kuat.
Hingga pukul 09.00 WIB, saat matahari mulai terik dan petugas mulai merapikan tenda, semangat "Zakat Menguatkan Indonesia" telah tertanam di benak banyak pengunjung. Partisipasi ini membuktikan bahwa filantropi Islam mampu beradaptasi dengan tren modern tanpa kehilangan esensi spiritualitasnya. BAZNAS Sidoarjo berhasil mengubah hiruk pikuk CFD menjadi momentum untuk mengetuk pintu langit melalui kepedulian sosial yang nyata.
Berita Lainnya
Sambung Langkah Lansia, BAZNAS Sidoarjo dan Pemdes Grogol Salurkan Kursi Roda serta Kruk
HARAPAN BARU KELUARGA: DARI RUMAH SEDERHANA KE RUMAH LAYAK HUNI BERKAT ZAKAT BAZNAS
Lansia di Lemujut Bertahan di Bawah Atap Lapuk, BAZNAS Sidoarjo Agendakan untuk di Rehab
Sinergi Legislatif di Jabon, Menjamin Hak Finansial Pak Oye Melalui Digitalisasi Filantropi
BAZNAS Sidoarjo: Menyambung Asa di Tepian Saluran Irigasi
Akhir Penantian di Banjarpanji, Relokasi Rumah Sebagai Solusi Permanen Mitigasi Banjir

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
