WhatsApp Icon

Misi Kemanusiaan Amanah Masyarakat Sidoarjo: Membangun Kembali Harapan di Tanah Aceh

04/02/2026  |  Penulis: sudrab

Bagikan:URL telah tercopy
Misi Kemanusiaan Amanah Masyarakat Sidoarjo: Membangun Kembali Harapan di Tanah Aceh

Salah satu titik Lokasi pembangunan

SIDOARJO – Sebuah ikhtiar kemanusiaan besar kembali digulirkan dari jantung Kabupaten Sidoarjo. Melalui program bertajuk "Amanah Masyarakat Sidoarjo", BAZNAS Kabupaten Sidoarjo resmi mengutus tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Sidoarjo untuk menempuh perjalanan ribuan kilometer menuju Aceh. Misi ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan upaya memulihkan martabat dan kemandirian warga yang kehilangan segalanya akibat amukan banjir bandang.

Bertempat di Rumah Dinas Bupati Sidoarjo pada Rabu (4/2/2026), suasana khidmat menyelimuti pertemuan antara jajaran pimpinan BAZNAS Sidoarjo dengan Bupati Sidoarjo, Subandi, SH. M.Kn. Dalam koordinasi tersebut, tim memaparkan rencana strategis pemanfaatan dana sebesar 700 juta lebih yang merupakan donasi murni dari masyarakat Sidoarjo.

Menghidupkan Kembali "Desa yang Hilang"

Fokus utama misi ini adalah pemulihan fisik jangka panjang dan ketahanan pangan menjelang bulan suci. Tim pelaksana yang digawangi oleh Ahmad Hamdani dan Mahendrotristiono akan mengawal pembangunan tiga pusat kehidupan: Musholla Pajak di Aceh Tamiang, Musholla Desa Gunci, serta Masjid At Taqarub di Aceh Utara yang sempat raib terseret arus.

Agar bantuan ini berdaya guna dalam jangka panjang, seluruh bangunan akan dilengkapi dengan spesifikasi material tahan cuaca serta sumber energi mandiri berupa panel surya dan sumur bor. Ini adalah bentuk nyata dari kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia", di mana setiap rupiah zakat dikonversi menjadi infrastruktur yang memerdekakan warga dari keterbatasan pascabencana.

Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan pesan mendalam bagi tim yang akan bertolak pada Kamis, 5 Februari 2026 tersebut. Beliau menekankan pentingnya keselamatan dan integritas dalam menjaga amanah warga Sidoarjo.

"Saya berpesan kepada tim untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan misi kemanusiaan ini. Medan yang dihadapi tentu tidak mudah, namun niat tulus kita untuk membantu sesama harus dibarengi dengan kewaspadaan dan koordinasi yang baik di lapangan," ujar Subandi.

Ramadhan Tangguh: Berdaya di Atas Kaki Sendiri

Menyongsong bulan suci, BAZNAS Sidoarjo juga menggagas program Dapur Umum Ramadhan Swadaya di tiga titik dengan total anggaran Rp300 juta. Berbeda dengan dapur umum konvensional, program ini mengedepankan konsep pemberdayaan lokal.

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar (Gus Jazuk), menegaskan bahwa semangat "Ramadhan Tangguh" adalah pilar utama dalam aksi ini.

"Kita tidak ingin hanya memberi ikan, tapi juga kailnya. Melalui dapur umum swadaya, warga lokal sendiri yang mengelola dan melayani jamaah. Kita ingin mereka kembali beribadah dengan tenang di masjid yang baru, merasakan kembali hangatnya kebersamaan Ramadhan meski di tengah keterbatasan," ungkap Gus Jazuk.

Target Operasional Penuh

Sebagaimana dilaporkan oleh team advance di lokasi lapangan ,titik lokasi dan Pasca peletakan batu pertama pada 5 Februari, tim akan bekerja maraton dengan target operasional penuh pada 1 Ramadhan mendatang. Misi ini menjadi bukti otentik bahwa solidaritas masyarakat Sidoarjo menembus batas geografis, merajut kembali harapan di tanah Serambi Mekkah yang sempat terkoyak bencana.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat