WhatsApp Icon
Membuka Pintu Masa Depan: BAZNAS Sidoarjo Salurkan Dukungan Pendidikan di SDN Klurak

SIDOARJO – Investasi terbaik bagi sebuah bangsa tidak selalu berupa infrastruktur fisik, melainkan melalui jaminan keberlanjutan pendidikan bagi generasi mudanya. Semangat inilah yang dibawa oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo saat menyambangi SDN Klurak, Kecamatan Candi, pada Rabu (25/2/2026). Melalui kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan biaya pendidikan bagi para siswa yang memiliki cita-cita besar namun terkendala keterbatasan ekonomi keluarga.

Tepat pukul 10.00 WIB, suasana hangat menyelimuti SDN Klurak saat tim pelaksana BAZNAS Sidoarjo, M. Sofwan dan Syukron In’am, tiba di lokasi. Kedatangan mereka bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk memastikan bahwa anak-anak di Desa Klurak tidak ada yang terpaksa menanggalkan seragam sekolahnya karena alasan biaya.

Berdasarkan hasil asesmen mendalam yang dilakukan tim lapangan, terdapat 8 siswa di SDN Klurak yang masuk dalam kriteria penerima manfaat. Mereka berasal dari keluarga prasejahtera yang sedang berjuang keras memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penyaluran bantuan biaya pendidikan ini diharapkan menjadi "napas baru" bagi para orang tua siswa, sehingga fokus anak-anak kembali sepenuhnya pada buku dan prestasi, bukan pada kecemasan akan biaya operasional sekolah.

Dilihat dari perspektif Social Return on Investment (SROI), dukungan yang diberikan BAZNAS Sidoarjo ini memiliki nilai manfaat yang berlipat ganda. Secara jangka pendek, bantuan ini memenuhi kebutuhan mendesak siswa. Namun, secara jangka panjang, zakat yang disalurkan berfungsi sebagai jaring pengaman sosial yang mencegah degradasi kualitas SDM di tingkat lokal. Dengan tetap bersekolah, anak-anak ini memiliki peluang lebih besar untuk memutus rantai kemiskinan di keluarga mereka di masa depan. Setiap rupiah zakat yang ditunaikan oleh para muzakki bertransformasi menjadi investasi intelektual dan moral yang akan menguatkan struktur sosial masyarakat Sidoarjo.

Sinergi antara sekolah, pemerintah, dan lembaga amil zakat seperti BAZNAS menjadi kunci keberhasilan program ini. Tim BAZNAS menyadari bahwa kehadiran mereka adalah perpanjangan tangan dari kebaikan hati para donatur yang ingin melihat Indonesia lebih kuat melalui tangan-tangan cerdas anak-anak daerah.

"Pendidikan adalah fondasi utama dari kemandirian umat. Kami di BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah sekolah seperti SDN Klurak ini untuk memastikan zakat hadir sebagai solusi nyata. Kami ingin anak-anak kita merasa bahwa mereka tidak sendirian dalam merajut mimpi," ujar Syukron In’am, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, di sela-sela kegiatan.

Penyaluran di SDN Klurak ini menambah deretan aksi nyata BAZNAS Sidoarjo dalam mendistribusikan manfaat zakat secara transparan dan tepat sasaran. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menguatkan sesama melalui zakat, karena dari zakatlah kekuatan Indonesia dimulai.


Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui:

  • Saluran Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id/bayarzakat
  • Transfer Rekening Bank (A.N Baznas Sidoarjo):
    • Bank Jatim: 0261011522
    • BCA: 8292799992
    • BSI: 7135558887
    • Bank Jatim Syariah: 6202222069
    • BPR Bank Delta Artha: 10110108490

 

25/02/2026 | Kontributor: sudrab
Sinergi Religi dan Edukasi: BAZNAS Sidoarjo Bantu Pembangunan Mushola SDN Candi 1

SIDOARJO – BAZNAS Sidoarjo juga menaruh perhatian besar pada sarana prasarana penunjang karakter siswa. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan partisipasi untuk renovasi Mushola SDN Candi 1, Kecamatan Candi pada Rabu (25/2/2026).

Dukungan ini diberikan untuk menunjang kenyamanan ibadah dan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan bagi siswa dan guru. Fasilitas ibadah yang memadai di sekolah diharapkan menjadi pusat pembentukan akhlak mulia bagi generasi muda.

Investasi sosial (SROI) dari dukungan sarana ibadah ini sangat luas. Mushola yang layak akan menjadi laboratorium karakter yang membentuk etika siswa, yang merupakan komponen tak terpisahkan dari kualitas pendidikan nasional di masa depan.

"Mushola adalah jantung karakter sekolah. BAZNAS Sidoarjo hadir memberikan dukungan partisipasi agar sarana ibadah di SDN Candi 1 lebih optimal fungsinya. Inilah esensi dari Zakat Menguatkan Indonesia," pungkas perwakilan BAZNAS Sidoarjo.

Saluran Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id/bayarzakat

Transfer Rekening Bank: Bank Jatim 0261011522 | BCA 8292799992 | BSI 7135558887 | Bank Jatim Syariah 6202222069 | BPR Bank Delta Artha 10110108490 (A.N Baznas Sidoarjo)

 

 

25/02/2026 | Kontributor: sudrab
Merajut Mimpi di SDN Gelam 1 Bersama BAZNAS Sidoarjo

SIDOARJO – Langkah nyata mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan terus diupayakan BAZNAS Sidoarjo. Sebanyak 10 siswa di SDN Gelam 1, Kecamatan Candi, menerima bantuan biaya pendidikan sebagai bentuk kepedulian umat pada Rabu (25/2/2026).

Penyaluran dukungan pendidikan ini diserahkan oleh petugas pelaksana kepada siswa yang membutuhkan. Momen ini menjadi secercah harapan bagi para wali murid agar putra-putri mereka tetap bisa mengenyam pendidikan dasar dengan layak.

Secara strategis, bantuan ini meningkatkan social value zakat di mata masyarakat Gelam. Dengan membantu keberlanjutan sekolah 10 siswa, BAZNAS telah menanam investasi jangka panjang dalam menciptakan komunitas yang lebih berdaya di masa depan melalui pendidikan.

"Program ini bukan sekadar bantuan biaya, tapi memberi harapan. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen mendampingi anak-anak hebat dari keluarga dhuafa agar mereka berani bermimpi setinggi langit," ujar Syukron In’am.

Saluran Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id/bayarzakat

Transfer Rekening Bank: Bank Jatim 0261011522 | BCA 8292799992 | BSI 7135558887 | Bank Jatim Syariah 6202222069 | BPR Bank Delta Artha 10110108490 (A.N Baznas Sidoarjo)

25/02/2026 | Kontributor: sudrab
Peduli Pendidikan, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan di SDN Bligo

SIDOARJO – Akselerasi program pendidikan dhuafa terus digencarkan oleh BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Pada Rabu siang (25/2/2026), SDN Bligo, Kecamatan Candi, menjadi lokasi distribusi bantuan pendidikan bagi 10 siswa terpilih dari keluarga prasejahtera.

Tim pelaksana BAZNAS Sidoarjo menyerahkan dukungan biaya pendidikan bagi siswa yang memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala secara finansial. Verifikasi dilakukan secara faktual agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang tepat.

Melalui pendekatan SROI, bantuan ini diproyeksikan memberikan pengembalian sosial berupa peningkatan taraf literasi di Desa Bligo. Zakat memberikan pengakuan sosial bagi anak-anak kurang mampu agar mereka tetap percaya diri dan fokus pada prestasi di lingkungan sekolah.

"Bantuan di SDN Bligo ini adalah amanah para muzakki. Kami berharap dukungan ini menguatkan semangat belajar anak-anak, sehingga zakat benar-benar menjadi fondasi kemandirian keluarga mereka," tutur M. Sofwan.

Saluran Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id/bayarzakat

Transfer Rekening Bank: Bank Jatim 0261011522 | BCA 8292799992 | BSI 7135558887 | Bank Jatim Syariah 6202222069 | BPR Bank Delta Artha 10110108490 (A.N Baznas Sidoarjo)

25/02/2026 | Kontributor: sudrab
Investasi Masa Depan: 10 Siswa SDN Balonggabus Terima Bantuan BAZNAS Sidoarjo

SIDOARJO – Keberlanjutan pendidikan menjadi fokus utama BAZNAS Sidoarjo dalam mendistribusikan dana umat. Bertempat di SDN Balonggabus, Kecamatan Candi, BAZNAS menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 10 siswa yang membutuhkan pada Rabu (25/2/2026).

Program ini merupakan implementasi dari visi memberdayakan mustahik melalui pendidikan berkualitas. Dana stimulan yang diberikan diharapkan dapat menunjang segala kelancaran studi para siswa hingga tuntas.

Dampak sosial (SROI) dari bantuan ini sangat signifikan. Zakat yang disalurkan berfungsi sebagai "modal pintar" yang mencegah potensi putus sekolah akibat tekanan ekonomi keluarga, sehingga anak-anak tidak terpaksa berhenti belajar untuk bekerja.

"Kami ingin zakat benar-benar menjadi pilar kekuatan. Di SDN Balonggabus, bantuan ini adalah bentuk kehadiran negara dan agama melalui BAZNAS untuk menjaga masa depan generasi penerus bangsa," ungkap Syukron In’am.

Saluran Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id/bayarzakat

Transfer Rekening Bank: Bank Jatim 0261011522 | BCA 8292799992 | BSI 7135558887 | Bank Jatim Syariah 6202222069 | BPR Bank Delta Artha 10110108490 (A.N Baznas Sidoarjo)

25/02/2026 | Kontributor: sudrab

Berita Terbaru

Menebar Maslahat, Memperkuat Sinergi: BAZNAS Sidoarjo Matangkan Agenda Filantropi Ramadhan 2026
Menebar Maslahat, Memperkuat Sinergi: BAZNAS Sidoarjo Matangkan Agenda Filantropi Ramadhan 2026
SIDOARJO – Di bawah langit Jalan Pahlawan No. 10, gema semangat filantropi mulai ditabuh. BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi bersama Kasi Kessos Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (12/02/2026). Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah awal menggaungkan kampanye nasional "Zakat Menguatkan Indonesia" melalui balutan kearifan lokal bertajuk #RamadhanTangguh. Rapat ini menjadi momentum krusial untuk memastikan bahwa setiap butir beras zakat dan setiap rupiah sedekah menjadi instrumen penguat ekonomi umat, terutama bagi mereka yang berada di garis kemiskinan. Ketangguhan Dimulai dari Kepastian Ibadah Ketua BAZNAS melalui forum ini menetapkan konversi zakat fitrah sebesar Rp50.000 (3 kg beras terbaik) dan fidyah sebesar Rp45.000. Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan bentuk komitmen untuk memberikan kualitas terbaik bagi para mustahik (penerima zakat). Dengan informasi yang lebih awal, diharapkan masyarakat Sidoarjo dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih tenang dan terencana. Distribusi Berbasis Pemetaan: Menguatkan yang Rapuh Semangat #RamadhanTangguh diwujudkan melalui sistem distribusi zakat fitrah yang lebih presisi. BAZNAS meminta setiap kecamatan memetakan "kantong kemiskinan" di wilayahnya. Target: 125 paket beras per desa terpilih. Sinergi: Kolaborasi logistik dengan kendaraan operasional desa untuk memastikan bantuan sampai ke pintu-pintu rumah warga tanpa hambatan. Memuliakan Para Penjaga Keikhlasan Zakat juga menyasar mereka yang selama ini bekerja dalam senyap. Para penjaga makam, penjaga masjid, hingga tenaga kebersihan kantor kecamatan akan menerima paket Ramadhan berupa uang tunai dan sarung. Ini adalah simbol apresiasi bagi mereka yang menjaga pilar-pilar sosial dan spiritual di Sidoarjo agar tetap tangguh berdiri. Puncak Kebahagiaan: Santunan 1.000 Anak Yatim Sebagai mahkota dari rangkaian program Ramadhan, BAZNAS akan menghadirkan senyum bagi 1.000 anak yatim pada 15 Maret mendatang. Tidak hanya santunan uang tunai dan alat tulis, anak-anak ini juga akan mendapatkan bantuan transport dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ini adalah bukti bahwa sinergi zakat mampu melintasi batas birokrasi demi menguatkan masa depan generasi bangsa. Mengetuk Pintu Langit, Menguatkan Bumi Sidoarjo "Zakat Menguatkan Indonesia bukan sekadar slogan. Di Sidoarjo, kita terjemahkan itu dengan aksi nyata melalui Ramadhan Tangguh. Kita ingin memastikan bahwa saat Idul Fitri tiba, tidak ada satupun warga Sidoarjo yang merasa sendirian dalam kekurangan," ujar Chasbil Azis salju Sodar ,ketua BAZNAS Sidoarjo (gus jazuk). Melalui koordinasi ini, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan 2026 sebagai titik balik ketangguhan ekonomi dan sosial, dimulai dari zakat yang dikelola dengan hebat.
BERITA12/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Pastikan Keberlanjutan Pendidikan 10 Siswa SMP Persatuan Unggulan Krembung
BAZNAS Sidoarjo Pastikan Keberlanjutan Pendidikan 10 Siswa SMP Persatuan Unggulan Krembung
SIDOARJO – Pendidikan adalah hak dasar yang harus tetap terjaga bagi setiap anak, tanpa terkecuali. Semangat inilah yang dibawa oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo saat menyambangi SMP Persatuan Unggulan, Kecamatan Krembung, pada Rabu (11/02/2026). Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Sidoarjo secara resmi mendistribusikan bantuan biaya pendidikan bagi 10 siswa-siswi yang terpilih sebagai penerima manfaat. Kegiatan pendistribusian yang berlangsung khidmat antara pukul 11.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, H. Achmad Saleh, yang didampingi oleh Kepala SMP Persatuan Unggulan. Kehadiran tim BAZNAS di tengah-tengah para siswa dan guru menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu menjadi solusi konkret bagi persoalan akses pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Sepuluh siswa yang menerima bantuan tersebut merupakan pelajar yang berdasarkan hasil asesmen memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala oleh keterbatasan ekonomi keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat menutupi kebutuhan operasional sekolah, mulai dari biaya penunjang pembelajaran hingga kebutuhan administratif lainnya, sehingga para siswa dapat kembali fokus mengejar cita-cita mereka. Zakat Menguatkan Indonesia Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, H. Achmad Saleh, menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari kampanye besar Zakat Menguatkan Indonesia. Ia menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen pemberdayaan umat yang sangat efektif dalam menguatkan fondasi bangsa melalui sektor pendidikan. "Kami hadir di SMP Persatuan Unggulan ini untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Bantuan pendidikan ini adalah bentuk investasi sosial kita untuk masa depan anak-anak Sidoarjo. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi siswa yang merasa cemas atau berkecil hati karena kendala biaya sekolah. Melalui zakat yang Anda tunaikan, kita bersama-sama menguatkan Indonesia dari bangku sekolah," ujar H. Achmad Saleh dengan penuh penekanan. Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini sangat krusial dalam mencetak generasi Ramadhan Tangguh yang mandiri dan berdaya di masa depan. Pendidikan yang kuat akan melahirkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dalam menghadapi tantangan zaman. Harapan bagi Masa Depan Pihak sekolah mengapresiasi langkah cepat dan nyata dari BAZNAS Sidoarjo. Kepala SMP Persatuan Unggulan menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi para siswa penerima manfaat yang selama ini berjuang di tengah keterbatasan. Dengan adanya dukungan ini, beban psikologis anak-anak akibat kendala finansial dapat terangkat, digantikan dengan semangat baru untuk berprestasi. Momen penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Para siswa terlihat tersenyum lega saat menerima bantuan yang diserahkan secara langsung oleh Bapak Achmad Saleh. Penyerahan bantuan ini juga dibalut dengan gaya jurnalistik filantropi yang mengedepankan sisi kemanusiaan dan empati, mengajak masyarakat luas untuk menyadari betapa besarnya dampak dari selembar rupiah zakat yang disalurkan melalui lembaga resmi. Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kebermanfaatan. Program bantuan pendidikan di Krembung ini hanyalah satu dari sekian banyak langkah strategis BAZNAS untuk mewujudkan Sidoarjo yang lebih sejahtera dan berpendidikan. Melalui semangat transparansi dan akuntabilitas, BAZNAS mengajak seluruh warga Sidoarjo untuk terus mendukung program-program kemanusiaan demi menguatkan saudara-saudara kita yang membutuhkan.
BERITA12/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Stimulan untuk Musholla Al Fattah Pekarungan
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Stimulan untuk Musholla Al Fattah Pekarungan
SIDOARJO – Tempat ibadah yang nyaman merupakan kunci khusyuknya masyarakat dalam mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dalam rangka meningkatkan fasilitas ibadah warga, BAZNAS Sidoarjo mendistribusikan bantuan untuk Musholla Al Fattah yang berlokasi di Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, pada Rabu (11/2/2026) pukul 08.30 WIB. Petugas BAZNAS Sidoarjo, M. Kholid Musyaddad, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Bapak Anang dan Bapak Waji selaku perwakilan pengurus musholla. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung perbaikan sarana dan prasarana musholla agar lebih memadai dalam menampung jamaah, terutama dalam menyambut rangkaian ibadah shalat tarawih dan kegiatan keagamaan lainnya di bulan suci mendatang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar BAZNAS dalam memperkuat dakwah dan sarana ibadah melalui kampanye Zakat Menguatkan Indonesia. Musholla sebagai pusat kegiatan umat di tingkat desa memerlukan perhatian agar fungsinya sebagai tempat edukasi dan sosialisasi keagamaan dapat berjalan optimal. Dengan bantuan stimulan ini, diharapkan masyarakat secara swadaya dapat tergerak untuk semakin memakmurkan Musholla Al Fattah. Melalui spirit Ramadhan Tangguh, BAZNAS ingin memastikan bahwa setiap sudut Sidoarjo memiliki tempat ibadah yang layak dan bersih. "Kenyamanan jamaah adalah prioritas kami, apalagi menjelang Ramadhan. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi para muzakki yang telah memercayakan zakatnya melalui BAZNAS Sidoarjo," ungkap M. Kholid di sela-sela penyerahan bantuan.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Aksi Kemanusiaan di Kalidawir: BAZNAS Sidoarjo Serahkan Kursi Roda untuk Bapak Macshun
Aksi Kemanusiaan di Kalidawir: BAZNAS Sidoarjo Serahkan Kursi Roda untuk Bapak Macshun
SIDOARJO – Menjangkau yang tak terjangkau, BAZNAS Sidoarjo terus bergerak hingga ke pelosok desa untuk memastikan bantuan alat kesehatan menyentuh mereka yang membutuhkan. Pada Rabu (11/2/2026), Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, Bapak Achmad Saleh, memimpin langsung distribusi bantuan kursi roda di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Macshun, seorang warga yang mengalami gangguan kesehatan yang menghambat aktivitas motoriknya. Penyerahan kursi roda ini dilaksanakan di rumah Bapak Macshun dengan disaksikan oleh perangkat desa setempat guna memastikan transparansi proses distribusi. Raut wajah syukur terpancar dari pihak keluarga saat menerima alat bantu yang selama ini sangat diharapkan. Bapak Achmad Saleh menyampaikan bahwa pemberian kursi roda ini adalah bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dana umat demi kesejahteraan warga Sidoarjo. Semangat Zakat Menguatkan Indonesia tercermin dari bagaimana dana zakat dapat diubah menjadi alat penunjang hidup yang sangat berarti bagi para lansia dan warga sakit yang memerlukan mobilitas. Program distribusi ini juga menjadi persiapan dalam menyongsong Ramadhan Tangguh. BAZNAS ingin memberikan kado istimewa bagi para mustahik agar mereka dapat menyambut bulan Ramadhan dengan kondisi yang lebih baik. Melalui gaya jurnalistik filantropi yang empatik, BAZNAS terus mengedukasi masyarakat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga solusi nyata atas persoalan sosial dan kesehatan di tengah masyarakat.
BERITA11/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Berikan Bantuan Pendidikan untuk 6 Siswa SD Muhammadiyah 5 Porong
BAZNAS Sidoarjo Berikan Bantuan Pendidikan untuk 6 Siswa SD Muhammadiyah 5 Porong
SIDOARJO – Sektor pendidikan di wilayah Porong kembali menjadi perhatian BAZNAS Sidoarjo. Pada Rabu (11/2/2026), Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, Bapak Achmad Saleh, melakukan kunjungan kerja sekaligus mendistribusikan bantuan pendidikan di SD Muhammadiyah 5 Porong. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan bantuan pendidikan di wilayah Sidoarjo Selatan. Sebanyak 6 siswa-siswi SD Muhammadiyah 5 Porong ditetapkan sebagai penerima manfaat dalam program ini. Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak Achmad Saleh didampingi oleh Kepala Sekolah setempat. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional sekolah para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga prestasi akademik mereka tetap terjaga tanpa terkendala masalah finansial. Visi Zakat Menguatkan Indonesia terus diimplementasikan BAZNAS melalui program-program yang menyentuh akar rumput. Dengan membantu anak-anak di tingkat sekolah dasar, BAZNAS berupaya membangun fondasi sumber daya manusia yang tangguh bagi masa depan Sidoarjo. Sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mengidentifikasi lebih dini siswa-siswa yang memerlukan bantuan serupa. Dalam rangka mewujudkan Ramadhan Tangguh, BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus menebar manfaat pendidikan. Pendidikan yang layak adalah hak setiap anak, dan melalui dana zakat, hambatan ekonomi dapat diatasi secara bertahap. Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus rajit belajar dan berprestasi, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Pastikan Keberlanjutan Sekolah, BAZNAS Bantu Pelunasan Biaya Pendidikan Siswi MI Ma'arif Ketegan
Pastikan Keberlanjutan Sekolah, BAZNAS Bantu Pelunasan Biaya Pendidikan Siswi MI Ma'arif Ketegan
SIDOARJO – Tunggakan biaya sekolah seringkali menjadi beban mental bagi siswa di tengah semangat mereka menuntut ilmu. Kasus ini dialami oleh adik Artika Miladiya, seorang siswi yang sedang menempuh pendidikan di MI Ma'arif Ketegan, Tanggulangin. Mengatasi persoalan tersebut, BAZNAS Sidoarjo hadir memberikan bantuan biaya pendidikan pada Rabu (11/2/2026) pagi. Kedatangan petugas BAZNAS, Syukron dan Sofwan, disambut langsung oleh Wakil Kepala Sekolah MI Ma'arif Ketegan. Bantuan ini secara khusus dialokasikan untuk menyelesaikan tunggakan sekolah adik Artika yang selama ini belum mampu dipenuhi oleh pihak keluarga. Dengan pelunasan ini, status administratif Artika di sekolah menjadi bersih, sehingga ia dapat mengikuti proses belajar-mengajar dan ujian dengan tenang tanpa rasa khawatir. Program ini menjadi bukti nyata bahwa Zakat Menguatkan Indonesia. BAZNAS Sidoarjo memprioritaskan bantuan pendidikan untuk mencegah adanya anak putus sekolah di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Melalui sinergi dengan lembaga pendidikan, BAZNAS memastikan dana zakat terserap secara efektif untuk membantu siswa berprestasi maupun siswa yang sedang mengalami kesulitan finansial. Memasuki periode Ramadhan Tangguh, kepedulian terhadap yatim dan duafa di sektor pendidikan menjadi sangat krusial. BAZNAS berharap langkah ini dapat memberikan inspirasi bagi instansi lain untuk turut peduli terhadap nasib pendidikan anak bangsa. Bantuan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan jembatan bagi adik Artika untuk terus merajut cita-cita demi masa depan yang lebih cerah bagi keluarganya.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Berikan Harapan Baru, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Kursi Roda untuk Ahmad Saiful
Berikan Harapan Baru, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Kursi Roda untuk Ahmad Saiful
SIDOARJO – Keterbatasan mobilitas seringkali menjadi tembok penghalang bagi penyandang disabilitas untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Guna meruntuhkan tembok tersebut, BAZNAS Sidoarjo menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada Mas Ahmad Saiful (35), seorang pemuda disabilitas yang berdomisili di Desa Sumorame, Kecamatan Candi, pada Rabu (11/2/2026). Penyerahan bantuan dilakukan oleh petugas BAZNAS Sidoarjo, Syukron dan Sofwan, dengan disaksikan secara langsung oleh perangkat desa Sumorame. Kursi roda ini diberikan setelah melalui proses asesmen yang menunjukkan bahwa Ahmad Saiful sangat membutuhkan alat bantu untuk menunjang kemandiriannya dalam beraktivitas sehari-hari. Langkah ini selaras dengan kampanye Zakat Menguatkan Indonesia, yang menekankan pada pemberdayaan dan peningkatan martabat hidup penerima manfaat. Dengan adanya kursi roda ini, Ahmad Saiful diharapkan memiliki semangat baru untuk tetap produktif dan tidak merasa terisolasi. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyisir warga Sidoarjo yang membutuhkan alat bantu kesehatan agar tidak ada lagi warga yang terkendala mobilitas fisiknya. Dalam suasana menjelang bulan suci, melalui semangat Ramadhan Tangguh, BAZNAS mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melihat lebih dekat kebutuhan saudara-saudara kita yang difabel. Dukungan berupa alat bantu seperti ini adalah bentuk nyata transformasi zakat dari konsumtif menjadi produktif secara sosial. Kursi roda bukan sekadar alat, melainkan kaki bagi mereka yang ingin terus melangkah maju menggapai harapan di tengah keterbatasan.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Sentuhan Kasih BAZNAS Sidoarjo untuk Pak Giyono, Lansia Penyintas Stroke di Sumorame
Sentuhan Kasih BAZNAS Sidoarjo untuk Pak Giyono, Lansia Penyintas Stroke di Sumorame
SIDOARJO – Ujian kesehatan seringkali datang beriringan dengan beban ekonomi yang berat. Kondisi inilah yang dialami oleh Bapak Giyono (61), warga Desa Sumorame, Kecamatan Candi. Selama kurang lebih satu tahun terakhir, beliau hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur akibat serangan stroke yang dideritanya. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS Sidoarjo hadir memberikan bantuan biaya pengobatan pada Rabu (11/2/2026). Tim pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang terdiri dari Syukron dan Sofwan tiba di lokasi pukul 10.00 WIB didampingi oleh perangkat desa setempat. Kehadiran tim BAZNAS ke rumah Pak Giyono merupakan wujud nyata kepedulian terhadap mustahik yang sedang dalam masa pemulihan medis jangka panjang. Bantuan yang diberikan difokuskan untuk meringankan biaya perawatan dan pemenuhan kebutuhan medis harian yang tidak sepenuhnya terjangkau oleh keluarga. Aksi kemanusiaan ini dibalut dalam semangat Zakat Menguatkan Indonesia. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola, BAZNAS berupaya hadir sebagai solusi bagi warga yang kesulitan mengakses perawatan kesehatan yang layak. Dengan bantuan ini, diharapkan beban keluarga Pak Giyono dapat berkurang, sehingga fokus utama keluarga dapat tertuju pada proses kesembuhan beliau. Program bantuan kesehatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Ramadhan Tangguh. Di saat masyarakat bersiap menyambut bulan suci, BAZNAS ingin memastikan bahwa mereka yang sedang sakit tidak merasa sendirian. Empati yang dihadirkan melalui gaya jurnalistik filantropi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk terus berbagi melalui lembaga resmi. Semoga bantuan ini menjadi wasilah kesembuhan bagi Pak Giyono dan menjadi keberkahan bagi para donatur.
BERITA11/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 10 Siswa SDN Jambangan
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 10 Siswa SDN Jambangan
SIDOARJO – Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa yang bermartabat. Menyadari hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo terus konsisten menggulirkan program bantuan pendidikan bagi masyarakat prasejahtera. Pada Rabu (11/2/2026), tim BAZNAS Sidoarjo melaksanakan pendistribusian bantuan biaya pendidikan di SDN Jambangan, Kecamatan Candi. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh petugas pelaksana BAZNAS Sidoarjo, Syukron dan Sofwan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak sekolah dan para wali murid yang telah menunggu di lokasi. Berdasarkan hasil asesmen mendalam yang dilakukan sebelumnya, terdapat 10 siswa-siswi yang ditetapkan sebagai penerima manfaat karena kondisi ekonomi keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan untuk biaya penunjang sekolah. Program ini merupakan bagian dari kampanye besar Zakat Menguatkan Indonesia. BAZNAS meyakini bahwa dengan membantu biaya pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu, kita sedang menanam investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo. Semangat ini pula yang diusung dalam menyambut Ramadhan Tangguh, di mana kepedulian sosial harus semakin ditingkatkan agar manfaat zakat dapat dirasakan secara merata. Dalam pelaksanaannya, bantuan ini diberikan langsung kepada orang tua atau wali murid di hadapan pihak sekolah untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran. BAZNAS berharap bantuan ini dapat memacu semangat para siswa untuk lebih giat belajar tanpa harus merasa rendah diri karena kendala biaya. "Kami ingin memastikan anak-anak kita di Desa Jambangan ini tetap memiliki mimpi yang tinggi. Zakat dari para muzakki hadir untuk menjaga nyala api semangat tersebut tetap hidup," ujar M Shofwan , staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo sesaat di lapangan
BERITA11/02/2026 | sudrab
Ikhtiar Pulihkan Asa di Desa Babo: BAZNAS Sidoarjo Kejar Target Pembangunan Musholla Jelang Ramadhan
Ikhtiar Pulihkan Asa di Desa Babo: BAZNAS Sidoarjo Kejar Target Pembangunan Musholla Jelang Ramadhan
Sidoarjo– Di bawah terik matahari yang menyengat di tanah Serambi Mekkah, deru mesin dan dentuman palu menjadi simfoni kemanusiaan yang terus bergema. Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Sidoarjo terus bergerak cepat mengawal amanah masyarakat Sidoarjo untuk memulihkan infrastruktur ibadah yang hancur pascabanjir bandang di Aceh. Pada Selasa (10/02/2026), tim pelaksana melakukan peninjauan intensif terhadap progres pembangunan Musholla Pajak yang berlokasi di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Pemantauan ini merupakan bagian dari misi besar bertajuk "Amanah Masyarakat Sidoarjo" yang membawa misi mulia menghidupkan kembali "desa yang hilang" dari donasi Masyarakat melalui BAZNAS Fokus pada Akses Air Bersih dan Infrastruktur Kegiatan hari ini difokuskan pada dua aspek krusial: percepatan fisik bangunan musholla dan koordinasi penyediaan akses air bersih melalui sumur bor. Kehadiran sumur bor ini menjadi sangat vital, mengingat spesifikasi bangunan yang dirancang oleh BAZNAS Sidoarjo memang mengedepankan kemandirian energi dan sumber daya bagi warga terdampak. "Kami melakukan koordinasi mendalam dengan pihak penyedia sumur bor untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi jamaah nantinya," lapor tim BTB di lapangan. "Dokumentasi progres menunjukkan pilar-pilar bangunan mulai berdiri kokoh, sebagai simbol kebangkitan martabat warga Desa Babo." Musholla Pajak di Aceh Tamiang ini merupakan satu dari tiga pusat kehidupan yang dibangun kembali oleh BAZNAS Sidoarjo, selain Musholla Desa Gunci dan Masjid At-Taqarub di Aceh Utara. Sesuai arahan Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar (Gus Jazuk), pembangunan ini menggunakan material tahan cuaca guna memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Menuju Ramadhan Tangguh di Desa Babo Selain fokus pada pembangunan fisik, misi kemanusiaan ini juga mulai menyiapkan penguatan spiritual dan sosial menjelang bulan suci. Tim BTB BAZNAS Sidoarjo telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk menyusun program buka puasa bersama. Program ini merupakan bagian dari inisiatif "Ramadhan Tangguh", yang di dalamnya mencakup Dapur Umum Ramadhan Swadaya. Berbeda dengan bantuan instan, program ini mengedepankan pemberdayaan lokal di mana warga sendiri yang akan mengelola dan melayani jamaah. "Kita ingin mereka kembali beribadah dengan tenang di masjid yang baru, merasakan kembali hangatnya kebersamaan Ramadhan meski di tengah keterbatasan," ungkap Gus Jazuk dalam keterangan terpisah. Target Operasional Penuh Pasca peletakan batu pertama pada awal Februari lalu, tim kini bekerja maraton. Targetnya jelas: Musholla Pajak bisa beroperasi pada awal Ramadhan mendatang. Kehadiran tim BTB di lokasi menjadi bukti otentik bahwa solidaritas masyarakat Sidoarjo mampu menembus batas geografis, merajut kembali harapan yang sempat terkoyak bencana. Aksi ini menegaskan kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia", di mana setiap rupiah zakat dari warga Sidoarjo dikonversi menjadi infrastruktur nyata yang memerdekakan warga dari keterbatasan pascabencana.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Semarakkan HARJASDA 167, BAZNAS Sidoarjo Hadirkan Layanan Kesehatan dan Zakat di Tengah Lautan Jamaah Gus Iqdam
Semarakkan HARJASDA 167, BAZNAS Sidoarjo Hadirkan Layanan Kesehatan dan Zakat di Tengah Lautan Jamaah Gus Iqdam
SIDOARJO – Gema selawat dan untaian doa membuncah di pelataran Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Selasa (10/02). Ribuan jamaah dari berbagai penjuru tumpah ruah dalam Pengajian Akbar bersama pendakwah muda kenamaan, Gus Iqdam. Di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo (HARJASDA 167) tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo hadir membawa misi kemanusiaan melalui layanan kesehatan gratis dan konsultasi zakat. Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi sejak sore hari. Meski langit Sidoarjo sempat menumpahkan hujan, semangat para jamaah untuk "ngaji" dan berselawat tidak surut sedikit pun. Kehadiran BAZNAS Sidoarjo di lokasi acara bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran lembaga filantropi Islam dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian medis di tengah keramaian. Layanan Kesehatan Tanpa Sekat Melalui unit Layanan Kesehatan Bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Al-Chusnaini, BAZNAS menyiagakan tim medis profesional di lokasi pengajian. Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan warga, mulai dari lansia hingga pemuda, mengantre dengan tertib di stan kesehatan. Petugas dengan sigap melakukan pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan ringan, hingga pemberian obat-obatan bagi jamaah yang merasa kurang fit akibat faktor cuaca. "Kami ingin memastikan bahwa dalam momen spiritual yang besar ini, aspek fisik jamaah tetap terjaga. Ini adalah bentuk khidmat kami kepada umat," ujar Ilmiah Faidah , salah satu petugas RSB Al-Chusnaini di sela-sela melayani warga. Kegiatan ini menekankan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan muzaki kembali dalam bentuk kemaslahatan nyata. Layanan pengobatan gratis ini menjadi oase bagi para jamaah yang membutuhkan bantuan medis cepat tanpa harus memikirkan biaya, sejalan dengan semangat HARJASDA yang ingin membangun Sidoarjo yang inksif berkelanjutan dan Tangguh. Zakat on the Spot: Memudahkan Kebaikan Selain layanan kesehatan, BAZNAS Sidoarjo juga menghadirkan layanan Zakat On The Spot. Layanan ini menyediakan ruang konsultasi dan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara langsung di lokasi. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi para jamaah yang ingin meraih keberkahan di tengah suasana pengajian akbar. Melalui layanan ini, BAZNAS berupaya mengedukasi masyarakat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan instrumen penting untuk memperkuat ekonomi umat dan membangun Sidoarjo yang lebih berdaya saing. Konsultasi yang diberikan mencakup penghitungan zakat maal hingga penjelasan program-program pendayagunaan zakat di wilayah Sidoarjo. Keberkahan dalam Kebersamaan Suasana khidmat semakin terasa saat Gus Iqdam memberikan tausiyahnya. Pesan-pesan damai dan motivasi spiritual beliau menjadi penyejuk hati bagi warga Sidoarjo. Kehadiran BAZNAS dalam acara ini semakin melengkapi makna peringatan hari jadi kabupaten; bahwa kemajuan daerah harus dibarengi dengan kepedulian sosial yang kuat. "Alhamdulillah, meski sempat diguyur hujan, semangat mengaji dan berselawat bersama di MPP Sidoarjo berjalan lancar. Semoga kita semua dapat mengamalkan dawuh-dawuh beliau Gus Iqdam dan mendapat berkah dari Allah SWT. Amin ya rabbal alamin," ungkap Abdul Ghoni , staf pelaksana BAZNAS yang hadir dilapangan. Melalui sinergi antara kegiatan religi dan aksi sosial ini, peringatan HARJASDA 167 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi menjadi titik balik penguatan ukhuwah dan semangat kemanusiaan di Sidoarjo. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus bergerak, memastikan bahwa setiap momentum besar di kabupaten ini selalu dibarengi dengan jejak kebaikan bagi mereka yang berhak menerimanya.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Memperkokoh Pilar Pendidikan di Pelosok Krian, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Sarpras untuk TK Dharma Wanita Sidomojo
Memperkokoh Pilar Pendidikan di Pelosok Krian, BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Sarpras untuk TK Dharma Wanita Sidomojo
SIDOARJO – Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan generasi masa depan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo terus bergerak nyata melakukan intervensi positif di sektor pendidikan. Pada Selasa (10/02/2026), BAZNAS Sidoarjo secara resmi menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) untuk TK Dharma Wanita Persatuan Sidomojo, Kecamatan Krian. Langkah ini bukan sekadar bantuan fisik semata, melainkan bagian dari pengejawantahan semangat besar kampanye nasional "Zakat Menguatkan Indonesia". Melalui program ini, BAZNAS Sidoarjo ingin menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional mampu menjadi mesin penggerak perubahan, bahkan hingga ke unit pendidikan terkecil di tingkat desa. Kehadiran di Tengah Masyarakat Kegiatan distribusi dimulai sejak pagi hari, tepat pukul 07.15 WIB. Tim pelaksana BAZNAS Sidoarjo yang diwakili oleh Rita Defani tiba di lokasi disambut oleh jajaran guru dan pengurus yayasan TK Dharma Wanita Sidomojo. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti proses penyerahan bantuan yang dilakukan di halaman sekolah yang asri namun membutuhkan sentuhan perbaikan fasilitas tersebut. Rita Defani menjelaskan bahwa pendistribusian ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan yang dilakukan TK Dharma Wanita ini. "Kami melihat ada semangat luar biasa dari para pengajar di TK Dharma Wanita Sidomojo. Namun, semangat itu perlu didukung dengan fasilitas yang layak agar anak-anak kita bisa belajar dengan ceria dan aman. Itulah alasan kami hadir di sini hari ini," ujarnya di sela-sela penyerahan bantuan. Zakat sebagai Solusi Masalah Pendidikan Berdasarkan hasil assessment yang dilakukan sebelumnya, TK Dharma Wanita Sidomojo memang membutuhkan dukungan sarana fisik untuk menunjang aktivitas motorik dan kreativitas siswa. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan operasional dan penunjang belajar yang diharapkan mampu menaikkan standar kenyamanan sekolah. Dalam kacamata filantropi, bantuan ini merupakan bentuk pendayagunaan zakat produktif. BAZNAS Sidoarjo percaya bahwa dengan memperbaiki fasilitas pendidikan, secara tidak langsung kita sedang memutus rantai keterbatasan akses di masa depan. Jika anak-anak di tingkat desa mendapatkan fasilitas yang sama baiknya dengan di kota, maka ketimpangan kualitas SDM dapat diminimalisir. Inilah inti dari pesan #ZakatMenguatkanIndonesia—memperkuat bangsa melalui penguatan masyarakatnya dari tingkat paling dasar. Dampak dan Harapan ke Depan Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan ini. Selama ini, pemenuhan sarana prasarana seringkali terhambat oleh keterbatasan anggaran operasional sekolah. Kehadiran BAZNAS Sidoarjo menjadi solusi praktis di tengah kebutuhan yang mendesak. Lebih dari sekadar angka dalam laporan keuangan, bantuan ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi para siswa dan guru. Lingkungan sekolah yang lebih lengkap dan tertata akan menciptakan ekosistem belajar yang menyenangkan (joyful learning), yang sangat krusial bagi tumbuh kembang anak usia dini. Pasca-penyaluran bantuan ini, BAZNAS Sidoarjo tidak tinggal diam. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus menyisir sekolah-sekolah di pelosok kabupaten yang masih kekurangan fasilitas dasar agar keadilan sosial melalui zakat dapat dirasakan oleh seluruh warga Sidoarjo. BAZNAS Sidoarjo kembali menegaskan ajakannya kepada para muzaki dan dermawan untuk terus mempercayakan pengelolaan zakatnya kepada lembaga resmi. Sebab, setiap kontribusi yang diberikan merupakan langkah nyata dalam membangun Indonesia yang lebih kuat, cerdas, dan bermartabat melalui kemuliaan zakat.
BERITA11/02/2026 | sudrab
Jemput Keberkahan, BAZNAS Sidoarjo Siapkan Layanan ZIS dan Kesehatan di Gema Sholawat Bersama Gus Iqdam
Jemput Keberkahan, BAZNAS Sidoarjo Siapkan Layanan ZIS dan Kesehatan di Gema Sholawat Bersama Gus Iqdam
SIDOARJO – Nuansa spiritualitas akan menyelimuti Bumi Jenggala. Menandai momentum penting bagi syiar Islam dan gerakan kepedulian sosial, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo bersiap menyambut kehadiran dai muda fenomenal, Gus Iqdam, dalam perhelatan akbar bertajuk "Sidoarjo Bersholawat & Tabligh Akbar" sebagai rangkaian Harjasda ke 167 , hari jadi Sidoarjo , yang akan digelar di Lapangan Mall Pelayanan Publik (MPP), Lingkar Timur Sidoarjo. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam, 10 Februari 2026 ini, bukan sekadar majelis dzikir biasa. BAZNAS Sidoarjo hadir secara aktif untuk mengintegrasikan semangat ibadah ritual (sholawat) dengan ibadah sosial (zakat, infak, dan sedekah). Kehadiran ribuan jamaah dari berbagai penjuru diprediksi akan memadati lokasi sejak sore hari. Memadukan Sholawat dan Kepedulian Sosial Sebagai lembaga utama dalam pengelolaan zakat, BAZNAS Sidoarjo tidak ingin kehilangan momentum emas ini untuk terus menebar manfaat. Di lokasi acara, BAZNAS telah menyiapkan gerai khusus bertajuk "Zakat On The Spot" (ZOS). Fasilitas ini ditujukan bagi para jamaah yang ingin berkonsultasi mengenai tata cara penghitungan ZIS maupun yang ingin menyalurkan donasinya secara langsung di tengah suasana majelis yang penuh barokah. Tak hanya itu, dimensi kemanusiaan juga menjadi prioritas. Melalui tim medisnya, BAZNAS Sidoarjo menyediakan layanan kesehatan gratis bagi jamaah yang membutuhkan pemeriksaan ringan atau penanganan medis darurat selama acara berlangsung. Abdul Ghoni, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo, menyatakan bahwa persiapan di lapangan telah dilakukan secara maksimal untuk memastikan kenyamanan para "Garangan" (sebutan akrab jamaah Gus Iqdam) dan seluruh lapisan masyarakat Sidoarjo yang hadir. "Siapkan niat, siapkan barisan! Gus Iqdam hadir di Sidoarjo besok. Mari merapat ke Lapangan MPP Lingkar Timur untuk jemput keberkahan lewat sholawat. Ada konsultasi ZIS dan layanan kesehatan juga dari BAZNAS. Full barokah pokoknya! Sidoarjo Bersholawat, Indonesia Kuat," ujar Abdul Ghoni saat ditemui di sela-sela persiapan teknis (09/02). Menuju Sidoarjo yang Lebih Sejahtera Langkah BAZNAS Sidoarjo dalam mendukung kegiatan ini merupakan bagian dari strategi syiar filantropi. Melalui baliho-baliho yang telah terpasang dengan pesan kuat "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS ingin mengingatkan bahwa kekuatan sebuah daerah tidak hanya lahir dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kedermawanan masyarakatnya. Kehadiran Gus Iqdam dengan gaya dakwah yang inklusif diharapkan mampu membangkitkan semangat anak muda untuk lebih peduli terhadap sesama melalui instrumen zakat. Dengan sholawat sebagai pembuka pintu langit, BAZNAS hadir sebagai jembatan bagi mereka yang ingin memberikan kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan di Sidoarjo. Acara ini dipastikan akan dimulai pukul 18.00 WIB hingga selesai. Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung, BAZNAS Sidoarjo juga tetap membuka layanan donasi digital melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan, agar semangat berbagi tetap mengalir deras laksana lantunan sholawat yang tak terputus.
BERITA10/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Targetkan Lailatul Chusnah Tempati Rumah Baru Sebelum Hari Raya 1447 H
BAZNAS Sidoarjo Targetkan Lailatul Chusnah Tempati Rumah Baru Sebelum Hari Raya 1447 H
SIDOARJO – Melalui semangat kampanye "Zakat Menguatkan Indonesia", BAZNAS Sidoarjo bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat melakukan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu. Dalam program "Ramadhan Tangguh" tahun ini, BAZNAS menargetkan Ibu Lailatul Chusnah, warga Desa Gedangan, sudah dapat menempati hunian yang layak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kepastian ini disampaikan saat Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn., melakukan sidak langsung ke lokasi pada Minggu (8/2/2026). Didampingi Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo, Drs. H. Ilhamuddin, Bupati menegaskan bahwa perbaikan hunian bagi warga prasejahtera merupakan prioritas utama dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. "Melalui zakat, kita kuatkan Indonesia. Kami ingin memastikan Ibu Lailatul dan keluarga bisa merayakan Idul Fitri dengan lebih khidmat dan bahagia di rumah yang baru dan layak," ujar Bupati Subandi di sela-sela peninjauan. Berdasarkan hasil asesmen, Lailatul Chusnah (40) tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan bersama suaminya yang bekerja sebagai satpam, lima orang anak, dan seorang kakak kandungnya. Dengan kondisi atap yang rendah, ruangan sempit, serta sering terendam banjir, rumah tersebut dinilai tidak sehat untuk tumbuh kembang anak-anak. Terlebih lagi, fasilitas sanitasi atau jamban di rumah tersebut sudah lama rusak. Rencana tindak lanjut dari BAZNAS Sidoarjo mencakup pengerjaan fisik yang akan dilakukan secepatnya. Renovasi akan difokuskan pada peninggian atap untuk sirkulasi udara dan pencegahan banjir, pelebaran ruangan, serta pembuatan kamar tidur baru dan fasilitas sanitasi yang sehat. Wakil Ketua IV BAZNAS Sidoarjo, Drs. H. Ilhamuddin, menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata transparansi penyaluran zakat kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. "Dengan semangat Ramadhan Tangguh, kami berupaya agar pengerjaan ini selesai tepat waktu sehingga sebelum hari raya, rumah ini sudah siap dihuni," jelasnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono, SH, Kepala Dinsos Martha Kusuma, Camat Gedangan Asmarahadi, serta jajaran pelaksana dari BAZNAS Sidoarjo. Ibu Lailatul Chusnah menyampaikan rasa harunya atas bantuan ini. "Harapan saya selama ini adalah anak-anak bisa sehat dan tidak kebanjiran lagi. Terima kasih BAZNAS dan Pemkab Sidoarjo, mimpi kami punya rumah layak sebelum lebaran akhirnya bisa terwujud," tuturnya.
BERITA09/02/2026 | sudrab
Menenun Asa di Gampoeng Gunci: Dari Pembangunan Musholla hingga Nutrisi Pengungsi
Menenun Asa di Gampoeng Gunci: Dari Pembangunan Musholla hingga Nutrisi Pengungsi
Sidoarjo – Di tengah hamparan kawasan Hunian Sementara (HUNTARA) Desa Gunci, semangat filantropi terus bergerak tanpa henti. Memasuki hari kedua kunjungannya, Ahad (8/2), Tim BAZNAS Sidoarjo memfokuskan aksi pada dua pilar utama: percepatan fasilitas ibadah dan dukungan gizi bagi ratusan jiwa yang masih bertahan di pengungsian. Bencana banjir bandang telah meninggalkan luka mendalam bagi satu dusun di Gampoeng Gunci, yang menyebabkan hilangnya sedikitnya 80 rumah warga. Sebanyak 350 jiwa kini menggantungkan hidup di posko pengungsian. Menanggapi situasi ini, BAZNAS Sidoarjo melakukan monitoring ketat terhadap lokasi pembangunan Musholla Gampoeng Gunci yang saat ini dalam tahap pengerjaan di area HUNTARA. "Musholla ini akan menjadi jantung sosial dan spiritual bagi 350 pengungsi di sini. Kami memastikan kebutuhan material dan progres pembangunan berjalan sesuai rencana," ungkap perwakilan BAZNAS Sidoarjo. Lokasi ini dipilih strategis, berdampingan dengan fasilitas MCK yang sebelumnya telah dibangun oleh Telkomsel dan lembaga lain, menciptakan sebuah ekosistem hunian darurat yang terpadu dan layak. Selain memantau infrastruktur, aspek kemanusiaan menyentuh langsung ke jantung pengungsian. Tim BAZNAS Sidoarjo melakukan aksi langsung dengan mendistribusikan bantuan nutrisi berupa susu kotak, roti, snack, dan minuman probiotik Yakult. Sasaran utamanya adalah kelompok rentan: anak-anak dan lansia yang kondisi kesehatannya paling berisiko selama berada di barak pengungsian. Kepala Dusun setempat menyambut haru kehadiran bantuan ini. Menurutnya, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti makanan ringan dan susu sangat berarti bagi psikologis anak-anak yang kehilangan tempat tinggal. "Mereka semua hingga saat ini tinggal di pengungsian. Kehadiran tim dengan membawa keceriaan bagi anak-anak kami adalah obat di tengah musibah ini," tuturnya dengan nada emosional. Kunjungan ini mempertegas komitmen BAZNAS Sidoarjo dalam melakukan restorasi pasca-bencana yang komprehensif. Kolaborasi dengan Kepala Desa, masyarakat setempat, serta PIC restorasi Kecamatan Sawang memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan bersifat solutif dan tepat guna. Di Gampoeng Gunci, filantropi bukan sekadar memberi, tapi hadir merangkul dan memastikan tak ada satu pun warga yang tertinggal dalam proses pemulihan.
BERITA09/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Alirkan Kehidupan dan Harapan di Desa Riseh Teungah
BAZNAS Sidoarjo Alirkan Kehidupan dan Harapan di Desa Riseh Teungah
Sidoarjo – Gema pemulihan pasca-bencana mulai terdengar di sela-sela puing sisa banjir bandang Desa Riseh Teungah, Kecamatan Sawang. Tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo melakukan pemantauan langsung terhadap proyek infrastruktur vital dan koordinasi spiritual di tengah warga yang masih berjuang bangkit dari trauma kehilangan rumah dan harta benda. Laporan lapangan mengonfirmasi bahwa 50 rumah warga hanyut tersapu arus, memaksa mereka direlokasi ke dataran yang lebih tinggi di area persawahan. Di tengah kondisi darurat ini, BAZNAS Sidoarjo hadir memberikan jawaban atas kebutuhan paling mendasar: air bersih. Hingga Sabtu (7/2), pembuatan sumur dan instalasi air bersih telah rampung dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh warga di lokasi relokasi. "Air adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Dengan selesainya sumur ini, kami ingin memastikan martabat warga tetap terjaga meskipun tinggal di hunian sementara," ujar salah satu anggota Tim BAZNAS Sidoarjo saat meninjau aliran air di lokasi. Selain air bersih, fokus utama hari ini adalah percepatan pembangunan kembali pusat peribadatan yang hilang. Masjid At-Taqarrub, masjid kebanggaan desa yang hilang ditelan banjir, kini mulai menampakkan harapan baru. Di atas tanah wakaf seluas 300 meter, proses pengurukan tanah untuk bangunan masjid berukuran 10x13 meter terus digenjot melalui kerja sama erat antara BAZNAS dan swadaya masyarakat. Monitoring hari ini memastikan bahwa fondasi yang diletakkan cukup kuat untuk menopang struktur bangunan di masa depan. Tak hanya soal fisik, dimensi spiritual menjadi perhatian utama. Tim bersama Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan panitia pembangunan melakukan koordinasi matang terkait rencana kegiatan buka puasa Ramadhan mendatang. Diskusi ini menjadi oase di tengah duka, memberikan kepastian bagi warga bahwa mereka tidak akan menjalankan ibadah di bulan suci nanti dalam kesendirian. Kegiatan monitoring ini ditutup dengan dialog bersama warga terdampak yang kini mulai merajut asa di area Huntara (Hunian Sementara). Kehadiran relawan dan tim dari Sidoarjo menjadi bukti nyata bahwa sekat geografis tidak menjadi penghalang bagi rasa kemanusiaan. Langkah demi langkah, Desa Riseh Teungah mulai membasuh luka, bergerak dari nestapa menuju pemulihan yang berkelanjutan.
BERITA09/02/2026 | sudrab
Sambut Ramadhan, BAZNAS Sidoarjo Percepat Renovasi Musholla Al-Ikhlas Candi
Sambut Ramadhan, BAZNAS Sidoarjo Percepat Renovasi Musholla Al-Ikhlas Candi
SIDOARJO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat memastikan sarana ibadah umat dalam kondisi prima. Melalui semangat filantropi yang inklusif, BAZNAS menyalurkan bantuan partisipasi renovasi untuk Musholla Al-Ikhlas yang berlokasi di Candi Raya, Desa Candi, Kecamatan Candi, pada Jumat (6/2/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada pukul 18.30 WIB ini menjadi bagian dari rangkaian brand campaign "Zakat Menguatkan Indonesia" dan menyongsong tema "Ramadhan Tangguh". Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh M. Sofwan selaku staf pelaksana BAZNAS Sidoarjo kepada jajaran pengurus takmir musholla, disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat, termasuk Ketua RW dan RT 18 RW 05 Desa Candi. Memuliakan Rumah Allah Musholla Al-Ikhlas memiliki posisi strategis dan nilai historis bagi warga sekitar, terutama karena letaknya yang berada dalam satu lingkungan dengan Rumah Singgah BAZNAS. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, bantuan ini akan difokuskan untuk beberapa titik krusial, mulai dari pemasangan canopy guna kenyamanan jamaah dari cuaca, pengecatan ulang bangunan agar tampak bersih dan segar, hingga pengadaan sistem suara (sound system) baru untuk menunjang kualitas ibadah shalat tarawih dan tadarus. M. Sofwan menegaskan bahwa dukungan ini merupakan amanah dari para muzakki (pembayar zakat) yang dikelola BAZNAS untuk kemaslahatan umat. "Kami ingin memastikan bahwa saat Ramadhan tiba, jamaah di Musholla Al-Ikhlas dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Renovasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, tapi upaya kita bersama dalam membangun kemuliaan rumah Allah. Melalui zakat yang disalurkan masyarakat, kita kuatkan pondasi spiritual dan sosial di Sidoarjo," ujar Sofwan di sela-sela penyerahan dokumen bantuan. Implementasi Ramadhan Tangguh Langkah ini dipandang sebagai bentuk kesiapan kolektif dalam menghadapi bulan puasa. Dengan fasilitas yang lebih layak, diharapkan Musholla Al-Ikhlas dapat menjadi pusat syiar islam yang lebih semarak. Pengecatan dan perbaikan sarana suara dianggap sangat mendesak agar gema adzan dan lantunan ayat suci dapat menjangkau seluruh warga dengan lebih jernih. Pihak Takmir Musholla Al-Ikhlas menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian BAZNAS Sidoarjo. Baginya, bantuan ini menjadi suntikan semangat bagi warga untuk bahu-membahu menyelesaikan renovasi sebelum memasuki pekan pertama Ramadhan. Sinergi antara lembaga zakat, pengurus masjid, dan perangkat desa seperti RT/RW menunjukkan potret nyata kekuatan filantropi Islam dalam menyelesaikan masalah di tingkat akar rumput. Kegiatan penyerahan ini ditutup dengan koordinasi teknis mengenai rencana tindak lanjut pembangunan. BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus memantau perkembangan renovasi hingga tuntas, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat yang religius dan tangguh melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA06/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Bangun Musholla dan Sumur Bor di Aceh Tamiang, Perkuat Ketahanan Umat Jelang Ramadhan
BAZNAS Sidoarjo Bangun Musholla dan Sumur Bor di Aceh Tamiang, Perkuat Ketahanan Umat Jelang Ramadhan
Sidoarjo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo secara nyata menunjukkan kekuatan dana zakat, infak, dan sedekah dalam memulihkan komunitas terdampak bencana. Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), lembaga ini menginisiasi pembangunan Musholla Pajak (Pasar) dan fasilitas sumur bor di Dusun Salam, Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Proyek strategis ini didanai sepenuhnya melalui program Amanah Masyarakat Sidoarjo (AMS), sebuah inisiatif pengumpulan donasi kemanusiaan dari warga Sidoarjo untuk membantu pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Langkah ini sekaligus menjadi manifestasi dari kampanye nasional "Zakat Menguatkan Indonesia" serta persiapan menyambut agenda "Ramadhan Tangguh 2026". Verifikasi Fondasi dan Harapan Baru Pada Jumat (6/2/2026), tim BTB BAZNAS Sidoarjo melakukan verifikasi langsung di lokasi proyek untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Koordinator BTB BAZNAS Sidoarjo, Ahmad Hamdani, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas kepercayaan para muzaki (pembayar zakat). "Setiap rupiah zakat dan donasi yang terkumpul dalam program AMS dikonversi menjadi infrastruktur yang menguatkan ketahanan komunitas. Kami tidak hanya menyalurkan dana, tetapi memastikan dana tersebut menjadi aset yang berkelanjutan bagi warga," ujar Hamdani di sela-sela pengecekan fondasi bangunan. Musholla Pajak yang tengah dibangun tersebut berdiri di antara deretan pohon kelapa, menjadi simbol kebangkitan di wilayah yang sebelumnya luluh lantak akibat bencana. Selain tempat ibadah, fasilitas sumur bor yang sedang disiapkan diproyeksikan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi ratusan kepala keluarga di Dusun Salam. Zakat sebagai Transfer Kepercayaan Apresiasi mendalam datang dari tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, bantuan dari masyarakat Sidoarjo melalui BAZNAS sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga. Musholla tersebut nantinya akan difungsikan sebagai pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi, sementara sumur bor menjadi solusi atas krisis air bersih yang telah lama dialami warga pascabencana. Uniknya, proyek ini menerapkan model pembangunan partisipatif. Warga Dusun Salam terlibat aktif mulai dari penyediaan lahan, pembersihan area, hingga penunjukan dua pengawas harian dari unsur warga untuk menjamin transparansi pengerjaan. "Zakat di sini bukan sekadar transfer dana, melainkan transfer kepercayaan. Kami membangun bersama, mengawasi bersama, dan kelak akan merawatnya bersama-sama," ungkap, salah satu koordinator lapangan. Persiapan Ramadhan Tangguh Target utama dari pembangunan ini adalah agar fasilitas tersebut sudah dapat digunakan sepenuhnya saat memasuki bulan suci Ramadhan 2026. Melalui kampanye "Ramadhan Tangguh", BAZNAS Sidoarjo ingin memastikan masyarakat terdampak bencana dapat menjalankan ibadah dengan tenang dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Sebelum proses serah terima, pihak BAZNAS juga akan melakukan uji kualitas air pada sumur bor tersebut. Selain itu, warga akan diberikan pelatihan mengenai manajemen perawatan fasilitas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bahkan jauh setelah bulan Ramadhan berakhir. Melalui dokumentasi foto udara, terlihat kontras yang kuat antara sisa-sisa kerusakan bencana dengan aktivitas para relawan berbaju oranye yang fokus mengerjakan fondasi. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa sinergi zakat kolektif mampu mengubah duka menjadi harapan yang kokoh. "Zakat Menguatkan Indonesia bukan sekadar slogan. Di Aceh Tamiang, zakat telah menjelma menjadi fondasi beton, aliran air bersih, dan kembalinya senyum warga," pungkas Ahmad Hamdani.
BERITA06/02/2026 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Santunan Yatim dalam Pembukaan Tanggulangin Fair 2026: Sinergi Ekonomi dan Filantropi
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Santunan Yatim dalam Pembukaan Tanggulangin Fair 2026: Sinergi Ekonomi dan Filantropi
SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi membuka ajang Tanggulangin Fair 2026 di Pasar Wisata Tanggulangin pada Kamis, 5 Februari 2026. Di tengah semangat transformasi industri kreatif, acara ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Sidoarjo untuk menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial melalui penyaluran santunan kepada 15 anak yatim. Langkah ini selaras dengan kampanye brand BAZNAS, "Zakat Menguatkan Indonesia," di mana zakat dan sedekah diposisikan sebagai pilar penguat fondasi sosial masyarakat saat daerah mengejar pertumbuhan ekonomi. Kehadiran Tokoh dan Komitmen Daerah Pembukaan pameran yang strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH., M.Kn.. Beliau hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, serta didukung penuh oleh Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Nasih, dan Sekretaris Daerah Pemkab Sidoarjo, Dr. Feny Apridawati. Kehadiran para pemangku kebijakan ini mempertegas sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan manusia. Santunan yang diberikan secara simbolis di tengah seremoni pembukaan menjadi pengingat bahwa di balik target investasi dan modernisasi, terdapat tanggung jawab moral untuk menjaga kesejahteraan yatim piatu di wilayah Sidoarjo. Transformasi Industri dan Wisata Belanja Dalam sambutannya, Bupati Subandi menekankan bahwa Tanggulangin Fair 2026 adalah ruang edukasi agar perajin lokal mampu bersaing di pasar global. Pameran yang berlangsung selama empat hari (5–8 Februari 2026) ini melibatkan 55 stan, yang terdiri dari 30 stan kerajinan kulit dan 25 stan kuliner. "Saya ingin memastikan bahwa Tanggulangin tidak hanya dikenal sebagai sentra kerajinan, tapi juga berkembang menjadi destinasi wisata belanja modern yang nyaman dan berdaya saing tinggi," tegas Bupati Subandi. Kolaborasi Teknologi dan Kemanusiaan Sisi menarik lainnya adalah kehadiran teknologi mesin jahit otomatis dari perusahaan asal China, PT Honsheng International Trading, yang diperkenalkan oleh Ibu Louise. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi tanpa menghilangkan nilai seni produk lokal. Namun, bagi Pemkab Sidoarjo dan BAZNAS, inovasi teknologi mesin hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya adalah inovasi sosial melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran. Dengan semangat "Zakat Menguatkan Indonesia," BAZNAS Sidoarjo memastikan bahwa ekosistem UMKM yang maju juga diikuti dengan kuatnya jaring pengaman sosial bagi warga yang membutuhkan. Melalui Tanggulangin Fair 2026, Sidoarjo tidak hanya memamerkan kualitas kulit terbaiknya, tetapi juga menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang humanis dan kolaboratif. Informasi Penyelenggaraan: Tanggal: 5 - 8 Februari 2026 Lokasi: Pasar Wisata Tanggulangin Peserta: 55 Stan (30 Kerajinan Kulit, 25 Kuliner)
BERITA06/02/2026 | sudrab
Menyemai Kebaikan di Tepian Sungai: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Gotong Royong Membangun Rumah Ibadah yang Kokoh
Menyemai Kebaikan di Tepian Sungai: Ikhtiar BAZNAS Sidoarjo Gotong Royong Membangun Rumah Ibadah yang Kokoh
SIDOARJO – Sore itu, Rabu (4/2), langit di atas kawasan Tanggul Kulon, Wonoayu, tampak bersahabat. Di sebuah sudut pemukiman yang berhadapan langsung dengan aliran sungai, deru mesin pemotong keramik dan denting palu yang beradu dengan beton menjadi musik latar yang penuh harapan. Di sinilah, Masjid Baiturrohman tengah bersalin rupa, berupaya tegak berdiri demi menyediakan tempat ibadah yang lebih layak bagi warga sekitar. Kehadiran tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo di lokasi konstruksi tersebut membawa angin segar. Rita Defani, staf pelaksana distribusi BAZNAS Sidoarjo, hadir langsung meninjau proses pembangunan sekaligus menyalurkan amanah dari para muzaki. Kedatangannya disambut hangat oleh Bapak Untung dan Kaji Irfan, sosok takmir yang selama ini bahu-membahu mengawal renovasi masjid tersebut. Dari Kotak Amal hingga Gotong Royong Umat Selama ini, pembangunan Masjid Baiturrohman berjalan dengan langkah perlahan namun pasti. Mengandalkan infak dari kotak amal dan swadaya masyarakat yang terbatas, setiap jengkal tembok yang berdiri merupakan simbol keteguhan hati warga Tanggul Kulon. Namun, untuk menyelesaikan bangunan yang luas dan kokoh, dibutuhkan dukungan yang lebih besar. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Dukungan ini sangat berarti bagi kelanjutan pembangunan masjid kami," ungkap Kaji Irfan dengan nada haru saat menerima kunjungan tim. Bagi warga, masjid ini bukan sekadar tumpukan bata dan semen. Ia adalah pusat peradaban kecil di pinggir sungai, tempat anak-anak mengaji dan orang tua bersujud. Dengan adanya dukungan dana renovasi ini, proses pembangunan diharapkan dapat terakselerasi, sehingga jamaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. Zakat Menguatkan Indonesia: Menyongsong Ramadhan Tangguh Aksi distribusi bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam program kemanusiaan dan keagamaan. Melalui semangat "Zakat Menguatkan Indonesia", setiap rupiah yang disalurkan oleh masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ditransformasikan menjadi manfaat nyata yang menyentuh akar rumput. Apalagi, momentum ini berdekatan dengan persiapan umat menyambut bulan suci. BAZNAS Sidoarjo berharap, perbaikan sarana ibadah ini menjadi bagian dari persiapan menciptakan "Ramadhan Tangguh". Dengan fasilitas masjid yang memadai, syiar Islam di pelosok desa seperti Wonoayu akan semakin hidup, menguatkan spiritualitas sekaligus solidaritas sosial antarwarga. Harapan di Balik Tiang Beton Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat jelas progres pembangunan yang sedang berlangsung. Tiang-tiang beton telah berdiri, menopang mimpi warga untuk memiliki masjid yang megah. BAZNAS Sidoarjo memastikan bahwa pendampingan tidak berhenti di sini, melainkan akan terus memantau perkembangan agar amanah para donatur benar-benar terserap dengan tepat sasaran. Kegiatan yang berakhir menjelang senja tersebut meninggalkan kesan mendalam. Bahwa di setiap butir semen yang mengering, ada doa-doa yang terkabul, dan di setiap dukungan yang tersalurkan, ada persaudaraan yang semakin erat. BAZNAS Sidoarjo membuktikan bahwa zakat benar-benar menjadi pilar yang menguatkan bangsa, dimulai dari rumah-rumah Allah di sudut-sudut desa.
BERITA05/02/2026 | sudrab
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat