WhatsApp Icon
Sentuhan Kasih di Awal Tahun: Bupati Subandi dan Baznas Sidoarjo Bedah Harapan Rumah Tak Layak Huni

SIDOARJO – Gurat lelah di wajah Makrifa seketika luruh berganti binar syukur saat rombongan Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melangkah masuk ke pelataran rumahnya di Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Minggu (11/1). Di bawah atap ruang tamu yang telah jebol dan lantai yang seringkali terendam air saat hujan mengguyur, sebuah harapan baru akhirnya datang mengetuk pintu.

 

Pagi itu, bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Bupati Subandi, yang didampingi oleh Wakil Ketua 4 Baznas Sidoarjo, Ilhamuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tepat sasaran. Komitmen ini nyata: dalam bulan Januari saja, sudah sepuluh rumah yang masuk daftar renovasi, termasuk empat rumah di tiga kecamatan yang dikunjungi hari ini.

 

Menambal Luka di Langit-Langit Rumah

Kisah pilu datang dari keluarga Siswanto di Wonoayu. Sebagai seorang petugas kebersihan (cleaning service), upahnya hanya cukup untuk menyambung hidup sehari-hari. Memperbaiki atap yang bolong atau meninggikan lantai agar tak kebanjiran adalah mimpi yang harus mereka kubur dalam-dalam karena keterbatasan ekonomi.

 

"Tidak ada uang, suami kerja cleaning service," bisik Makrifa lirih. Matanya berkaca-kaca saat menceritakan kesedihannya melihat sang buah hati harus berteduh di bawah lantai yang basah terkena tempias hujan. "Ingin segera diperbaiki agar putra saya tidak kehujanan lagi," harapnya.

 

Melihat kondisi tersebut, Bupati Subandi langsung menginstruksikan Baznas Sidoarjo untuk bergerak cepat. Perbaikan menyeluruh mulai dari atap, peninggian lantai, hingga renovasi kamar mandi harus tuntas dalam bulan ini.

 

"Saya prihatin jika kondisi seperti ini tidak segera ditangani, apalagi sekarang musim penghujan. Kita ingin penghuninya merasa nyaman dan aman," tegas Bupati Subandi dengan nada penuh empati.

 

Merajut Asa yang Rapuh

Perjalanan kemanusiaan ini berlanjut ke Dusun Klagen, Desa Tropodo, Krian. Di sana, Nurcholis (58) tinggal di sebuah rumah yang berdiri sejak 1977 tanpa pernah tersentuh renovasi. Struktur bangunannya sudah sangat rapuh dimakan usia. Begitu parahnya kerusakan di bagian tengah hingga belakang, hingga Nurcholis terpaksa tidur di ruang tamu—satu-satunya sudut yang dianggapnya masih cukup aman untuk berteduh.

 

Kehadiran pemerintah daerah dan Baznas menjadi jawaban atas doa-doa panjang pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini. Baginya, bantuan ini bukan sekadar semen dan bata, melainkan martabat dan kenyamanan di masa tua.

 

Selain menyasar rumah di Wonoayu dan Krian, bantuan serupa juga segera mengalir untuk rumah Ibu Tetty di Kelurahan Krian dan Ibu Nurhayati di Desa Sawohan, Buduran.

 

Filantropi yang Membumi

Tidak hanya fokus pada infrastruktur bangunan, dalam setiap kunjungannya, Bupati Subandi juga menyalurkan paket sembako berupa beras kepada warga sekitar yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang komprehensif; memperbaiki tempat tinggal sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi.

 

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Baznas ini menunjukkan bahwa filantropi bukan sekadar memberi, tapi hadir dan merasakan langsung denyut penderitaan rakyat. Melalui program bedah rumah ini, Sidoarjo sedang membangun fondasi kesejahteraan yang lebih kokoh—satu atap, satu keluarga, satu harapan pada satu waktu.

12/01/2026 | Kontributor: sudrab
Menenun Harapan di Rumah Kasih: Kisah Pak Abdul dan Hangatnya Rumah Singgah BAZNAS Sidoarjo

SIDOARJO, 12 Januari 2026 – Di balik riuh rendah suara kendaraan yang melintas di kawasan Candi, Sidoarjo, terdapat sebuah bangunan yang bukan sekadar dinding dan atap. Rumah Singgah Mustahik BAZNAS Sidoarjo, yang terletak di Jl. Candi Besar, kini menjadi saksi bisu perjuangan para penyintas penyakit kronis dalam menjemput kesembuhan.

Salah satunya Adalah, sebut saja namanya Pak Abdul (59), seorang pria paruh baya asal Panceng, Lamongan. Garis-garis di wajahnya menyimpan ketabahan yang luar biasa. Pak Abdul didiagnosa menderita kanker dan harus menjalani tindakan medis kemoterapi secara berkelanjutan di RSUD Notopuro Sidoarjo—rumah sakit Tipe A yang menjadi rujukan utama di wilayah tersebut.

 

Jembatan Menuju Kesembuhan

Bagi warga dari luar kota seperti Pak Abdul, tantangan terbesar bukanlah sekadar melawan penyakit, melainkan logistik perjalanan. Jarak Lamongan ke Sidoarjo yang cukup jauh menjadi kendala fisik dan finansial jika harus dilakukan setiap hari secara "riwa-riwi" atau pulang-pergi.

Di sinilah peran Rumah Singgah Mustahik menjadi krusial. Selama 10 hari ke depan, Pak Abdul akan menetap di fasilitas ini untuk menjalani rawat jalan intensif. Kehadiran rumah singgah ini menghapus beban biaya penginapan yang biasanya memberatkan para mustahik.

"Rumah ini adalah bentuk nyata zakat yang berdampak langsung pada masyarakat. Ini bukan sekadar rumah singgah, tapi rumah kasih," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, mengenang kembali semangat peresmian fasilitas ini pada Oktober 2025 lalu. Beliau menegaskan bahwa setiap kamar di sini adalah aliran rahmat Allah melalui tangan para muzakki.

Pelayanan dari Hati

Bukan hanya tempat tidur yang nyaman, pelayanan di Rumah Singgah ini dirancang untuk memastikan pasien bisa fokus sepenuhnya pada pemulihan. BAZNAS Sidoarjo memahami bahwa nutrisi dan kenyamanan psikologis adalah kunci pendamping pengobatan medis.

Hariyanto, salah satu petugas layanan di Rumah Singgah BAZNAS Sidoarjo, dengan sigap memastikan setiap kebutuhan penghuni terpenuhi. Dengan senyum ramah, ia menjelaskan komitmen timnya dalam melayani para tamu istimewa ini.

"Kami berupaya memastikan pelayanan rumah singgah terbaik diberikan kepada para mustahik. Tidak hanya tempat istirahat, setiap hari kami juga memberikan layanan sarapan untuk 3 orang bagi setiap keluarga pasien yang menginap," jelas Hariyanto dengan tulus.

Fasilitas ini menjadi oase bagi keluarga pasien, peserta pelatihan, maupun masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat sosial. Di sini, zakat berubah wujud menjadi nasi hangat di pagi hari, tempat berteduh yang bersih, dan dukungan moral yang menguatkan.

Zakat: Solusi Konkret Penderitaan

Kisah Pak Abdul adalah satu dari sekian banyak potret betapa pentingnya pengelolaan zakat yang tepat sasaran. Melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, rumah singgah ini menjadi bukti bahwa zakat tidak berhenti pada amalan ritual semata, melainkan menjadi solusi konkret atas penderitaan manusia.

Kini, Pak Abdul bisa beristirahat dengan tenang tanpa perlu memikirkan jauhnya jarak Lamongan-Sidoarjo di sela-sela jadwal kemoterapinya. Di Rumah Singgah Mustahik ini, ia tidak sendirian. Ada doa dari para muzakki dan tangan-tangan petugas yang siap melayani dengan penuh empati.

 

12/01/2026 | Kontributor: sudrab
Senyum di SDN Trosobo 2: Membasuh Dahaga Pendidikan dengan Kepedulian

SIDOARJO – Pagi itu, Kamis (8/1), suasana di SDN Trosobo 2, Kecamatan Taman, tampak berbeda. Matahari yang mulai meninggi seolah ikut menyinari harapan baru bagi sepuluh siswa-siswi terpilih. Di balik dinding kelas yang sederhana, langkah kaki tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sidoarjo hadir membawa misi besar: memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang terkumpul benar-benar menjadi energi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan seringkali disebut sebagai "jembatan emas" menuju masa depan. Namun bagi sebagian keluarga, jembatan itu terkadang sulit dilintasi karena beban biaya yang menghimpit. Menyadari hal tersebut, BAZNAS Sidoarjo kembali turun ke lapangan guna menyalurkan bantuan biaya pendidikan. Kehadiran tim yang terdiri dari Herex, Rita, dan rekan-rekan mahasiswa penelitian dari Umsida ini membawa pesan kuat bahwa pendidikan tidak boleh terhenti oleh keterbatasan ekonomi.

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung, menyentuh sisi emosional siapa saja yang menyaksikannya. Ada rasa haru yang menggelayut saat satu per satu nama siswa dipanggil. Mereka bukan sekadar angka dalam data kemiskinan, melainkan anak-anak dengan cita-cita besar yang kebetulan lahir dalam kondisi ekonomi sulit. Bantuan uang tunai yang diberikan memang terlihat sederhana bagi sebagian orang, namun bagi mereka yang sedang berjuang, ini adalah bukti nyata keberpihakan umat.

Rita Defani, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah manifestasi dari semangat besar lembaga untuk menjaga ketahanan nasional melalui sektor pendidikan.

"Melihat binar mata anak-anak ini, kami semakin yakin bahwa setiap keping zakat yang disalurkan adalah investasi masa depan. Semangat kami adalah Zakat Menguatkan Indonesia. Dengan membantu pendidikan mereka hari ini, kita sedang memperkuat fondasi bangsa untuk masa depan yang lebih baik," ungkap Rita dengan nada empati yang dalam.

Pihak sekolah dan guru-guru mengakui bahwa beban wali murid sangat terbantu dengan adanya intervensi dari BAZNAS. Melalui program ini, BAZNAS ingin menunjukkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen sosial yang ampuh untuk mengangkat martabat manusia.

penulis(Ry/Bz)

10/01/2026 | Kontributor: admin
Jejak Kasih di SDN Kramatjegu 2: Jaminan Masa Depan bagi Tunas Bangsa

SIDOARJO – Sinergi antara lembaga filantropi dan institusi pendidikan kembali terjalin manis di SDN Kramatjegu 2, Kecamatan Taman. Pada Kamis, 8 Januari 2026, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo melaksanakan distribusi bantuan biaya pendidikan kepada 10 siswa yang membutuhkan. Total dana sebesar Rp3.500.000 disalurkan dengan penuh rasa kekeluargaan, di mana setiap siswa menerima Rp350.000 guna menunjang kebutuhan belajar mereka.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan wujud nyata dari pengelolaan dana umat yang transparan dan tepat sasaran. Lokasi sekolah menjadi saksi bagaimana nilai-nilai kepedulian sosial diajarkan secara langsung kepada para siswa. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, disaksikan oleh para guru yang selama ini melihat langsung perjuangan siswa-siswi mereka di sekolah.

Dalam proses asesmen yang dilakukan, tim BAZNAS memastikan bahwa penerima manfaat adalah mereka yang benar-benar membutuhkan dukungan agar proses belajar mengajar tidak terganggu. Kepala SDN Kramatjegu 2 menyambut positif langkah ini, mengingat motivasi siswa seringkali turun ketika kebutuhan sekolah tidak terpenuhi. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa kembali fokus pada buku dan pelajaran, bukan pada beban pikiran orang tua mereka.

Rita Defani, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menegaskan bahwa peran BAZNAS melampaui sekadar penyalur dana. Ia menekankan bahwa misi ini adalah bagian dari kampanye besar untuk kemandirian bangsa.

"Kami di BAZNAS ingin menjadi bagian dari solusi peningkatan kualitas SDM di Sidoarjo. Bantuan pendidikan ini adalah cara kita membuktikan bahwa Zakat Menguatkan Indonesia. Saat kita menjamin pendidikan anak-anak kurang mampu, kita sebenarnya sedang memutus rantai kemiskinan dan memperkuat struktur sosial negara kita," tuturnya dengan penuh ketulusan.

Interaksi yang terjadi antara tim BAZNAS, siswa, dan guru menciptakan suasana yang sangat positif. Melalui program ini, BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat memotivasi siswa untuk berprestasi lebih tinggi lagi, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan selama ada kepedulian dari sesama melalui zakat.

penulis(Zd/Bz)

10/01/2026 | Kontributor: admin
Menembus Arus Sungai: Perjuangan Dakwah BAZNAS ke Desa Kepetingan

SIDOARJO – Terik matahari dan semilir angin sungai mengiringi perjalanan perahu mesin yang membelah air menuju Desa Kepetingan. Desa ini unik sekaligus menantang; hanya bisa dijangkau melalui jalur perairan dengan menyusuri sungai selama kurang lebih 30 menit. Di atas perahu tersebut, tim BAZNAS Sidoarjo membawa misi mulia: memastikan syiar Islam dan pelayanan umat tetap tegak merata hingga ke pelosok pesisir.

Desa Kepetingan dikenal memiliki keterbatasan akses darat, yang berdampak pada terbatasnya tenaga khatib untuk pelaksanaan salat Jumat. Menyadari kebutuhan spiritual warga yang tetap tinggi meski jumlah penduduknya relatif sedikit, BAZNAS Sidoarjo meluncurkan program rutin pengiriman khatib Jumat setiap dua minggu sekali. Ini adalah bentuk pengabdian yang menjangkau mereka yang seringkali terabaikan karena faktor geografis.

Perjalanan ini bukan hanya soal jarak, tapi soal komitmen untuk hadir secara utuh bagi masyarakat. Setiap kunjungan menjadi momen silaturahmi yang sangat berharga. Tim BAZNAS tidak hanya datang untuk menjalankan tugas formal keagamaan, tetapi juga untuk mendengarkan denyut kehidupan masyarakat pesisir. Dakwah disampaikan dengan cara yang sejuk, merangkul, dan menguatkan.

M. Sofwan, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang mengawal program ini, menjelaskan bahwa pemerataan layanan keagamaan adalah fondasi karakter bangsa.

"Masyarakat di Desa Kepetingan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bimbingan keagamaan yang berkualitas. Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata bahwa Zakat Menguatkan Indonesia bukan hanya jargon. Dengan zakat, kita menguatkan iman mereka, menguatkan persaudaraan, dan memastikan bahwa tidak ada warga Sidoarjo yang merasa sendirian di daerah terpencil," ujar Sofwan dengan penuh semangat.

Kehadiran BAZNAS di Kepetingan juga menjadi sarana untuk melakukan pemetaan sosial. Dengan rutin berkunjung, BAZNAS dapat mengetahui kebutuhan mendesak warga, baik dari segi ekonomi maupun fasilitas umum. Program pengiriman khatib ini diharapkan dapat memperkuat spiritualitas masyarakat sekaligus menjadi pintu masuk bagi bantuan sosial lainnya.

Penulis(ry/bz)

10/01/2026 | Kontributor: admin

Berita Terbaru

Kajian Ramadhan di Dinas PMD dan BP3AKB Sidoarjo: Hikmah Puasa, Sempurnakan Ibadah Puasa Dengan Tunaikan Zakat
Kajian Ramadhan di Dinas PMD dan BP3AKB Sidoarjo: Hikmah Puasa, Sempurnakan Ibadah Puasa Dengan Tunaikan Zakat
Sidoarjo, 14 Maret 2025 – Musholla Ar-Rohmah menjadi tempat berkumpulnya puluhan staf dan pimpinan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) dalam Kajian Ramadhan yang bertajuk "Hikmah Puasa, Sempurnakan Ibadah Puasa Dengan Tunaikan Zakat." H.M Naim, S.Pd.I, amil pelaksana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, memberikan tausiah yang menggugah semangat peserta untuk memahami lebih dalam tentang manfaat puasa serta pentingnya menunaikan zakat. Dalam sesi yang berlangsung sekitar satu jam ini, peserta terlihat antusias, aktif berpartisipasi, dan mengajukan berbagai pertanyaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas Sidoarjo untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat sebagai pilar penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan tema "Cahaya Zakat," Baznas mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk berkontribusi dalam program-program sosial yang bermanfaat bagi sesama. Ramadhan, sebagai bulan yang penuh berkah, diharapkan dapat menjadi momen untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kajian ini, diharapkan setiap individu dapat merasakan pentingnya berbagi dan berkontribusi, khususnya dalam bentuk zakat dan sedekah. Baznas Sidoarjo berkomitmen untuk terus menjalankan program-program keagamaan dan sosial, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, mari kita jadikan bulan ini sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan berbagi kepada sesama.
BERITA14/03/2025 | sudrab
Bersatu dalam Ibadah: Live Pembacaan Niat Zakat Fitrah 1446 H di BAZNAS Sidoarjo!
Bersatu dalam Ibadah: Live Pembacaan Niat Zakat Fitrah 1446 H di BAZNAS Sidoarjo!
Sidoarjo, 14 Maret 2025 – Dalam rangka pengumpulan zakat fitrah di BAZNAS Sidoarjo, akan diadakan pembacaan niat zakat fitrah yang diwakili oleh para amil BAZNAS. Setiap muzaki, atau orang yang menunaikan zakat, akan diwakili satu per satu dalam acara ini. Pembacaan niat ini dijadwalkan berlangsung hari ini, 14 Maret 2025, mulai pukul 10.00 WIB. Acara ini juga akan disiarkan secara langsung melalui platform media sosial BAZNAS Sidoarjo, termasuk Instagram, TikTok, dan YouTube, sehingga masyarakat dapat turut serta merasakan momen berharga ini dari rumah masing-masing. Hingga saat ini, BAZNAS Sidoarjo telah berhasil mengumpulkan zakat fitrah dari lebih dari 12.000 muzaki, termasuk di antaranya adalah para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan masyarakat umum lainnya. M. Shofwan, staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menyampaikan, “Aktivitas pembacaan wakil niat ini merupakan bukti kesungguhan BAZNAS Sidoarjo dalam melakukan pengelolaan zakat, khususnya zakat fitrah.” Ia menambahkan, “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat fitrah sebagai bagian dari ibadah di bulan Ramadhan.” Pembacaan niat zakat fitrah ini adalah langkah simbolis yang mengingatkan kita semua akan tanggung jawab sosial dan spiritual kita sebagai umat Islam. Dengan menunaikan zakat, kita tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Shofwan juga mengajak masyarakat untuk mengikuti siaran langsung ini dan berbagi momen berharga dengan keluarga dan teman-teman. “Sampai jumpa di live kami, pantau terus ya!” ujarnya sambil tersenyum. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, mari kita tingkatkan kesadaran berzakat di bulan yang penuh berkah ini. Saksikan pembacaan wakil niat zakat fitrah dan berpartisipasilah dalam kegiatan yang bermanfaat ini. Untuk informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk mengunjungi media sosial BAZNAS Sidoarjo. Bersama kita wujudkan kesejahteraan umat melalui zakat!
BERITA14/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Wujudkan Kesejahteraan Umat Melalui Zakat di Bulan Ramadhan
Cahaya Zakat: Wujudkan Kesejahteraan Umat Melalui Zakat di Bulan Ramadhan
Sidoarjo, 13 Maret 2025 – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, mengajak umat Islam untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai bagian dari upaya menyempurnakan ibadah di bulan suci Ramadhan. Dalam acara "Ngaji Bareng BAZNAS" yang diadakan baru-baru ini, Nasaruddin menekankan pentingnya zakat sebagai salah satu pilar ibadah di bulan Ramadhan. “Zakat adalah kewajiban bagi setiap umat Islam yang mampu, sama halnya dengan shalat dan puasa. Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, kita memastikan bahwa dana yang kita salurkan dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” ujarnya. BAZNAS, sebagai lembaga resmi pemerintah, memiliki tanggung jawab dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah. Nasaruddin menegaskan bahwa lembaga ini menerapkan sistem pengelolaan yang transparan dan profesional, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Sebagai lembaga pemerintah, BAZNAS diawasi oleh berbagai elemen masyarakat dan diaudit secara berkala. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS,” tambahnya. Lebih jauh, Nasaruddin mengingatkan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. “Zakat memiliki potensi besar dalam mengentaskan kemiskinan. Jika seluruh umat Islam menunaikan zakatnya dengan tertib, manfaatnya akan sangat besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dengan pengelolaan yang baik, masalah kemiskinan di Indonesia bisa teratasi,” jelasnya. Momentum Ramadhan, menurutnya, adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kesadaran berzakat. “Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagi kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Jika Anda kesulitan menghitung zakat harta atau zakat profesi, serahkan saja kepada amil BAZNAS untuk menghitungnya,” katanya. Nasaruddin mengajak umat Islam untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari komitmen sosial dan ibadah di bulan suci ini. “Jangan ragu untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Mari bersama-sama kita optimalkan potensi zakat untuk membangun kesejahteraan umat dan mewujudkan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” tutupnya dengan penuh harapan. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, diharapkan zakat dapat mengubah hidup banyak orang dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Mari kita sambut Ramadhan ini dengan niat baik dan tindakan nyata dalam menunaikan zakat!
BERITA13/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Penyaluran Bingkisan untuk Pekerja Informal di Desa Sidoarjo
Cahaya Zakat: Penyaluran Bingkisan untuk Pekerja Informal di Desa Sidoarjo
Sidoarjo, 13 Maret 2025 – Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, BAZNAS Sidoarjo memulai penyaluran bingkisan bagi para pekerja informal dan rentan di desa-desa se-Sidoarjo. Sejak kemarin, 12 Maret, hingga hari ini lebih dari 1.000 paket telah disalurkan kepada penjaga kantor desa, makam, dan masjid. Kegiatan ini dilakukan melalui 18 kecamatan, dengan penanggung jawab Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) di masing-masing kecamatan. M. Chasbil Aziz Salju Sodar, yang akrab disapa Gus Jazuk,ketua baznas sidoarjo mengungkapkan harapannya agar para pekerja yang selama ini mengabdi secara tulus di masjid, makam, dan kantor desa mendapatkan apresiasi yang layak. “Kami mohon maaf jika mungkin belum bisa menjangkau semuanya. Namun, kami berkomitmen untuk terus berupaya memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya dengan penuh semangat. Kegiatan penyaluran bingkisan ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian terhadap pekerja informal, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghargai kontribusi mereka. Para penerima bingkisan, yang mayoritas adalah individu yang bekerja di belakang layar, merasa sangat dihargai dengan adanya perhatian ini. Ibu Retno, Kasi Kesos Kecamatan Sukodono, saat mengambil paket bingkisan, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Sidoarjo. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kegiatan rutin yang dilakukan oleh BAZNAS. “Saya berharap ke depan semakin banyak manfaat yang disalurkan hingga ke desa-desa. Semoga makin banyak manfaat yang diberikan kepada masyarakat, terutama yang membutuhkan,” tuturnya dengan penuh harapan. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat “Cahaya Zakat” yang diusung oleh BAZNAS. Dalam konteks Ramadhan, kegiatan ini sangat relevan, mengingat bulan suci ini adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan saling membantu. Dengan adanya bingkisan ini, diharapkan para pekerja informal dapat merasakan keberkahan Ramadhan dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Penyaluran bingkisan ini juga menunjukkan bahwa BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya saling peduli dan berbagi. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin terlibat dalam kegiatan sosial dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Melalui “Cahaya Zakat”, kita semua dapat berperan aktif dalam membantu sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini. BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menyebarkan cahaya kebaikan, baik melalui zakat, infaq, maupun sedekah. Mari kita jalin kebersamaan dan saling mendukung, sehingga setiap individu, terutama mereka yang membutuhkan, dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan Ramadhan.
BERITA13/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Sedekah Konsumen Alfamart dan BAZNAS Hadir untuk Masyarakat yang Membutuhkan
Cahaya Zakat: Sedekah Konsumen Alfamart dan BAZNAS Hadir untuk Masyarakat yang Membutuhkan
Sidoarjo, 13 Maret 2025– Di tengah kehangatan bulan suci Ramadhan, sebuah cahaya harapan bersinar bagi mereka yang kurang beruntung. Program "Paket Ramadhan Bahagia" (PRB), hasil kolaborasi antara BAZNAS dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), terus berupaya mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan target distribusi 1.000 paket di 14 kabupaten dan kota, program ini berfokus pada kelompok kemiskinan ekstrem, termasuk 100 paket khusus untuk Sidoarjo. BAZNAS Sidoarjo telah menyalurkan 60 paket kepada individu yang tergolong sebagai keluarga miskin ekstrem. Paket-paket ini sangat berarti, terutama bagi mereka yang tersebar di 14 kecamatan, dengan Kecamatan Tarik menjadi yang terbanyak, menerima 9 paket PRB. M. Chasbil Aziz Salju Sodar, yang akrab disapa Gus Jazuk, menekankan, “Program ini adalah upaya untuk memberikan harapan kepada mereka yang berada dalam kesulitan, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Kami ingin memastikan bahwa setiap mustahik merasakan kasih sayang dan perhatian di bulan Ramadan.” M. Naim, Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menambahkan, “Ramadhan bukan hanya tentang puasa; ini adalah tentang berbagi kasih dan perhatian kepada sesama. Dengan semangat cahaya zakat, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, menjadikan bulan ini sebagai waktu untuk memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kepedulian.” Kegiatan penyaluran ini tidak hanya memberikan sembako, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan solidaritas di tengah masyarakat. Senyum bahagia dari penerima manfaat, termasuk seorang nenek berusia lanjut, menjadi bukti nyata dari dampak positif program ini. “Saya sangat berterima kasih. Ini sangat membantu saya dan keluarga,” ungkapnya dengan suara bergetar. Alfamart, sebagai mitra dalam program ini, menunjukkan komitmennya melalui kontribusi dari konsumen yang berpartisipasi dalam sedekah konsumen. Setiap pembelian di toko-toko Alfamart turut berkontribusi dalam memberikan paket sembako bagi mereka yang membutuhkan, menjadikan setiap transaksi memiliki makna yang lebih dalam. Dengan semangat berbagi, diharapkan harapan baru ini dapat terus menyinari kehidupan mereka yang kurang beruntung, bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi sepanjang tahun. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita sebagai manusia. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Alfamart telah menunjukkan bahwa dengan niat baik dan kerja sama, kita bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih baik, di mana setiap individu dapat merasakan berkah Ramadhan yang sejati.
BERITA13/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Penyaluran Paket Ramadhan Bahagia untuk Pekerja Rentan di Sidoarjo
Cahaya Zakat: Penyaluran Paket Ramadhan Bahagia untuk Pekerja Rentan di Sidoarjo
Sidoarjo, 12 Maret 2025 – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sidoarjo meluncurkan program "Paket Ramadhan Bahagia" (PRB), yang merupakan bagian dari sedekah konsumen Alfamart. Program ini dirancang untuk menyasar penerima manfaat (mustahik) dari berbagai kalangan, terutama pekerja rentan seperti pengemudi ojek, buruh harian lepas, dan marbot masjid. Iskandar (37 tahun), seorang pekerja serabutan asal Desa Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo Kota, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima paket PRB di kantor BAZNAS. “Terima kasih, Baznas. Kalo ada pekerjaan tetap bisa dicariin, Om,” ungkapnya dengan nada penuh harapan. Iskandar, yang sebelumnya bekerja sebagai penjaga kantor di kompleks perkantoran sekitar BAZNAS, kini belum mendapatkan aktivitas tetap. Ia pernah berjualan bubur ayam, tetapi usaha tersebut sudah lama tidak dapat dilanjutkan. “Membantu lalu lintas di dekat pintu keluar tol juga sudah tidak bisa dilanjutkan karena ada larangan dari aparat,” cetusnya, mengekspresikan kesedihannya. Dalam penyaluran paket tersebut, Marjuki, marbot Masjid Assalam dari Desa Cemengkalang, juga menerima bantuan. Penyaluran paket ini dilakukan langsung oleh M. Ilhaminuddin, Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo yang bertanggung jawab di bidang Sumber Daya Manusia. M. Ilham, panggilan akrabnya, juga menyampaikan paket PRB untuk marbot Masjid Babussalam di Perumahan Bumi Suko, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo, bernama A. Salam. M. Sofyan, seorang ojek online asal Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru, turut merasakan dampak positif dari program ini. “Di bulan Ramadan ini, beban kami semakin berat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya, suaranya penuh harapan dan rasa syukur saat menerima paket PRB di kantor BAZNAS Sidoarjo siang tadi. Program Paket Ramadhan Bahagia ini adalah wujud nyata dari "Cahaya Zakat" yang diharapkan dapat menerangi hidup mereka yang berada dalam kesulitan. Dengan semangat berbagi, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada pekerja rentan, menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah dan kasih sayang. Dalam setiap paket yang dibagikan, terdapat harapan dan doa agar setiap penerima merasakan keberkahan bulan suci ini. BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam program ini, agar lebih banyak lagi penerima manfaat yang dapat merasakan cahaya zakat di bulan Ramadan. Dengan harapan dan doa, BAZNAS Sidoarjo berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, menjadikan Ramadan sebagai bulan yang tidak hanya penuh berkah, tetapi juga penuh kasih sayang dan solidaritas.
BERITA12/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Paket Ramadhan Bahagia untuk Masyarakat Sidoarjo
Cahaya Zakat: Paket Ramadhan Bahagia untuk Masyarakat Sidoarjo
Sidoarjo, 12 Maret 2025 – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, bulan suci Ramadan hadir sebagai cahaya harapan bagi banyak orang. Dalam semangat berbagi dan kepedulian, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sidoarjo meluncurkan program "Paket Ramadhan Bahagia" (PRB), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama antara BAZNAS dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) ini menargetkan distribusi 1.000 paket di 14 kabupaten dan kota, termasuk 100 paket khusus untuk Sidoarjo. Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, yang akrab disapa Gus Jazuk, memimpin langsung distribusi paket tersebut. Dengan semangat yang membara, ia menekankan bahwa program ini adalah upaya untuk memberikan cahaya zakat kepada mereka yang berada dalam kesulitan, terutama di bulan yang penuh berkah ini. “Kami ingin memastikan bahwa setiap mustahik merasakan kasih sayang dan perhatian di bulan Ramadan,” ungkapnya. Hari ini, ratusan paket telah disiapkan untuk diserahkan kepada mereka yang paling membutuhkan, termasuk mereka yang terjebak dalam kemiskinan ekstrem. Dalam momen yang mengharukan, Gus Jazuk menyerahkan paket kepada Bapak M. Katim, seorang warga fakir dari Desa Pabean. Meski terbaring lemah di tempat tidur, Bapak Katim tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Saya sangat berbahagia menerima bantuan ini. Ini adalah berkah yang tidak terduga,” ujarnya, mata berbinar penuh rasa syukur. Program ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga kelompok rentan seperti marbot, ojek online, dan pekerja serabutan. M. Sofyan, seorang ojek online, mengungkapkan betapa pentingnya bantuan ini bagi keluarganya. “Di bulan Ramadan ini, beban kami semakin berat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya, suaranya penuh harapan dan rasa syukur. Kegiatan distribusi ini lebih dari sekadar momen berbagi; ini adalah simbol solidaritas masyarakat. Ratusan relawan dan anggota BAZNAS bersatu, menyalurkan langkah dan niat mereka untuk memberikan cahaya zakat kepada mereka yang membutuhkan. Dalam setiap paket yang dibagikan, terdapat harapan dan doa agar setiap penerima merasakan berkah Ramadan dalam hidup mereka. Gus Jazuk menekankan pentingnya kolaborasi dalam program ini. “Kami bersyukur atas dukungan dari Alfamart dan semua pihak yang turut berkontribusi. Tanpa mereka, program ini tidak akan terwujud,” tuturnya, penuh rasa syukur. Ia berharap, dengan adanya program ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya zakat dan berbagi, terutama di bulan suci yang penuh berkah ini. Ramadan bukan hanya tentang puasa; ini adalah tentang berbagi kasih dan perhatian kepada sesama. Dengan semangat cahaya zakat, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, menjadikan bulan ini sebagai waktu untuk memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kepedulian. Dengan harapan dan doa, BAZNAS Sidoarjo berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, menjadikan Ramadan sebagai bulan yang tidak hanya penuh berkah, tetapi juga penuh kasih sayang dan solidaritas. Mari bersama-sama menyebarkan cahaya zakat, agar setiap hati merasakan kehangatan di bulan yang penuh berkah ini.
BERITA12/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Hari Kedua Gerakan Mata Sehat Bercahaya untuk Santri di Sidoarjo
Cahaya Zakat: Hari Kedua Gerakan Mata Sehat Bercahaya untuk Santri di Sidoarjo
Sidoarjo, 11 Maret 2025– Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Rumah Sehat Baznas (RSB) Sidoarjo kembali menggelar kegiatan yang penuh semangat: screening dan pemeriksaan refraksi mata! Bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Sukolegok Sukodono pada hari Selasa, dan dilanjutkan di Ponpes Al Hidayah, Desa Ketegan Tanggulangin, acara ini melibatkan 100 santri, baik putra maupun putri, dalam program "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" di masing-masing pondok pesantren. Kegiatan ini merupakan kolaborasi apik antara Baznas, Alfamidi, Yayasan Amal Mata Indonesia, dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Dengan tujuan mulia untuk memberikan manfaat bagi santri, acara ini tidak hanya sekadar pemeriksaan mata, tetapi juga bagian dari upaya yang lebih besar untuk mendukung 400 santri di Sidoarjo dan 10.500 santri di seluruh Indonesia. Semua ini berkat dukungan penuh dari sedekah konsumen Alfamidi! Dalam suasana ceria, para santri tampak antusias saat menjalani pemeriksaan. “Ini seperti festival mata sehat!” seru seorang santri berusia 12 tahun sambil tersenyum lebar. “Aku berharap bisa mendapatkan kacamata baru agar bisa melihat dengan lebih jelas!” Salah satu relawan dari IROPIN menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk melihat dunia dengan jelas. Kesehatan mata adalah hal yang sangat penting, dan kami senang bisa berkontribusi dalam program ini.” Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), juga hadir dan menyampaikan, “Kesehatan mata adalah investasi masa depan. Dengan memastikan santri memiliki penglihatan yang baik, kita tidak hanya membantu mereka hari ini, tetapi juga membangun generasi yang lebih baik untuk masa depan,” tuturnya dengan penuh semangat. Program "Ramadhan Sehat Bercahaya" ini bukan hanya sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial. Dengan tagline #CahayaZakat, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam zakat, infak, dan sedekah, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat membawa cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan, menciptakan masa depan yang lebih baik untuk generasi penerus bangsa. Dengan semangat berbagi, diharapkan setiap santri dapat melihat dunia dengan lebih jelas dan penuh harapan. Dengan semua keceriaan dan harapan yang terpancar, acara ini menjadi momen yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi. Mari kita terus dukung program-program seperti ini agar lebih banyak santri yang merasakan manfaatnya!
BERITA12/03/2025 | sudrab
Keceriaan Anak Yatim Berbelanja: Cahaya Zakat yang Menghangatkan Hati
Keceriaan Anak Yatim Berbelanja: Cahaya Zakat yang Menghangatkan Hati
Sidoarjo, 11 Maret 2025 – Suasana pusat perbelanjaan di Sidoarjo dipenuhi dengan tawa dan keceriaan saat ratusan anak yatim piatu berbelanja baju baru untuk Lebaran. Dengan semangat yang menggebu, 150 anak-anak ini didampingi oleh orang tua asuh, siap memilih pakaian dan perlengkapan Lebaran yang mereka impikan. Keceriaan mereka terlihat jelas saat memasuki pusat perbelanjaan. Rina, seorang anak berusia 10 tahun, melompat-lompat kegirangan. “Aku mau beli baju baru dan sandal! Ini adalah hari paling menyenangkan!” teriaknya dengan penuh semangat. Suasana menjadi semakin meriah saat anak-anak berlarian memilih baju yang mereka inginkan. Setiap anak menerima santunan senilai Rp 1 juta untuk berbelanja, dengan dukungan dari Baznas Jatim dan Baznas Sidoarjo. “Kalau ada yang kurang, orang tua asuh siap membantu!” ujar Gus Jazuk, Ketua Baznas Sidoarjo, dengan senyum lebar. “Kami ingin semua anak merasakan kebahagiaan di Hari Raya.” Anak-anak tampak asyik memilih baju dan sepatu, saling berdiskusi tentang pilihan mereka. “Coba lihat baju ini! Cantik sekali!” seru salah satu anak sambil menunjuk baju berwarna cerah. Keceriaan mereka adalah cahaya zakat yang menghangatkan hati semua yang hadir. Momen ini bukan hanya tentang berbelanja, tetapi juga tentang merayakan kebersamaan dan cinta. Dengan dukungan dari masyarakat, anak-anak ini merasakan kasih sayang dan perhatian dari semua orang. “Terima kasih kepada semua yang menyelenggarakan acara ini!” seru Rina sambil melambaikan tangannya. Dengan semangat berbagi, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut, memberikan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim piatu di Sidoarjo. “Cahaya zakat ini akan terus bersinar, membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan,” tutup Gus Jazuk dengan penuh harapan.
BERITA11/03/2025 | sudrab
Oase: Cahaya Zakat untuk Kebahagiaan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
Oase: Cahaya Zakat untuk Kebahagiaan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
Sidoarjo, 11 Maret 2025 – Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, Baznas Jawa Timur meluncurkan program Oase, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu. Program ini menjadi momen istimewa bagi 150 anak yatim piatu di Sidoarjo untuk berbelanja baju baru menjelang Lebaran. Ketua Baznas Jatim, KH Ali Maschan Moesa, dengan penuh semangat menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang dirancang untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci. “Kami ingin anak-anak merasakan cinta dan perhatian dari masyarakat. Melalui program ini, mereka bisa memilih baju dan perlengkapan Lebaran yang mereka inginkan,” ungkapnya dengan antusias. Setiap anak mendapatkan santunan senilai Rp 1 juta untuk berbelanja, didukung oleh Baznas Sidoarjo dan Wakil Bupati Sidoarjo. “Kegiatan ini bukan hanya tentang belanja, tetapi juga tentang kebersamaan dan kasih sayang. Ini adalah cahaya zakat yang harus kita jaga dan sebarkan,” tambah Ali. Anak-anak tampak bersemangat saat memasuki pusat perbelanjaan, mata mereka berbinar-binar melihat berbagai pilihan baju dan sepatu. Mereka berlari-lari kecil, saling bertukar pendapat tentang pilihan pakaian yang paling mereka sukai. “Aku mau baju warna merah!” teriak salah satu anak, sementara yang lainnya memilih baju dengan motif ceria. Program Oase bukan hanya sekadar acara, tetapi sebuah perjalanan berbagi yang menyentuh hati. Dalam suasana yang penuh tawa dan keceriaan, anak-anak ini merasakan kasih sayang dari masyarakat dan pemerintah. Setiap senyuman, setiap tawa, adalah pengingat bahwa ada harapan dan cinta di tengah kesulitan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan program ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. “Mari kita teruskan cahaya zakat ini untuk anak-anak kita. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita semua!” tutup Ali dengan penuh harapan.
BERITA11/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat dalam Keceriaan Anak Yatim Piatu Bersama Wakil bupati  Hj. Mimik Idayana
Cahaya Zakat dalam Keceriaan Anak Yatim Piatu Bersama Wakil bupati Hj. Mimik Idayana
Sidoarjo, 11 Maret 2025 – Di tengah suasana ceria menjelang Lebaran, Mimik Idayana, Wakil Bupati Sidoarjo, hadir meramaikan acara istimewa yang diadakan oleh Baznas. Ratusan anak yatim piatu berkesempatan berbelanja baju baru untuk merayakan Hari Raya. Acara ini diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur, mengundang 150 anak yatim piatu ke pusat perbelanjaan ,Ciplaz Ramayana , dengan semangat yang menggebu. Dengan senyuman yang hangat, Mimik Idayana menyapa anak-anak yang penuh semangat. “Hari ini adalah hari yang spesial! Kita semua berkumpul untuk berbagi kebahagiaan. Mari kita lihat baju-baju baru yang bisa kalian pilih untuk Lebaran!” serunya. Suara riuh anak-anak yang penuh kegembiraan mengisi udara, menciptakan suasana yang tak terlupakan. Setiap anak menerima santunan senilai Rp 1 juta, yang berasal dari Baznas Jatim, Baznas Sidoarjo, dan dukungan dari Mimik sendiri. “Kami dari Pemkab Sidoarjo mendukung penuh kegiatan ini. Harapannya, anak-anak yatim di Sidoarjo bisa merasakan kebahagiaan di Hari Raya,” ungkap Mimik dengan penuh semangat. Kehadiran Mimik Idayana dalam acara ini bukan hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yang membutuhkan. Dengan semangat dan keceriaan, ia menjadi inspirasi bagi semua yang hadir, menunjukkan bahwa kebersamaan dan kasih sayang adalah kunci untuk menciptakan kebahagiaan. Anak-anak berlarian dari satu rak ke rak lainnya, dengan mata berbinar-binar memilih pakaian yang mereka impikan. Rina, seorang anak berusia 10 tahun, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Senang sekali bisa beli baju dan sandal baru! Terima kasih kepada semua yang menyelenggarakan acara ini,” serunya dengan senyum lebar. Momen ini bukan hanya tentang berbelanja, tetapi tentang merayakan kebersamaan dan cinta. Mimik Idayana dan semua orang tua asuh yang hadir, saling berbagi tawa dan cerita, menciptakan kenangan yang tak terlupakan. Di bawah cahaya zakat yang bersinar, anak-anak ini merasakan kasih sayang dan perhatian dari masyarakat. Dengan semangat berbagi, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut, membawa kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim piatu di Sidoarjo. “Mari kita teruskan cahaya zakat ini untuk masa depan yang lebih baik!” tutup Mimik dengan penuh harapan.
BERITA11/03/2025 | sudrab
Pimpinan Baznas RI, Nur Chamdani Hadiri Acara "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" di Sidoarjo
Pimpinan Baznas RI, Nur Chamdani Hadiri Acara "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" di Sidoarjo
Sidoarjo, 10 Maret 2025 – Nur Chamdani, Pimpinan Baznas RI bidang Sumber Daya Manusia dan Pelaporan, hadir langsung dalam acara "Gerakan Mata Sehat Bercahaya" yang digelar di Aula Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Acara ini diselenggarakan oleh Rumah Sehat Baznas Sidoarjo dan bertujuan untuk memberikan screening mata dan pemeriksaan refraksi bagi santri setempat. Dalam kesempatan tersebut, Nur Chamdani memberikan motivasi kepada para santri yang hadir. "Jangan sampai berkecil hati dalam menatap masa depan. Asal tetap tekun belajar dan selalu berperilaku baik, masa depan Anda akan cerah," ungkap pria asli Sidoarjo ini. Pesan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat belajar di kalangan santri, terutama di tengah tantangan yang dihadapi. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), yang berharap kolaborasi semacam ini dapat terus dikembangkan dan dilakukan secara rutin. "Kami ingin memastikan bahwa setiap santri mendapatkan perhatian yang layak, terutama dalam hal kesehatan mata," katanya. Sebagaimana diketahui, Pondok Pesantren Al Khoziny merupakan salah satu dari empat pesantren di Sidoarjo yang mendapatkan alokasi kacamata dari Baznas RI melalui Rumah Sehat Baznas. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Baznas, Alfamidi, Yayasan Amal Mata Indonesia, dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran santri terhadap kesehatan mata serta memberikan bantuan kacamata sesuai kebutuhan mereka. Layanan pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata gratis ini ditujukan bagi santri yang mengalami gangguan penglihatan, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan astigmatisme. Baznas berharap program ini dapat membantu santri dalam kegiatan belajar mereka. Selain itu, Baznas RI juga berkomitmen untuk memperluas program kesehatan di pesantren dan sekolah guna meningkatkan kesejahteraan umat. Kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai wilayah untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan semangat "Cahaya Zakat", program ini menjadi simbol harapan bagi santri yang membutuhkan, memberikan mereka kesempatan untuk melihat dunia dengan lebih jelas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam zakat dan sedekah, yang pada akhirnya akan membawa manfaat bagi banyak orang.
BERITA10/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: 100 Kacamata Santri PP Al Hamdaniyah
Cahaya Zakat: 100 Kacamata Santri PP Al Hamdaniyah
Sidoarjo, 10 Maret 2025 – Pagi ini, Pondok Pesantren Al Hamdaniyah di Siwalan Panji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, menjadi saksi kegiatan screening dan pemeriksaan refraksi mata yang diadakan oleh Rumah Sehat Baznas (RSB) Sidoarjo. Acara ini melibatkan 100 santri, baik putra maupun putri, dalam rangka program "Gerakan Mata Sehat Bercahaya". Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Baznas, Alfamidi, Yayasan Amal Mata Indonesia, dan Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (IROPIN). Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi santri, tetapi juga merupakan bagian dari upaya yang lebih besar, yaitu mendukung 400 santri di Sidoarjo dan 10.500 santri di seluruh Indonesia yang mendapatkan dukungan penuh dari sedekah konsumen Alfamidi. KH. M. Hasyim Fahrurrozi, pengasuh Pondok Pesantren Al Hamdaniyah, menyampaikan apresiasinya, “Program ini sangat membantu santri yang memiliki gangguan refraksi seperti rabun jauh dan lainnya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur. Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar (Gus Jazuk), juga hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyatakan, “Kesehatan mata adalah investasi masa depan. Dengan memastikan santri memiliki penglihatan yang baik, kita tidak hanya membantu mereka hari ini, tetapi juga membangun generasi yang lebih baik untuk masa depan.” Ilmiyatul Faidah, salah satu pelaksana RSB Sidoarjo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan setiap santri memiliki penglihatan yang optimal. “Kami akan membagikan 100 kacamata per pondok pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan mata dan vaksinasi influenza bagi pengurus dan takmir masjid,” ujarnya saat berkunjung ke Pondok Pesantren Bahrul Hidayah sebelumnya. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari penuh di empat lokasi berbeda, menegaskan komitmen Baznas dan mitra untuk memberikan pelayanan yang merata kepada santri di Sidoarjo. Program "Ramadhan Sehat Bercahaya" ini tidak hanya sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari semangat berbagi dan kepedulian sosial. Dengan tagline #CahayaZakat, kegiatan ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam zakat, infak, dan sedekah, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat membawa cahaya harapan bagi mereka yang membutuhkan, menciptakan masa depan yang lebih baik untuk generasi penerus bangsa. Dengan semangat berbagi, diharapkan setiap santri dapat melihat dunia dengan lebih jelas dan penuh harapan.
BERITA10/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Menjadi Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Cahaya Zakat: Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Menjadi Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Sidoarjo ,09 Februari 2025 – Dalam sebuah perjalanan inspiratif yang mencerminkan semangat “Cahaya Zakat,” Ayu Biakhlaqir Rossa, S.Si., alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018, telah berhasil membuktikan bahwa impian untuk menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian dapat terwujud. Berasal dari Kota Gresik, Ayu, lulusan S1 Biologi dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya Malang, kini sukses mengembangkan usaha budidaya tanaman hortikultura. Sejak memulai usahanya pada tahun 2019, Ayu menunjukkan dedikasi dan inovasi yang luar biasa. Ia memulai dengan budidaya tanaman hias dan kemudian memperluas jangkauannya ke tanaman obat serta buah-buahan, khususnya melon dan jeruk nipis. Usahanya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ayu menekankan pentingnya peran Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam membentuk mental wirausaha yang kuat. “Pengalaman selama masa pembinaan sangat berharga. Saya mendapatkan pelatihan mengenai etos kerja, kedisiplinan, dan kepemimpinan yang menjadi bekal utama dalam menjalankan bisnis,” ungkapnya. Ayu juga merasa terinspirasi oleh mentor dan sesama penerima beasiswa yang mendorongnya untuk berani menciptakan peluang kerja, bukan hanya sekadar mencari pekerjaan. Dalam dunia yang terus berkembang, Ayu menyadari bahwa tantangan dalam berwirausaha selalu ada. Ia percaya bahwa inovasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. “Resiko akan selalu ada, tetapi setiap resiko adalah tantangan menuju satu level yang lebih tinggi dari sebelumnya,” tambahnya. BAZNAS, sebagai lembaga yang berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat, terus mendukung generasi muda melalui program beasiswa dan pembinaan. Dengan semangat “Cahaya Zakat,” BAZNAS berupaya memberikan kesempatan kepada para mustahik untuk mengembangkan potensi mereka dan berkontribusi bagi masyarakat luas. Ayu Biakhlaqir Rossa adalah contoh nyata dari keberhasilan program ini. Dengan semangat dan kerja keras, ia telah menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, terutama di sektor pertanian yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat. Melalui kisah inspiratif ini, diharapkan banyak generasi muda lainnya dapat terinspirasi untuk mengejar impian mereka dan berani mengambil langkah untuk menciptakan perubahan. BAZNAS akan terus berupaya menjadi jembatan bagi para wirausahawan muda untuk meraih kesuksesan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BERITA09/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Bupati Sidoarjo H. Subandi Lakukan Renovasi RTLH untuk Masyarakat yang Membutuhkan
Cahaya Zakat: Bupati Sidoarjo H. Subandi Lakukan Renovasi RTLH untuk Masyarakat yang Membutuhkan
Sidoarjo, 9 Maret 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Pada pagi hari ini, Bupati Sidoarjo, H. Subandi, Bareng baznas sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua desa, yaitu Desa Jiken Kecamatan Tulangan dan Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon. Acara tersebut dihadiri oleh Kadis Sosial HM Misbahul Munir dan Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar (Gus Jazuk). Bupati Subandi menegaskan bahwa program renovasi ini adalah bagian dari komitmen Pemkab untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. “Kami berusaha keras agar setiap warga yang tidak mampu dapat memiliki hunian yang layak dan nyaman,” ujarnya dengan penuh semangat. Sidak ini membawa Bupati Subandi ke rumah-rumah yang berada dalam kondisi memprihatinkan. Salah satu rumah yang menjadi fokus perhatian adalah milik Suwadi, 71 tahun, di Desa Jiken Tulangan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Dengan adanya perbaikan ini, rumah saya nantinya akan lebih layak untuk ditinggali,” ungkap Suwadi dengan mata berbinar, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas bantuan yang diberikan. Bupati Subandi menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memastikan setiap warga, terutama yang tidak mampu, mendapatkan bantuan. “Semua warga yang tidak mampu dan tidak memiliki biaya untuk memperbaiki rumahnya akan kami bantu, termasuk program kesehatan. Jika tidak punya BPJS Kesehatan, kita kasih gratis. Ini adalah hak mereka sebagai warga Sidoarjo,” tegasnya. Program renovasi ini akan memprioritaskan perbaikan mendesak, seperti atap rumah dan kamar mandi. “Kami ingin memastikan pembangunan yang paling urgent bisa diselesaikan lebih dahulu. Harapannya, warga dapat menikmati Lebaran dengan lebih nyaman dan aman, apalagi sekarang musim hujan,” tambah Bupati Subandi saat meninjau kondisi rumah. Kehadiran Bupati Subandi dalam sidak ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Program bedah rumah ini merupakan bagian dari kebijakan sosial Pemkab Sidoarjo untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. Kerja sama antara Pemkab Sidoarjo dan Baznas diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama menjelang hari-hari besar seperti Lebaran. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat Sidoarjo dapat merasakan perubahan yang signifikan dalam kualitas hidup mereka. Bupati Subandi tidak hanya membawa harapan, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah menuju kesejahteraan itu nyata dan terukur. Dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, program renovasi RTLH menjadi salah satu wujud nyata dari cahaya zakat yang diharapkan dapat menerangi kehidupan masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/03/2025 | sudrab
Nabilah Ayu: Cahaya Zakat untuk Korban Banjir di Pengadegan
Nabilah Ayu: Cahaya Zakat untuk Korban Banjir di Pengadegan
Sidoarjo 8 maret 2025 – Dalam suasana penuh berkah Ramadhan, influencer Nabilah Ayu menjadi sorotan utama saat ia berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam program “Berbagi Bareng BAZNAS.” Kegiatan ini berlangsung di Pengadegan, Pancoran, Jakarta, di mana Nabilah dan tim BAZNAS membagikan hidangan berbuka puasa dan takjil kepada para penyintas banjir.(6 maret 2025) Dengan penuh semangat, Nabilah membagikan 700 porsi Hidangan Berkah Ramadhan dan 1.000 porsi takjil ZFood kepada mereka yang terdampak bencana. “Masya Allah, senang sekali bisa kembali berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Tahun ini adalah tahun ketiga saya ikut serta dalam penyaluran bantuan,” ungkap Nabilah, yang terlihat bahagia saat berinteraksi dengan anak-anak dan keluarga di lokasi. Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memastikan para penyintas banjir mendapatkan hidangan bergizi meskipun dalam kondisi sulit. “Insya Allah, bantuan akan terus berlanjut selama 2-3 hari ke depan, menyesuaikan dengan kebutuhan penyintas,” ujarnya. Dalam pengamatan Nabilah, kondisi warga yang terdampak banjir sangat memprihatinkan. “Bulan Ramadhan seharusnya identik dengan kebersamaan, namun melihat rumah-rumah yang terendam banjir membuat saya merasa sedih. Saya berharap mereka diberikan ketabahan,” katanya dengan nada empati. Salah satu penyintas, Cici, juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan makanan untuk berbuka puasa. Semoga bantuan dari BAZNAS semakin banyak dan berkembang,” ujarnya, menandakan harapan yang menggelora di tengah kesulitan. Hingga saat ini, total bantuan makanan yang telah didistribusikan kepada penyintas banjir di Pengadegan mencapai 1.700 porsi Hidangan Berkah Ramadhan dan 2.700 paket takjil ZFood, menyentuh hati 278 Kepala Keluarga yang terdiri dari 1.112 jiwa di tujuh shelter pengungsian. Kegiatan ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi cahaya zakat yang menerangi harapan bagi mereka yang terdampak. Dalam bulan suci ini, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam membantu sesama, menjadikan Ramadhan lebih bermakna melalui aksi nyata.
BERITA08/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Siapkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah 1446 H
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Siapkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah 1446 H
Sidoarjo, 8 Februari 2025 – Seminggu sudah kita menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 1446 H, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo telah memulai persiapan aktifitas pengumpulan dan penyaluran Zakat Fitrah untuk tahun ini. Dalam rangka menyambut Idul Fitri, Baznas Sidoarjo berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap zakat fitrah yang dihimpun dapat disalurkan dengan tepat dan efisien. Dalam program ini, setiap zakat fitrah yang diterima akan dikemas dalam bentuk paket beras seberat 3 kg per pax. Setiap paket akan dilengkapi dengan label nama muzaki (pemberi zakat) yang mewakili niat mereka. Menariknya, Baznas Sidoarjo juga akan membacakan nama-nama muzaki satu per satu, dan acara ini akan disiarkan secara live setiap harinya. Ini merupakan langkah yang mengedepankan transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam proses zakat. Staf pelaksana Baznas Sidoarjo, Ahmad Hamdani, berharap bahwa tahun ini dapat meningkatkan penghimpunan dan penyaluran Zakat Fitrah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Baznas Sidoarjo berhasil menghimpun dan menyalurkan sekitar 14.000 pax beras, yang setara dengan 42 ton beras jenis premium. “Kami ingin lebih banyak lagi masyarakat yang terlibat dalam program ini, karena Zakat Fitrah bukan hanya kewajiban, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dan memberikan kebahagiaan kepada sesama,” ungkap Ahmad. Kegiatan ini sejalan dengan tema Cahaya Zakat yang diusung oleh Baznas, yang mengajak masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai cahaya dalam kehidupan, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Melalui Zakat Fitrah, kita tidak hanya membersihkan diri dari dosa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada mereka yang membutuhkan. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi, dan setiap zakat yang dikeluarkan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Baznas Sidoarjo berkomitmen untuk menjadikan setiap zakat yang dihimpun sebagai sarana untuk menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi semua. Dengan semangat Ramadhan berkah, mari kita dukung Baznas Sidoarjo dalam upaya meningkatkan penghimpunan dan penyaluran Zakat Fitrah tahun ini. Setiap kontribusi, sekecil apapun, akan berarti besar bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita bersatu dalam semangat berbagi dan menjadikan Ramadhan kali ini lebih bermakna. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengumpulan dan penyaluran Zakat Fitrah, silakan kunjungi situs resmi Baznas Sidoarjo di [kabsidoarjo.baznas.go.id](http://kabsidoarjo.baznas.go.id) atau hubungi layanan pelanggan di nomor 085-943-638-999. Bersama kita bisa, bersama kita berbagi!
BERITA08/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Gelar Pengajian dan Halaqoh Keislaman Selama Bulan Ramadhan 1446 H
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Gelar Pengajian dan Halaqoh Keislaman Selama Bulan Ramadhan 1446 H
Sidoarjo, 7 Februari 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo menggelar kegiatan pengajian dan halaqoh keislaman di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu lokasi yang menjadi pusat kegiatan adalah Mushollah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan pegawai dari berbagai tingkatan dan golongan, yang tampak khusyuk mengikuti kajian. Tema yang diangkat kali ini adalah “Keutamaan Bulan Ramadhan”, disampaikan oleh Ustadz Kholid Musyaddad, salah satu pelaksana (amil) Baznas Sidoarjo. Dalam ceramahnya, Ustadz Kholid menekankan pentingnya bulan Ramadhan sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. “Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita untuk meningkatkan amal ibadah. Setiap perbuatan baik yang kita lakukan di bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya,” ungkap Ustadz Kholid, mengajak peserta untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Acara ini juga dihadiri oleh PLT Kepala Dinas PMD dan Ibu Kepala Dinas DP3AKB, yang terlihat aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pengajian. Kehadiran para pimpinan dinas menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan penguatan spiritual di lingkungan kerja. Kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari upaya Baznas Sidoarjo untuk menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat sebagai salah satu pilar dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan tema "Cahaya Zakat", Baznas mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam program-program sosial yang bermanfaat bagi sesama. Ramadhan menjadi momen spesial untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap individu dapat merasakan pentingnya berbagi dan berkontribusi terhadap masyarakat, terutama dalam bentuk zakat dan sedekah. Baznas Sidoarjo berkomitmen untuk terus menjalankan program-program keagamaan dan sosial, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sidoarjo. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, mari kita jadikan bulan ini sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan berbagi kepada sesama. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan Baznas Sidoarjo dan program-programnya, silakan kunjungi website resmi kami. Semoga cahaya zakat terus menerangi kehidupan kita semua.
BERITA07/03/2025 | sudrab
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Salurkan Bantuan untuk Pembangunan TK Wahid Hasyim
Cahaya Zakat: Baznas Sidoarjo Salurkan Bantuan untuk Pembangunan TK Wahid Hasyim
Sidoarjo, 7 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan partisipasi pembangunan kepada Taman Kanak-Kanak (TK) Wahid Hasyim. Acara serah terima bantuan berlangsung di kantor Baznas Sidoarjo, dihadiri oleh Ibu Lailil Luhul Mahfudloh, S.Pd, Kepala Sekolah TK Wahid Hasyim. Bantuan ini merupakan bagian dari program "Sidoarjo Cerdas", yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di daerah tersebut. Ibu Lailil menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diterima. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah ini," ungkapnya. M. Sofwan, staf pelaksana Baznas Sidoarjo, menekankan pentingnya penyaluran bantuan ini meskipun bulan Ramadhan menjadi waktu yang sangat sibuk bagi Baznas. "Kami tetap berkomitmen untuk menjalankan program-program reguler kami, termasuk penyaluran bantuan pendidikan. Meskipun volume bantuan sedikit berkurang, semangat untuk berbagi tetap tinggi," jelasnya. Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh berkah, di mana semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin menguat. Melalui program "Cahaya Zakat", Baznas Sidoarjo berusaha menjadi penerang bagi masyarakat yang membutuhkan. Setiap kontribusi dari masyarakat, baik zakat, infaq, maupun sedekah, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak orang. Pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan masyarakat. Dengan adanya dukungan dari Baznas, lembaga pendidikan seperti TK Wahid Hasyim diharapkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masa depan anak-anak. "Kami percaya bahwa pendidikan yang baik akan menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia," tambah Ibu Lailil. Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Setiap tindakan kecil dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan orang lain. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, mari kita bersama-sama berpartisipasi dalam program-program sosial yang mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Baznas Sidoarjo berkomitmen untuk terus melanjutkan program-programnya demi menciptakan Sidoarjo yang lebih cerdas, peduli, dan sejahtera. Semoga setiap langkah yang diambil dapat menjadi cahaya harapan bagi masa depan yang lebih baik.
BERITA07/03/2025 | sudrab
Ramadhan Berkah: Raim Laode Serukan Kebahagiaan Berbagi Melalui Zakat
Ramadhan Berkah: Raim Laode Serukan Kebahagiaan Berbagi Melalui Zakat
Sidoarjo, 6 Maret 2025 — Dalam semangat Ramadhan yang penuh berkah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan musisi dan komedian Raim Laode untuk mengajak masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Kampanye ini bertujuan untuk mengajak semua lapisan masyarakat merasakan kebahagiaan berbagi di bulan suci ini. “Halo sahabat BAZNAS, saya Raim Laode ingin mengajak teman-teman semua untuk merasakan indahnya berbagi, apalagi di bulan yang penuh keberkahan ini. Teman-teman bisa menunaikan zakat dan bersedekah melalui BAZNAS,” ungkap Raim Laode dengan antusias. Raim menekankan kemudahan dalam menunaikan zakat di era digital. “Caranya sangat mudah, cukup kunjungi web baznas (kabsidoarjo.baznas.go.id, baznas sidoarjo red), semua informasi terkait zakat, infak, dan sedekah tersedia di sana,” tambahnya. Dengan gaya khasnya, ia mengingatkan masyarakat tentang pentingnya zakat, “Percuma ganteng, kalau tidak bayar zakat,” ujarnya sambil tersenyum, mengajak tawa dan refleksi. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menyambut baik ajakan Raim Laode dalam kampanye Ramadhan ini. “Kami mengapresiasi peran serta Raim Laode dalam menyebarkan pesan kebaikan. Kehadiran figur publik seperti Raim tentu berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta. Zakat, menurut Rizaludin, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. “Dengan berzakat, masyarakat tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” tambahnya. BAZNAS terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. “Kami telah menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang memungkinkan muzaki menunaikan kewajibannya dengan aman dan nyaman,” jelas Rizaludin. Lebih dari sekadar menyalurkan zakat, BAZNAS juga berkomitmen untuk menyalurkan dana tersebut ke berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial. “Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS akan disalurkan kepada mereka yang berhak, mulai dari program bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik,” kata Rizaludin. Sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat di Indonesia, BAZNAS memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap programnya. “Kami berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat dengan amanah dan profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” tutup Rizaludin. Kampanye ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk berbagi, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya kepedulian terhadap sesama di bulan yang penuh berkah ini. Dengan semangat berbagi, mari kita wujudkan "Cahaya Zakat" dan ciptakan perubahan yang berarti bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | sudrab
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat