Berita Terbaru
Gerakan Hati Nurani: Keluarga Besar SDN Kedungpandan 1 Jabon Sidoarjo Salurkan Bantuan Korban Bencana Sumatera melalui BAZNAS
Keluarga Besar SDN Kedungpandan 1 Jabon, Sidoarjo, pada Rabu (10/12/2025), menunjukkan kekuatan solidaritas kemanusiaan dengan menggelar penggalangan dana besar-besaran untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Sumatera.
Di bawah arahan Kepala Sekolah, Ibu Danik Fida Yuliasih, S.Pd., seluruh elemen sekolah—mulai dari guru, staf, hingga ratusan siswa—bersatu padu dalam upaya mulia ini. Kegiatan ini jauh melampaui sekadar pengumpulan donasi; ini adalah momen edukatif yang krusial, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial sejak usia dini.
Semangat Empati di Usia Sekolah
Suasana di halaman sekolah dipenuhi kehangatan dan semangat gotong royong yang luar biasa. Para siswa, dengan antusiasme yang tulus dan tertib, berbaris satu per satu menyalurkan donasi terbaik mereka. Dengan wajah polos namun penuh kesadaran, mereka memasukkan uang yang mereka kumpulkan ke dalam kotak amal.
Aksi ini menjadi gambaran nyata bahwa rasa empati dan kebaikan dapat tumbuh subur di usia dini, terutama ketika didorong oleh figur guru dan lingkungan sekolah yang peduli. Setiap langkah kecil yang diambil oleh para siswa adalah bentuk kontribusi nyata yang akan memberikan dampak besar bagi saudara-saudara mereka yang sedang berjuang di tengah musibah.
Hasil total penggalangan dana dari seluruh warga sekolah mencapai Rp900.000. Dana ini, tanpa ragu, dipercayakan penyalurannya kepada BAZNAS Sidoarjo. Kepercayaan penuh ini didasari oleh rekam jejak positif BAZNAS Sidoarjo dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta kolaborasi kemanusiaan yang telah terjalin baik selama ini.
Menjadi Fondasi Karakter Mulia
Langkah mulia ini membuktikan bahwa SDN Kedungpandan 1 Jabon tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen penuh dalam membentuk karakter mulia pada generasi muda. Dengan menggerakkan seluruh komunitas sekolah, Ibu Danik Fida Yuliasih berhasil menciptakan budaya peduli yang akan terus melekat dalam hati para siswanya.
Semoga sumbangan yang terkumpul dapat meringankan beban berat para korban. Kebersamaan dan kepedulian seperti inilah yang menjadi fondasi kuat bagi masa depan bangsa yang lebih baik.
Kepedulian Sidoarjo untuk Skala Bencana yang Mengkhawatirkan
Solidaritas dari lingkungan sekolah seperti SDN Kedungpandan 1 menjadi sangat krusial, mengingat skala bencana di Sumatera begitu mengkhawatirkan. Data terkini menunjukkan kerusakan masif telah menyasar total 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Per Rabu (11/12), situasi mencatat angka-angka pilu:
969 korban meninggal dunia.
252 orang dinyatakan hilang.
158,9 ribu unit rumah mengalami kerusakan.
???? Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat skala tragedi kemanusiaan yang begitu luas, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tinggal diam dan ikut menjadi bagian dari solusi. Mari kuatkan doa dan ulurkan tangan bantuan Anda untuk saudara-saudara kita di Sumatera melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI):
Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA):
Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Penting: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) untuk donasi bencana agar teridentifikasi.
Donasi Digital:
Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi:
085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA11/12/2025 | sudrab
Solidaritas Tanpa Batas, MTs Darul Huda Jemirahan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera
SIDOARJO, BAZNAS – Gelombang empati terus mengalir dari Kabupaten Sidoarjo untuk para korban bencana alam di Pulau Sumatera. Kali ini, aksi nyata ditunjukkan oleh Keluarga Besar MTs Darul Huda Jemirahan, Jabon. Pada Selasa (10/12/2025), sekolah ini berubah menjadi ladang amal saat ratusan siswa, guru, dan staf bersatu dalam aksi "Donasi Peduli Bencana Sumatera".
Di tengah suasana duka yang menyelimuti saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, MTs Darul Huda bergerak cepat. Aksi penggalangan dana yang dimotori langsung oleh Kepala Sekolah, Muhaimin S.Pd., ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata pendidikan karakter bagi para siswa.
"Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan," ungkap Muhaimin di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi tersebut, terkumpul dana sebesar Rp1.100.000,- (Satu juta seratus ribu rupiah). Muhaimin menegaskan, nilai donasi ini tidak diukur dari nominalnya, melainkan dari ketulusan hati para siswa yang menyisihkan uang saku mereka demi membantu sesama. Dana tersebut langsung disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan bantuan sampai ke titik-titik bencana yang paling membutuhkan.
Langkah MTs Darul Huda ini menjadi krusial mengingat data per Kamis (11/12) mencatat dampak bencana yang sangat masif di 52 kabupaten/kota di Sumatera, dengan ratusan korban jiwa dan ratusan ribu rumah rusak. BAZNAS Sidoarjo mengapresiasi inisiatif sekolah yang telah mengajarkan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berbagi kepedulian. Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat luasnya dampak bencana, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti jejak MTs Darul Huda. Mari perpanjang tangan bantuan Anda untuk saudara kita di Sumatera melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Donasi:
BSI: 4488888008 (a.n. BAZNAS SIDOARJO)
BCA: 8292799992 (a.n. BAZNAS SIDOARJO) (Mohon sertakan kode unik 25 di akhir nominal, misal: Rp50.025, agar teridentifikasi sebagai donasi bencana)
Donasi Digital & Informasi:
Website: kabsidoarjo.baznas.go.id
Layanan Donatur: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA11/12/2025 | sudrab
Menyusuri Lorong Desa, BAZNAS Sidoarjo Antarkan Asa untuk Mereka yang Terlupakan
SIDOARJO – Jejak Kebaikan kembali terukir di sudut-sudut Kabupaten Sidoarjo pada Kamis cerah, 11 Desember 2025. Tidak sekadar menunaikan kewajiban administratif, hari ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak mengenal jarak dan lelah. Di bawah komando langsung Wakil Ketua BAZNAS Sidoarjo, Em Luqman Hakiem, tim yang terdiri dari staf pelaksana M. Hafidz dan Rita Defani bergerak menyusuri desa demi desa. Misi mereka satu: memastikan amanah para muzakki sampai tepat ke tangan mereka yang paling membutuhkan melalui program Bantuan Biaya Hidup.
Perjalanan kemanusiaan ini membuka mata hati ketika tim tiba di Desa Modong, RT 2 RW 1. Di sebuah rumah sederhana, hidup dua wanita tangguh yang saling menopang. Adalah Ibu Hartini, sosok wanita berusia 56 tahun yang memilih untuk tidak menikah demi berbakti sepenuhnya merawat sang ibunda, Ibu Riana, yang kini telah renta di usia 73 tahun. Di tengah keterbatasan fisik dan usia, mereka hidup berdua, berbagi sunyi dan harapan.
Kedatangan tim BAZNAS Sidoarjo disambut dengan mata berkaca-kaca. Amplop santunan yang diserahkan Em Luqman Hakiem bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah pelukan hangat dari masyarakat Sidoarjo bahwa Ibu Hartini dan ibunya tidak berjuang sendirian. Momen tersebut menjadi pengingat bagi kita semua tentang mulianya pengabdian seorang anak kepada orang tuanya.
Semangat tim kembali diuji ketika hendak menyalurkan bantuan kepada Ibu Rosida dan Ibu Ridha Bilgis. Alamat yang tertera di Ngampelsari ternyata sudah kosong. Namun, pantang bagi amil untuk pulang sebelum amanah tertunaikan. Setelah melakukan penelusuran informasi, tim akhirnya berhasil menemukan tempat tinggal baru mereka di kawasan Kalipecabean. Senyum lega yang merekah di wajah kedua ibu tersebut seolah menghapus peluh tim yang mencari keberadaan mereka. Kegigihan ini membuktikan bahwa BAZNAS Sidoarjo tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi turun langsung memastikan data dan fakta di lapangan.
Roda kebaikan terus berputar menyapa warga lainnya. Di Desa Pangkemiri, tim bersilaturahmi dengan Ibu Sulyah, kemudian berlanjut ke Desa Sepande untuk menyerahkan hak Bapak Dul Wahab. Perjalanan kemudian mengarah ke Kecamatan Candi. Di Desa Larangan, bantuan untuk Bapak Sentot diterima dengan penuh hormat oleh putranya, mewakili sang ayah. Estafet kebaikan hari ini pun ditutup di Wedoroklurak, Candi, di kediaman Ibu Arniyah yang menyambut tim dengan doa-doa tulus.
Em Luqman Hakiem, di sela-sela kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah cerminan dari kepercayaan masyarakat. "Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS adalah nyawa bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Melihat senyum Ibu Hartini dan para mustahik lainnya hari ini, kita sadar bahwa zakat benar-benar mampu memberdayakan dan membahagiakan," ujarnya.
Hari kian sore ketika tim BAZNAS Sidoarjo kembali. Meski fisik terasa lelah, namun hati terasa penuh. wajah-wajah teduh para lansia dan senyum tulus penerima manfaat,menjadi saksi bisu bahwa Sidoarjo adalah kota yang penuh welas asih. Jejak kebaikan ini tidak berhenti di sini; ia akan terus memanjang, mengetuk pintu-pintu rumah lain yang masih menanti uluran tangan kita bersama.
BERITA11/12/2025 | sudrab
BAZNAS Sidoarjo Terima Donasi Kemanusiaan Sumatera dari Keluarga Besar Ponpes Al-Chamdaniyah
SIDOARJO (11/12/2025) – Gelombang solidaritas untuk korban bencana alam di Pulau Sumatera terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat Sidoarjo. Kali ini, kepedulian nyata datang dari sektor pendidikan. BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menerima penyaluran infak kemanusiaan dari Keluarga Besar Ponpes Al-Chamdaniyah, Siwalan Panji, Kecamatan Buduran, pada Kamis (11/12).
Donasi kemanusiaan sebesar Rp2.665.000,- tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan yayasan, Ustadz Hariadi, di kantor BAZNAS Sidoarjo. Bantuan ini merupakan hasil kolektif dari para santri, guru, dan pengurus sebagai respons cepat terhadap bencana hidrometeorologi basah (banjir bandang dan tanah longsor) yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pendidikan Karakter Melalui Aksi Nyata Ustadz Hariadi menegaskan bahwa aksi penggalangan dana ini bukan sekadar tentang nominal, melainkan sebuah metode pendidikan karakter bagi para santri.
"Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik kami. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan," ujar Ustadz Hariadi.
Ia menambahkan bahwa nilai utama dari donasi ini terletak pada ketulusan dan rasa persaudaraan yang diperlihatkan oleh keluarga besar pesantren. "Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati untuk meringankan beban saudara sebangsa," tegasnya.
Respons Atas Situasi Darurat Solidaritas dari lingkungan Ponpes Al-Chamdaniyah ini menjadi sangat krusial mengingat skala bencana yang masif. Berdasarkan data per Kamis (11/12), bencana telah berdampak pada 52 kabupaten/kota dengan catatan pilu: 969 korban meninggal dunia, 252 orang hilang, 5 ribuan warga sakit, dan kerusakan pada 158,9 ribu unit rumah.
BAZNAS Sidoarjo mengapresiasi tinggi inisiatif mulia ini dan memastikan amanah tersebut akan dikelola secara profesional untuk disalurkan kepada para penyintas di lokasi terdampak.
Mari Bersama Menjadi Solusi
Melihat luasnya dampak bencana, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyusul langkah baik yang telah dilakukan oleh Ponpes Al-Chamdaniyah. Mari kuatkan doa dan perpanjang tangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Sumatera.
Salurkan kepedulian Anda melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo:
???? Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI): 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA): 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
???? Penting: Sertakan Kode Unik 25 di digit terakhir nominal transfer agar donasi teridentifikasi khusus untuk bencana (Contoh: Rp 100.025).
???? Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi laman resmi kami: kabsidoarjo.baznas.go.id
???? Layanan Informasi & Konfirmasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA11/12/2025 | sudrab
Solidaritas Pendidikan: Yayasan PI Al Wahyu Sidoarjo Galang Donasi Rp4 Juta untuk Bencana Sumatera
SIDOARJO – Keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam (PI) Al Wahyu Waru, Sidoarjo, menutup pekan kegiatan kemanusiaan dengan menyalurkan donasi sebesar Rp4.000.000 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Dana ini merupakan hasil penggalangan kolektif yang ditujukan bagi korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat (Sumatera).
Penggalangan donasi yang berlangsung di seluruh unit pendidikan di bawah naungan yayasan—yakni TK, Sekolah Dasar Inovatif (SDI), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PI Al Wahyu—melibatkan partisipasi aktif dari siswa, orang tua, guru, dan seluruh civitas akademika.
Pada penyerahan yang dilaksanakan pada 10 Desember 2025, Ketua Direksi Al Wahyu, KH. M. Sholeh, S Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan nyata dari penanaman nilai karakter peduli sosial.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter yang terus kami tanamkan, yaitu membangun generasi yang peduli, berempati, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi," tegas KH. M. Sholeh.
Pihak yayasan menegaskan kepercayaan penuh kepada BAZNAS Sidoarjo untuk menyalurkan bantuan tersebut agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban para korban di Sumatera.
Mewakili BAZNAS Sidoarjo, EM Luqman Hakiem, Wakil Ketua I, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh seluruh keluarga besar Yayasan PI Al Wahyu.
"Kami sangat mengapresiasi semangat kemanusiaan yang ditanamkan Yayasan PI Al Wahyu. Jumlah donasi ini membuktikan bahwa pendidikan di Al Wahyu tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia dan solidaritas umat," ujar EM Luqman Hakiem.
Donasi sebesar Rp4 juta ini diharapkan dapat segera disalurkan dan memberikan manfaat besar bagi pemulihan saudara-saudara yang terdampak bencana.
Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat skala bencana yang begitu luas, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari kuatkan doa dan perpanjang tangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Sumatera melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI):
Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA):
Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Penting: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) untuk donasi bencana agar teridentifikasi.
Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA10/12/2025 | sudrab
Biaya Pendidikan Siswa SMPN 2 Taman Disalurkan BAZNAS Sidoarjo, Memupuk Harapan di Kota Delta
Sidoarjo, 10 Desember 2025 – Rabu yang cerah di penghujung tahun menjadi momen penuh makna bagi sepuluh siswa kurang mampu di SMP Negeri 2 Taman. Bertempat di lingkungan sekolah yang asri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam pilar pendidikan melalui penyaluran bantuan biaya pendidikan. Bantuan ini diserahkan langsung kepada 10 siswa yang namanya telah terdata, disaksikan langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Taman, Bapak Sujono, S.Pd.
Acara penyerahan bantuan berlangsung sederhana namun hangat, dengan kehadiran perwakilan BAZNAS Sidoarjo, Bapak M. Sofwan, didampingi staf pelaksana. Sepuluh siswa penerima manfaat—yang sebelumnya telah terdata, yaitu Muhammad Divano Apriliansyah, Atika Anidiyah Putri, Jafa Mulya Rahma Alillah, Putra Adi Firmansyah, Dewita Tri Rahayu, Nirmala Aulia Prameswari, Syifa Angelica, Abimanyu Pazqa Raditya, Anggia Disya Setjawan, dan Najwa Keina Larasati—terlihat antusias saat menerima amplop bantuan.
Kemitraan Kuat antara Sekolah dan Lembaga Filantropi
Kepala Sekolah SMPN 2 Taman, Bapak Sujono, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian BAZNAS Sidoarjo. Beliau menekankan pentingnya bantuan ini sebagai penopang semangat belajar siswa.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Sidoarjo. Bantuan ini bukan hanya soal nominal uang, tetapi juga tentang memberikan motivasi dan harapan kepada anak-anak kami yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kami percaya, tidak ada satu pun anak yang seharusnya berhenti bermimpi karena kendala biaya. Dengan sinergi seperti ini, kami berharap anak-anak bisa fokus menorehkan prestasi, ” ujar Bapak Sujono dengan nada tulus.
Bantuan biaya pendidikan ini bertujuan meringankan beban orang tua/wali siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah sehari-hari, mulai dari perlengkapan hingga biaya penunjang lainnya. Aksi filantropi ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk mewujudkan masyarakat Sidoarjo yang sejahtera dan berpendidikan.
BAZNAS Sidoarjo: Dana Zakat untuk Masa Depan Pendidikan
Bapak M. Sofwan dari BAZNAS Sidoarjo menjelaskan bahwa penyaluran dana ini adalah implementasi nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendidikan selalu menjadi prioritas utama.
“Hari ini, kami menyalurkan bantuan kepada 10 permata masa depan dari SMPN 2 Taman. Ini adalah bukti nyata bahwa setiap rupiah ZIS yang dititipkan melalui BAZNAS Sidoarjo kembali kepada yang berhak. Kami berharap, bantuan biaya pendidikan ini dapat menjadi jembatan bagi anak-anak untuk mencapai cita-cita tertinggi mereka. Teruslah semangat belajar, jadilah generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Sidoarjo,” tutur Bapak Sofwan.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Sidoarjo akan terus berupaya memperluas cakupan program pendidikan agar semakin banyak anak Sidoarjo yang merasakan manfaat dari dana ZIS. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa filantropi Islam memiliki peran sentral dalam memastikan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.
Penyaluran bantuan ditutup dengan sesi foto bersama antara perwakilan BAZNAS, Kepala Sekolah, dan para siswa penerima manfaat, menyiratkan optimisme dan harapan besar untuk masa depan pendidikan di Kota Delta.
BERITA10/12/2025 | sudrab
Kursi Roda BAZNAS Sidoarjo: Mengembalikan yang Hilang, Menghidupkan Asa di Tulangan
SIDOARJO – Rasa haru dan optimisme memenuhi Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kesulitan melalui program bantuan kesehatan. Momen penyaluran kursi roda ini bukan sekadar penyerahan barang, melainkan penyerahan kembali kemandirian dan martabat bagi dua warga lanjut usia (lansia) yang telah lama terkungkung keterbatasan gerak akibat penyakit stroke.
Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV, Bapak M. Ilhamuddin, dan Wakil Ketua III, Bapak Achmad Saleh, tim BAZNAS Sidoarjo turun langsung ke lokasi, memastikan bantuan zakat yang diemban sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan. Kegiatan yang dimulai pukul 10:30 WIB ini menjadi bukti nyata bahwa dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) yang diamanahkan masyarakat Sidoarjo mampu bertransformasi menjadi solusi kemanusiaan yang mendesak.
Perjuangan Panjang Bapak Abdul Wachid
Penerima manfaat pertama adalah Bapak Abdul Wachid, lansia berusia 75 tahun. Selama dua tahun terakhir, beliau harus menjalani hari-hari di atas kasur, lumpuh akibat serangan stroke yang melumpuhkan sebagian tubuhnya. Proses assessment yang dilakukan BAZNAS menunjukkan betapa krusialnya bantuan kursi roda ini.
“Dua tahun ini Bapak hanya bisa terbaring. Jangankan berjalan, untuk duduk tegak saja beliau harus dibantu,” tutur salah satu anggota keluarga dengan mata berkaca-kaca.
Saat kursi roda kokoh itu disiapkan di hadapannya, Bapak Abdul Wachid—yang mengenakan kaus singlet putih—memegang erat dokumen dari BAZNAS. Kursi roda itu segera membawanya dari ranjang ke tempat yang lebih lapang. Gerakan kecil ini adalah sebuah lompatan besar bagi hidupnya; sebuah kesempatan untuk merasakan kembali cahaya matahari di teras rumah tanpa harus dipapah. Ini adalah wujud nyata dari zakat yang memberikan kesempatan kedua untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas.
Meringankan Beban Keluarga Bapak Suwito
Kisah pilu juga datang dari kediaman Bapak Suwito (kelahiran tahun 1957), yang juga menderita stroke. Kondisinya semakin memprihatinkan mengingat tulang punggung keluarga kini dipikul oleh sang istri. Ibu Suwito harus berjuang ganda: merawat suami tercinta yang sakit dan bekerja keras sebagai buruh packing sedotan di rumah. Setiap rupiah yang didapatkan harus dibagi antara kebutuhan sehari-hari dan biaya perawatan.
Kehadiran kursi roda ini menjadi oase di tengah tantangan berat yang mereka hadapi. Kursi roda bukan hanya alat bantu mobilitas bagi Bapak Suwito, tetapi juga bentuk bantuan emosional dan fisik bagi istrinya yang selama ini harus bersusah payah memindahkan suaminya setiap saat.
Bapak M. Ilhamuddin menyampaikan, “Kami melihat dedikasi luar biasa dari istri Bapak Suwito. Bantuan ini adalah wujud penghargaan kami atas ketabahan beliau, sekaligus menjamin bahwa Bapak Suwito dapat bergerak dengan lebih aman dan nyaman. Ini adalah tugas kita bersama, memastikan tidak ada warga Sidoarjo yang merasa sendiri dalam menghadapi kesulitan.”
Komitmen Tindak Lanjut dan Amanah Umat
Bantuan kursi roda ini merupakan realisasi dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) BAZNAS Sidoarjo setelah menerima dan memverifikasi permohonan bantuan. Bapak Achmad Saleh menekankan bahwa transparansi dan ketepatan sasaran adalah kunci dalam setiap penyaluran.
“Amanah umat ini harus sampai tepat sasaran, kepada mereka yang benar-benar mustahik. Kami berharap kursi roda ini dapat menjadi penyemangat, memutus rantai keterbatasan gerak, dan mengembalikan senyum keluarga di Tulangan. Ini adalah bukti bahwa ZIS yang Anda tunaikan bekerja secara nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya.
BAZNAS Sidoarjo berkomitmen untuk terus proaktif mencari dan membantu warga yang membutuhkan, memastikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian di Kabupaten Sidoarjo terus menyala melalui pengelolaan zakat yang profesional dan terpercaya.
BERITA10/12/2025 | sudrab
SDN Trosobo 1 Taman: Gemuruh Empati dari Sidoarjo, Tangan Kecil Merangkai Harapan untuk Korban Bencana Sumatera
Kepedulian atas musibah yang melanda Sumatera memicu gelombang solidaritas dari berbagai penjuru, dan Kabupaten Sidoarjo tidak tinggal diam. Pada Senin (8/12), suasana haru dan semangat gotong royong menyelimuti Keluarga Besar SDN Trosobo 1, yang berlokasi di Desa Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Sekolah ini sigap menggelar aksi "Donasi Peduli Bencana Sumatera," sebagai respons cepat dan penuh empati terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang telah menghantam puluhan wilayah di Pulau Sumatera.
Aksi Mulia yang Berbuah Karakter
Gerakan filantropi ini secara langsung dimotori oleh Kepala Sekolah, EKA RATNAWATI, M.Pd.D. Di bawah kepemimpinannya, SDN Trosobo 1 menunjukkan komitmen nyata dalam menanamkan karakter peduli sejak usia dini. Ratusan siswa berseragam putih-merah, para guru, dan staf sekolah bahu-membahu. Sejak pagi hari, halaman sekolah dipenuhi antusiasme; siswa-siswi berbaris rapi, dengan tulus memasukkan sumbangan mereka ke dalam kotak donasi yang bertuliskan "Donasi KORBAN Bencana SUMATERA."
Aksi kolektif ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp 1.300.000. Dana yang terkumpul merupakan simbol harapan dan rasa persaudaraan yang tinggi, dan telah disalurkan melalui BAZNAS Sidoarjo untuk memastikan bantuan tersebut dapat segera meringankan beban saudara sebangsa yang terdampak musibah.
Bukan Hanya Angka, Tapi Ketulusan Hati
"Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik kami. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan," ujar Ibu EKA RATNAWATI, M.Pd.D, dengan sorot mata penuh keyakinan.
Beliau menegaskan bahwa meski nominal yang terkumpul terkesan sederhana, nilai utamanya terletak pada ketulusan dan rasa persaudaraan yang diperlihatkan. "Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang kita tunjukkan," tegasnya. Keaktifan dan partisipasi total dari tenaga pendidik dan staf menjadi teladan kerelawanan sejati bagi murid-muridnya. Setiap lembar uang yang terkumpul dari tangan-tangan kecil di Sidoarjo menjadi bukti bahwa bencana yang terjadi jauh di seberang pulau turut dirasakan oleh hati-hati nurani di sekolah tersebut.
Kepedulian Sidoarjo untuk Skala Bencana yang Mengkhawatirkan
Solidaritas dari lingkungan sekolah seperti SDN Trosobo 1 menjadi sangat krusial mengingat skala bencana yang mengkhawatirkan. Data terkini menunjukkan kerusakan masif di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menyasar total 53 kabupaten/kota. Per Selasa (10/12), situasi mencatat angka-angka pilu: 969 korban meninggal dunia, 262 orang hilang, 5 ribuan orang sakit, dan 157.900 unit rumah mengalami kerusakan.
Angka-angka ini menegaskan bahwa setiap aksi, sekecil apa pun, adalah penopang kekuatan bagi para penyintas. BAZNAS Sidoarjo mengapresiasi tinggi inisiatif mulia dari SDN Trosobo 1 yang telah mengajarkan esensi kemanusiaan.
Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat skala bencana yang begitu luas, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari kuatkan doa dan perpanjang tangan bantuan untuk saudara-saudara kita di Sumatera melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI):
Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA):
Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Penting: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) untuk donasi bencana agar teridentifikasi.
Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi:
kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan bagi saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA10/12/2025 | sudrab
DOUBLE BERKAH! BAZNAS Sidoarjo Gelar Makan & Cek Kesehatan Gratis, Sambil Galang Dana Bencana
Sidoarjo – Pagi itu, Selasa (9/12/2025), halaman Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo di Jalan Lingkar Timur tampak ramai namun tertib. Sebuah tenda putih berdiri megah bertuliskan BAZNAS, menjadi sentra kegiatan kemanusiaan yang mendatangkan manfaat ganda: makanan gratis dan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma.
Inilah "Warung Berkah Sedekah (WBS)," sebuah program rutin BAZNAS Sidoarjo yang kali ini dikemas lebih istimewa. BAZNAS Sidoarjo menggandeng Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Al Chusnaini untuk menghadirkan paket lengkap filantropi holistik.
Berbagi Ratusan Porsi, Bersemi Kepedulian untuk Sumatra
Namun, momen WBS kali ini jauh berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan antusiasme warga yang ingin menikmati hidangan dan memanfaatkan layanan kesehatan, tersemat misi kemanusiaan yang lebih besar. Kegiatan makan dan cek kesehatan gratis ini sekaligus menjadi pos penggalangan donasi cepat untuk membantu saudara-saudara yang menjadi penyintas bencana Banjir-Longsor di Sumatra.
Sejak dimulai pukul 10.30 WIB, antrean warga yang sedang membutuhkan layanan di MPP dan para petugas layanan MPP terus berdatangan. Sebanyak 300 paket makanan yang telah disiapkan panitia ludes tak bersisa hanya dalam kurun waktu dua jam. Kecepatan habisnya paket makanan ini menunjukkan betapa tingginya kebutuhan dan sambutan masyarakat Sidoarjo terhadap program WBS.
Dalam waktu singkat, total penggalangan dana yang berhasil dihimpun mencapai angka kurang lebih Rp1,2 juta. Sebuah bukti nyata bahwa semangat berbagi bisa hadir di mana saja, bahkan di tengah acara makan gratis.
"Alhamdulillah, kami bisa galang dana di momen WBS ini. Kami berharap, donasi yang terkumpul ini bisa bermanfaat bagi saudara kita sebagai penyintas bencana di Sumatra," ungkap EM Luqman, Wakil Ketua I BAZNAS Sidoarjo, dengan nada penuh syukur.
Investasi Kesehatan Jangka Panjang: Layanan dari Rumah Sehat BAZNAS
Kolaborasi apik antara BAZNAS Sidoarjo dan Rumah Sehat BAZNAS Al Chusnaini berhasil melayani puluhan warga dengan pemeriksaan kesehatan GRATIS. Ini bukan sekadar acara memberi makan, tetapi sebuah investasi kesehatan jangka panjang bagi masyarakat.
Layanan yang diberikan oleh tim medis profesional dari RSB Al Chusnaini meliputi:
? Cek tekanan darah (Deteksi dini Hipertensi)
? Pemeriksaan gula darah
? Cek kolesterol
? Konsultasi kesehatan lengkap
Hasilnya? Banyak warga yang baru mengetahui kondisi dasar kesehatannya. Melalui pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan tekanan darah, potensi masalah kesehatan serius seperti diabetes dan hipertensi dapat dideteksi dan ditangani sejak dini. Pemeriksaan dini semacam ini terbukti bisa menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"MasyaAllah, inilah filantropi sejati – menyentuh perut yang lapar dan menyehatkan jiwa raga! Program holistik seperti ini, yang menggabungkan nutrisi, kesehatan, dan kepedulian sosial, sangat dibutuhkan masyarakat," tambah salah satu relawan yang terlibat dalam program tersebut.
WBS di MPP Sidoarjo hari itu benar-benar menghadirkan Double Berkah. Berkah makanan gratis untuk mengisi perut, berkah kesehatan gratis untuk menjaga raga, sekaligus berkah kesempatan untuk bersedekah dan membantu sesama yang tertimpa musibah. Sebuah sinergi kemanusiaan yang patut dicontoh.
BERITA09/12/2025 | sudrab
Solidaritas dari Kelas: SDN Panjunan Sidoarjo Himpun Donasi Rp 2,6 Juta untuk Korban Bencana Sumatera
Sidoarjo – Jiwa kemanusiaan tak mengenal batas usia. Hal ini dibuktikan oleh keluarga besar SDN Panjunan, Sukodono, Sidoarjo, yang pada Senin (8/12) menggelar aksi solidaritas bertajuk "SDN Panjunan Peduli Bencana Sumatera." Kegiatan ini merupakan respons cepat dan empatik terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda puluhan wilayah di Pulau Sumatera.
Gerakan mulia ini dimotori langsung oleh Kepala Sekolah SDN Panjunan, SITI MARLIYAH, S.Pd.SD.,M.Pd. Di bawah kepemimpinannya, ratusan siswa, guru, hingga staf sekolah bahu-membahu mengumpulkan donasi, menunjukkan komitmen sekolah dalam menumbuhkan karakter peduli sejak dini. Aksi ini berhasil menghimpun dan salurkan dana sebesar 2,681 juta yang kemudian disalurkan melalui BAZNAS Sidoarjo untuk meringankan beban saudara sebangsa yang terdampak musibah.
Pesan Karakter dari Halaman Sekolah
Sejak pagi, halaman SDN Panjunan telah dipenuhi aura semangat gotong royong. Siswa-siswi berseragam putih merah tampak antusias membawa amplop atau uang sumbangan dari orang tua mereka. Momen puncak adalah saat Kepala Sekolah, SITI MARLIYAH, memberikan sambutan dan nasihat tentang esensi kepedulian terhadap sesama. Beliau menekankan bahwa aksi ini adalah implementasi nyata dari pendidikan karakter yang diusung sekolah.
"Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik kami. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan," ujar Ibu Siti Marliyah dengan keyakinan penuh. Beliau menambahkan, bahwa meski nominal yang terkumpul terkesan kecil, nilai utamanya terletak pada ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang ditunjukkan.
"Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang kita tunjukkan," tegasnya, memotivasi seluruh warga sekolah.
Siswa-siswa, dengan polos dan tulus, memasukkan donasi mereka ke dalam kotak yang bertuliskan "UNTUK KORBAN BANJIR SUMATERA." Setiap lembar uang yang terkumpul menjadi simbol harapan dan empati, bukti bahwa bencana yang terjadi jauh di seberang pulau turut dirasakan oleh hati-hati kecil di Sidoarjo. Para guru dan staf pun turut berpartisipasi aktif, menjadi teladan nyata dalam kerelawanan dan kebaikan.
Kepedulian Sidoarjo untuk Skala Bencana yang Mengkhawatirkan
Data terkini menunjukkan skala kerusakan yang masif di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang menyasar total 53 kabupaten/kota. Per Selasa (9/12), tercatat 962 korban meninggal dunia, 291 orang hilang, ribuan orang sakit, dan 157.900 unit rumah mengalami kerusakan. Angka-angka ini menegaskan bahwa solidaritas dari seluruh elemen bangsa, termasuk dari lingkungan sekolah seperti SDN Panjunan, sangat dibutuhkan.
Aksi gotong royong kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kepala Sekolah SDN Panjunan ini membuktikan bahwa institusi pendidikan memiliki peran ganda: sebagai tempat menuntut ilmu sekaligus ladang subur untuk menumbuhkan tunas-tunas kemanusiaan yang siap mengulurkan tangan kapan pun dibutuhkan. Kegiatan ini ditutup dengan rasa bangga dan syukur atas partisipasi luar biasa seluruh warga sekolah.
Mari Bersama BAZNAS Sidoarjo Menjadi Solusi
Melihat skala bencana yang begitu luas, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI):
Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA):
Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Penting: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) untuk donasi bencana.
Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan untuk saudara-saudara kita di Sumatera.
BERITA09/12/2025 | sudrab
Dari Puing Turki hingga Lumpur Tapanuli: Kisah Taufiq, Komandan BAZNAS yang Membawa Pengalaman Global ke Medan Banjir Sumut
Sidoarjo, 09/12/2025 | Ketika banjir bandang dan tanah longsor melanda Sumatera Utara (Sumut), tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) segera bergerak. Di garis depan operasi penyelamatan dan kedaruratan, hadir Taufiq Hidayat, Komandan Respon BTB, yang membawa bekal pengalaman luar biasa dari palagan bencana internasional.
Taufiq tidak sekadar merespon dengan teori. Dalam ransel pengalamannya, ia menyimpan pelajaran berharga dari berbagai krisis kemanusiaan global:
Gempa Bumi: Dari gempa Myanmar hingga gempa dahsyat Turki-Suriah.
Krisis Kemanusiaan: Penanganan krisis pengungsi Rohingya di Bangladesh.
Misi Khusus: Bantuan kemanusiaan untuk Palestina via Mesir.
Tugas Nasional: Pengalaman berat memimpin pemulasaraan jenazah COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
Pengalaman-pengalaman ini telah membentuknya menjadi pemimpin lapangan yang tangguh, strategis, dan penuh empati.
Strategi Global di Pelosok Negeri
Saat tiba di Tapanuli Tengah), Taufiq segera memimpin timnya—yang terdiri dari Sukamto, Septo P, dan personel lokal—menempuh perjalanan sulit. Akses jalan dan jembatan yang terputus tidak menyurutkan langkah mereka.
"Setiap bencana punya tantangan unik. Tapi, prinsip inti respon darurat universal tetap sama: ketepatan, kecepatan, dan empati," ujar Taufiq, sambil mengawasi distribusi ratusan porsi makanan panas di Dapur Umum BAZNAS RI.
Prinsip utama dari respon internasional yang ia terapkan adalah needs assessment yang cepat dan adaptif. Setelah identifikasi, tiga titik kritis segera ditangani:
Logistik Makanan: Pendirian dapur umum darurat.
Air Bersih: Penyiapan pasokan air bersih.
Komunikasi: Solusi untuk masalah koneksi.
"Di sini, kami segera identifikasi titik kritis: logistik makanan dan air bersih, lalu komunikasi," jelasnya.
Dapur Umum BAZNAS: Jantung Logistik Pengungsi
Respon cepat BAZNAS diwujudkan melalui pendirian dapur-dapur umum dengan kapasitas besar. Di Desa Tandihat, Tapanuli Selatan, Dapur Umum di PTPN 5 Simarpinggan mampu memproduksi 1.950 bungkus makanan per hari untuk 630 jiwa pengungsi. Sementara itu, Dapur Umum di Masjid An-Nursina, Tapanuli Tengah, menyiapkan 600 bungkus per produksi. Operasi ini berjalan dengan disiplin tinggi, membagi tugas antara tim belanja bahan di Pasar Sibolga, tim memasak, dan tim distribusi.
Mengatasi Blackout Komunikasi dengan Solusi Cerdas
Tantangan terberat di lokasi bencana Sumut adalah blackout komunikasi total, kendala yang sering ia jumpai di zona konflik internasional. Berbekal pengalaman ini, Taufiq langsung menginisiasi solusi teknologi.
"Koneksi adalah urat nadi koordinasi. Di Turki atau di kamp pengungsi, kami juga bergantung pada solusi alternatif saat infrastruktur hancur," paparnya.
Solusinya: mendatangkan perangkat internet satelit Starlink dari Jakarta. Langkah strategis ini memastikan koordinasi antar tim dan pelaporan berjalan lancar, independen dari infrastruktur BTS yang rusak. Selain itu, masalah pasokan listrik untuk genset diatasi dengan perencanaan logistik bahan bakar yang matang, meskipun harus berjuang dengan antrean di SPBU.
Amil Berotot Kawat, Berhati Qurani
Jiwa kepemimpinan Taufiq tidak hanya dibentuk oleh pengalaman di luar negeri. Ia adalah salah satu dari 500 ‘zakat warrior’ BAZNAS yang ditempa melalui Diklat Bela Negara di Rindam Jaya, Jakarta. Program ini menyatukan disiplin spiritual pesantren dengan disiplin kebangsaan ala militer.
"Diklat itu adalah dialektika. Ia mengkristalkan mental kami sebagai amil yang tidak hanya shalih secara individu, tetapi juga mushlih (reformis) secara sosial, siap bertarung melawan ‘musuh’ berupa kemiskinan dan penderitaan,” tegas Taufiq.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., kerap menekankan pentingnya membangun amil yang tangguh mental dan fisik. Taufiq adalah personifikasi dari visi ini: perpaduan pelatihan karakter ala bela negara dan jam terbang internasional menjadikannya pemimpin lapangan yang strategis dan berintegritas.
Kisah perjuangan Taufiq Hidayat di Sumatera Utara adalah bukti nyata. Ilmu dan pengalaman dari gempa Turki hingga krisis Rohingya kini diterjemahkan secara konkret untuk menolong saudara sebangsa di Tapanuli. Dari garis depan kemanusiaan global hingga pelosok bencana di Indonesia, Taufiq dan para 'zakat warrior' BAZNAS terus menuliskan kisah heroisme baru: patriotisme yang diwujudkan dengan aksi nyata menolong sesama, kapan pun dan di mana pun.
BERITA09/12/2025 | sudrab
Kolaborasi Epik BAZNAS Sidoarjo dan Indofood: Mengawal Generasi Emas Bebas Stunting
Sidoarjo, 8 Desember 2025 – Komitmen kolektif untuk masa depan generasi penerus bangsa kembali diukir dengan tinta emas. BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menegaskan peran sentralnya sebagai jembatan kebaikan umat melalui kolaborasi strategis dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur – Nutrition & Special Foods Division. Sinergi masif ini terwujud dalam kegiatan "Kick Off Program Genting dan Edukasi Kreasi Menu MPASI" di Balai Kelurahan Taman, sebuah langkah tegas untuk memberdayakan ibu hamil dan keluarga balita rawan stunting di Kota Delta.
Acara yang diprakarsai dalam kerangka besar pendampingan gizi oleh BKKBN ini, menjadi magnet bagi puluhan ibu dan kader posyandu. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini adalah deklarasi perang terhadap ancaman stunting, yang selama ini membayangi kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Keterlibatan BAZNAS membuktikan bahwa dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) yang diamanahkan umat, kini bertransformasi menjadi solusi nyata bagi masalah kesehatan mendasar.
Makna Penting GENTING BKKBN
Kegiatan yang dilaksanakan di Sidoarjo ini merupakan bagian dari gerakan nasional GENTING BKKBN (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). GENTING adalah program inovatif yang menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong membantu keluarga berisiko stunting, khususnya selama periode krusial 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Melalui empat dimensi bantuan—Nutrisi, Non-Nutrisi (sanitasi/jamban sehat), Akses Air Bersih, dan Edukasi—GENTING bertujuan mengoptimalkan kondisi kesehatan dan lingkungan keluarga sasaran, demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai "orang tua asuh".
Mengubah Dapur Menjadi Laboratorium Gizi
Inti dari kegiatan ini adalah edukasi dan praktik kreasi menu MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). Layanan Gizi Indofood hadir memberikan coaching intensif, mengubah persepsi bahwa makanan bergizi harus mahal dan rumit. Para ibu diajarkan bagaimana mengolah bahan pangan lokal—yang mudah diakses—menjadi hidangan yang memenuhi kaidah gizi seimbang, penting untuk tumbuh kembang optimal anak di atas enam bulan.
Semangat yang membara dari para peserta tidak lepas dari motivasi dan dukungan yang datang dari para stakeholder. Wakil Ketua III BAZNAS Sidoarjo, Achmad Saleh, memberikan penekanan tajam pada urgensi aksi ini.
"Apa yang kita saksikan hari ini adalah bukti nyata kepedulian. Ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi tentang investasi jangka panjang bagi kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Gizi yang baik adalah hak dasar, dan kita hadir di sini untuk memastikan hak itu terpenuhi bagi setiap ibu dan anak," tegas Achmad Saleh.
Pernyataan ini bukan hanya retorika, melainkan cerminan dari komitmen BAZNAS Sidoarjo untuk memprioritaskan program kesehatan dan gizi, sejalan dengan upaya pemerintah menekan angka stunting.
Logistik Berbasis Empowerment
Program pendampingan MPASI ini dilengkapi dengan distribusi logistik yang bersifat empowering. BAZNAS Sidoarjo, melalui kolaborasi ini, memastikan bahwa pengetahuan yang didapat oleh para ibu dapat langsung dipraktikkan. Dengan dukungan dari Indofood, paket-paket yang diserahkan berfungsi sebagai starter kit, membantu keluarga rentan untuk segera menerapkan prinsip-prinsip gizi yang baru mereka pelajari.
Dukungan nyata ini krusial. Seringkali, kendala ekonomi menjadi penghalang terbesar dalam menerapkan MPASI yang berkualitas. Melalui sinergi BAZNAS dan Indofood, hambatan tersebut dipangkas, memastikan bahwa fokus orang tua dapat sepenuhnya tercurah pada praktik pemberian makan yang benar (responsive feeding). Masing-masing paket yang disalurkan membawa pesan harapan dan penguatan modal gizi bagi keluarga-keluarga penerima manfaat.
Masa Depan Sehat Dimulai dari Sidoarjo
Kegiatan di Kelurahan Taman ini menjadi template ideal kolaborasi multisektor: negara melalui BKKBN, industri melalui Indofood, dan lembaga sosial keagamaan melalui BAZNAS. Sinergi ini menjamin keberlanjutan intervensi gizi, dari hulu (edukasi) hingga hilir (bantuan logistik). BAZNAS Sidoarjo optimis, dengan pendekatan yang komprehensif dan emphatic seperti ini, upaya pencegahan stunting akan menunjukkan hasil yang signifikan.
Langkah kecil di Balai Kelurahan Taman, Sidoarjo, pada hari ini adalah lompatan besar menuju terciptanya generasi emas yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting. BAZNAS Sidoarjo siap terus mengawal setiap langkah ini, menjadikan zakat sebagai kekuatan pendorong utama kemandirian gizi umat.
BERITA08/12/2025 | sudrab
Merajut Asa di Ujung Usia dan Keterbatasan: Aksi Nyata BAZNAS Sidoarjo Menjangkau Kelompok Rentan
SIDOARJO – Kelompok rentan, mereka yang berada di ujung usia, atau berjuang melawan keterbatasan fisik dan ekonomi, adalah pilar utama perhatian BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Di tengah hiruk pikuk kehidupan, masih banyak warga yang menggantungkan harapannya pada uluran tangan sesama. Senin, 8 Desember 2025, menjadi saksi bisu betapa semangat filantropi di Sidoarjo benar-benar hidup. Tim BAZNAS, melibatkan staf pelaksana Minan, Sofwan, Herex, Rita, dan Hafid, turun langsung ke lapangan, memastikan amanah Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tersampaikan kepada yang berhak.
Menapaki Jejak Kemanusiaan: Dari Lansia Hingga Penyintas Sakit
Aksi ini berfokus pada penyaluran program bantuan biaya hidup, sebuah upaya vital untuk menopang keberlangsungan hidup para mustahik. Langkah pertama tim tertuju ke Bulusidokare. Di sana, dua sosok lansia, Ibu Tarwiyah (70 tahun) dan Ibu Fatonah (73 tahun), yang sama-sama tergolong keluarga kurang mampu, menerima bantuan. Wajah-wajah yang menampakkan guratan usia dan perjuangan itu kini dihiasi senyum tipis, merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menjalani sisa usia.
Perjalanan berlanjut ke Sekardangan. Di lokasi ini, tim menjumpai beberapa kasus yang membutuhkan penanganan segera dan empati mendalam. Ibu Anis Sulami (65 tahun) adalah salah satunya. Sejak lima bulan lalu, ia harus berjuang dengan patah kaki akibat jatuh dan kini hanya bisa berjalan dibantu tongkat. Kondisi ini tentu sangat menghambat aktivitas dan kemandiriannya.
Perjuangan di Tengah Keterbatasan: Kisah-Kisah yang Menggugah
Di Sekardangan, BAZNAS juga bertemu Ibu Iin Supriani (38 tahun). Tiga tahun silam, ia terserang stroke, dan kini ia harus berjuang membesarkan anaknya di tengah keterbatasan finansial dan rumah yang kurang layak. Rumah yang ditempati Ibu Iin bahkan berstatus tanah dan bangunan milik desa setempat, mencerminkan kerentanan tempat tinggalnya.
Kisah mengharukan lainnya datang dari Bapak Rustan Efendi (38 tahun). Sejak tahun 2000, beliau lumpuh setelah jatuh dari pohon dan kini hanya bisa menghabiskan waktu di kamar tidur. Aktivitas sehari-harinya bergantung pada kursi roda yang diperoleh dari bantuan dinas sosial. Sama seperti Ibu Iin, tempat tinggal Bapak Rustan juga milik kelurahan setempat, menggarisbawahi kondisi ekonomi yang sangat sulit.
Amanah yang Tuntas dan Komitmen Berkelanjutan
Tak hanya di Sekardangan, distribusi bantuan juga dilaksanakan di Kecamatan Candi, tepatnya di Perumahan Bumi Asri. Tim yang melibatkan Herex, Rita, dan Hafid, menyalurkan bantuan biaya hidup kepada Ibu Walina.
"Laporan kegiatan BAZNAS Kab. Sidoarjo di lapangan ini adalah bukti bahwa amanah dari para Muzaki dilaksanakan secara transparan dan tepat sasaran. Kami fokus menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan, mulai dari lansia, penyandang disabilitas, hingga mereka yang berjuang melawan penyakit kronis," tegas M. Sofwan, Staf Pelaksana BAZNAS Sidoarjo.
Melalui program bantuan biaya hidup, BAZNAS Sidoarjo tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menebarkan semangat optimisme. Aksi nyata ini merupakan pilar penting dalam mewujudkan Sidoarjo yang berkah dan peduli, memastikan bahwa tidak ada satupun warga yang tertinggal dalam lingkaran kesulitan. Setiap donasi yang terkumpul menjadi nafas baru bagi kelompok rentan, menjadi jaminan bahwa harapan untuk hidup lebih baik itu nyata dan BAZNAS Sidoarjo akan terus menjadi jembatan kebaikan tersebut.
BERITA08/12/2025 | sudrab
Keluarga Besar SDN Taman Salurkan Kepedulian untuk Korban Bencana Sumatera
Sidoarjo – Keluarga besar SDN Taman membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas usia. Sabtu (6/12), sekolah yang berlokasi di Sidoarjo ini menggelar kegiatan donasi "SDN Taman Peduli Bencana Sumatera" sebagai respons kemanusiaan atas musibah banjir dan tanah longsor yang menghancurkan puluhan wilayah di Sumatera. Ratusan siswa, guru, hingga kepala sekolah bersatu padu mengulurkan tangan untuk meringankan beban saudara-saudara mereka yang tengah berjuang di tengah puing kehancuran.
Pagi itu, suasana di halaman SDN Taman dipenuhi semangat solidaritas. Kotak-kotak donasi yang dihiasi poster ajakan berbagi menjadi pusat perhatian. Para siswa yang mengenakan seragam Pramuka tampak antusias mendekati kotak donasi, memasukkan amplop berisi uang tabungan atau sumbangan dari orang tua mereka. Setiap lembar rupiah yang mereka berikan bukan sekadar uang, melainkan simbol empati dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik bagi korban bencana.
Total 1,6 jt telah ditransfer ke BAZNAS Sidoarjo , terlihat wajah-wajah polos penuh keseriusan saat menyalurkan donasi. Mereka menyadari bahwa tindakan kecil mereka memiliki makna besar bagi saudara-saudara di Sumatera yang kehilangan rumah, harta benda, bahkan anggota keluarga. Tak hanya siswa, para guru dan staf sekolah, turut berpartisipasi aktif, menjadi teladan nyata tentang pentingnya kerelawanan dan kebaikan.
Kepala Sekolah SDN Taman, Ibu Anik Silfiah, S.Pd.SD., menjadi motor penggerak kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan praktik langsung di lapangan. "Kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam kepada seluruh anak didik kami. Lebih dari sekadar pelajaran di kelas, momen ini adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Ibu Anik menambahkan bahwa sekecil apa pun donasi yang terkumpul dari keluarga besar SDN Taman, diharapkan dapat menjadi penyemangat dan meringankan beban korban bencana. "Ini bukan tentang besarnya nominal, tetapi tentang ketulusan hati dan rasa persaudaraan yang kita tunjukkan," tegasnya.
Bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menyasar 53 kabupaten/kota dengan kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Data terkini per Senin (8/12) mencatat 929 orang meninggal dunia, 274 orang hilang, sekitar 5.000 orang sakit, dan 155.200 unit rumah rusak. Angka-angka ini menggambarkan skala kerusakan yang membutuhkan solidaritas dari seluruh elemen bangsa.
Kegiatan donasi SDN Taman ditutup dengan perasaan bangga dan syukur atas partisipasi luar biasa dari seluruh warga sekolah. Aksi gotong royong ini membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ladang menumbuhkan tunas-tunas kemanusiaan yang siap mengulurkan tangan kapan pun dibutuhkan.
Mari Bersama Membantu Saudara Kita!
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI) Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA) Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025)
Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA08/12/2025 | sudrab
Ratusan Siswa MI Darul Hikmah Prasung Buduran Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatra
Sidoarjo – Pagi itu, halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hikmah di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, dipenuhi ratusan siswa berbaris rapi. Dengan seksama, mereka mengikuti arahan para guru untuk menyalurkan kepedulian mereka terhadap saudara-saudara yang tengah berjuang melawan dampak bencana banjir dan longsor di Sumatra. Sabtu (6/12), sekolah ini menginisiasi penggalangan dana yang melibatkan seluruh siswa dan tenaga pendidik.
Bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kini telah menyasar 53 kabupaten/kota. Kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan dengan data terkini per Senin (8/12) menunjukkan 929 orang meninggal dunia, 274 orang hilang, sekitar 5.000 orang sakit, dan 155.200 unit rumah rusak. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari penderitaan ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, bahkan orang-orang terkasih.
Menyaksikan kondisi tersebut, MI Darul Hikmah menggerakkan seluruh warga sekolahnya untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Hasilnya sungguh membanggakan. Dari penggalangan dana yang dilakukan, terkumpul Rp1.565.000 yang kemudian diserahkan kepada BAZNAS Sidoarjo untuk disalurkan langsung kepada korban bencana di Sumatra.
M. Shofi Mubarok, Kepala Sekolah MI Darul Hikmah, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme seluruh warga sekolah dalam kegiatan ini. "Alhamdulillah, kami diberikan kemampuan untuk berbuat baik kepada mereka yang sedang tertimpa bencana. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sana," ungkapnya dengan penuh harap.
Lebih dari sekadar penggalangan dana, kegiatan ini memiliki makna mendalam dalam pembentukan karakter siswa. Shofi menegaskan bahwa aksi kepedulian seperti ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan sekolah. "Kami ingin menanamkan empati sosial dan kebiasaan berbuat baik sejak dini. Ketika anak-anak terbiasa peduli terhadap sesama, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi," jelasnya.
Antusiasme siswa dalam kegiatan ini membuktikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dapat ditumbuhkan sejak usia dini. Para siswa dengan penuh kesadaran menyisihkan uang saku mereka untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Aksi sederhana ini menjadi pembelajaran berharga bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, melainkan dimulai dari apa yang kita miliki.
Bencana yang melanda Sumatra memang membutuhkan perhatian dan bantuan dari seluruh elemen masyarakat. Ketika ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung, kehilangan sumber penghidupan, bahkan kehilangan anggota keluarga, uluran tangan dari berbagai pihak menjadi secercah harapan di tengah puing-puing kehancuran.
Mari Bersama Membantu Saudara Kita!
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di seluruh Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
Transfer Rekening Donasi:
Bank Syariah Indonesia (BSI) Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA) Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025)
Donasi Digital: Scan QR Code atau kunjungi: kabsidoarjo.baznas.go.id
Info & Konsultasi Donasi: 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA08/12/2025 | sudrab
Siswa SMP Wahid Hasyim 11 Galang Donasi Rp2,17 Juta untuk Korban Bencana Sumatra
SIDOARJO – Kepedulian tak mengenal usia. Hal ini terbukti dari aksi nyata ratusan siswa SMP Wahid Hasyim 11 Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp2,17 juta lebih untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatra. Dana tersebut terkumpul melalui program open donasi yang melibatkan seluruh stakeholder sekolah sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah.
Bencana banjir dan longsor yang melanda sejak akhir November hingga awal Desember 2025 telah menghantam tiga provinsi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat—meliputi 50 kabupaten/kota. Ribuan jiwa mengungsi, kehilangan tempat tinggal, dan membutuhkan bantuan segera. Kondisi ini menggerakkan hati warga sekolah SMP Wahid Hasyim 11 untuk turun tangan.
Lebih dari 250 siswa bersama para guru, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa bahu-membahu mengumpulkan donasi. Dengan semangat gotong royong, mereka membuktikan bahwa kepedulian sosial bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata yang harus diwujudkan. Sabtu (6/12), seluruh hasil penggalangan dana tersebut resmi disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sidoarjo untuk diteruskan kepada korban bencana di Sumatra.
"Ini adalah pengejawantahan dari pendidikan karakter. Kami ingin anak-anak kami tumbuh sebagai individu yang senantiasa bersyukur, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan mampu membawa perubahan positif di masyarakat," tegas Cahyo Lukmanto, M.Pd., Kepala Sekolah SMP Wahid Hasyim 11, saat dihubungi terpisah.
Menurut Cahyo, kegiatan ini merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa. Di tengah arus modernisasi yang sering kali melunturkan nilai-nilai kemanusiaan, sekolah berusaha menanamkan empati dan kepedulian sejak dini. "Pendidikan bukan hanya tentang angka-angka di rapor, tetapi juga tentang membentuk manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia," imbuhnya.
Salah satu pendidik SMP Wahid Hasyim 11 yang turut mengkoordinir kegiatan ini menyampaikan harapan besar terhadap para siswa. "Kami berharap anak-anak ini tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara emosional dan spiritual," ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Ia menambahkan, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan ketakwaan yang ditanamkan melalui kegiatan sosial seperti ini akan membentuk generasi yang tangguh dan peduli terhadap sesama. "Kami ingin anak-anak ini tumbuh sebagai individu yang berkarakter, yang tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga mampu merasakan penderitaan orang lain dan tergerak untuk membantu," jelasnya.
Aksi solidaritas ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Banyak pihak yang menyambut positif langkah nyata yang diambil oleh SMP Wahid Hasyim 11 sebagai contoh konkret implementasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Di era digital yang serba cepat ini, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda menjadi tantangan tersendiri. Namun, SMP Wahid Hasyim 11 membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, nilai-nilai luhur tersebut tetap bisa tumbuh subur di hati para siswa.
Kegiatan penggalangan dana ini juga mengajarkan siswa tentang tanggung jawab sosial dan pentingnya berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Melalui pengalaman langsung, para siswa belajar bahwa setiap orang, tidak peduli seberapa kecil kontribusinya, dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan orang lain.
Mari Bersama Membantu Saudara Kita!
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di seluruh Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
TRANSFER REKENING DONASI:
Bank Syariah Indonesia (BSI) ???? Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA) ???? Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025)
DONASI DIGITAL:
Scan QR Code atau kunjungi: ???? kabsidoarjo.baznas.go.id
INFO & KONSULTASI DONASI:
???? 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA07/12/2025 | sudrab
BAZNAS Distribusikan 1.000 Paket Makanan Harian untuk Penyintas Bencana Tapanuli Tengah
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menyalurkan seribu paket nasi setiap hari kepada masyarakat korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Kamis, 4 Desember 2025.
Melalui koordinasi BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kota Sibolga, dan tim relawan, bantuan pangan disalurkan kepada korban banjir dan tanah longsor di Kampung Rambutan, Kecamatan Tukka, yang berdekatan dengan pusat Kota Pandan.
Kabag Humas Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Yudhiarma MK, menjelaskan kondisi lapangan saat memberikan keterangan kepada wartawan. "Genangan banjir dan lumpur masih menyelimuti kawasan ini. Warga mengalami kesulitan memperoleh makanan dan minuman karena hunian mereka masih terendam air dan lumpur," paparnya.
Pengamatan di lokasi menunjukkan, Sungai Aek Godang tersumbat tumpukan kayu gelondongan yang menutupi Jembatan Sigotong, mengakibatkan aliran air melimpas ke jalan utama dan mengubah pemukiman menjadi seperti alur sungai.
Yudhiarma menegaskan bahwa BAZNAS RI mendistribusikan paket bantuan makanan bagi korban yang tersebar di berbagai wilayah terdampak, termasuk Kota Sibolga yang berdekatan secara geografis.
Tim relawan menyiapkan nasi dan ayam goreng sebanyak 1.000 bungkus per hari di Dapur Umum BAZNAS RI yang berlokasi di Masjid An-Nursina, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah.
Siti Asmawati Gultom, salah satu juru masak relawan, mengungkapkan bahwa proses memasak dilakukan menggunakan kayu bakar akibat kelangkaan gas elpiji di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga. "Pasokan gas habis, kami tidak mendapatkan gas, jadi kami mencari kayu bakar," tutur Siti mengenai pengalamannya.
Menurut Yudhiarma, Komandan Respon Penyelamatan dan Kedaruratan BTB, Taufiq Hidayat, bersama tim relawan hampir setiap hari berburu kebutuhan logistik dapur. Mereka berangkat pagi dan baru mendapatkan bahan masakan pada siang atau sore hari untuk memastikan stok dapur umum tetap terpenuhi.
Para relawan dapur terbagi dalam berbagai tugas, mulai dari menanak nasi, menggoreng ayam, mencari kayu bakar, berbelanja kebutuhan pokok, hingga mengantar makanan kepada pengungsi.
Siti juga menambahkan bahwa aktivitas memasak telah berlangsung sejak Sabtu, 29 November 2025. "Awalnya kami memasak ikan, dan kini berganti dengan ayam," jelasnya.
Yudhiarma juga mengungkapkan bahwa dapur umum BAZNAS juga beroperasi di Desa Tandihat dan Desa Tolang Julu, Tapanuli Selatan, dengan total produksi harian mencapai lebih dari 3.000 paket makanan.
"Operasi kami tidak terbatas di Sumatra Utara saja. Kami membagi tugas ke Aceh, Sumatra Barat, dan di sini kami menyiapkan beberapa titik distribusi," ungkap Yudhiarma.
Dalam proses penyaluran bantuan, sejumlah media dari Jakarta turut mendampingi tim BAZNAS dan relawan. Salah satu warga Kampung Rambutan yang menerima bantuan, bernama Siregar, menceritakan bahwa rumahnya saat ini terendam lumpur. Ia berharap mendapatkan bantuan peralatan konstruksi untuk memperbaiki tempat tinggalnya. "Saya juga membutuhkan sekop, selain makanan," ungkap Siregar.
Salurkan donasi Anda melalui:
???? BSI: 4488888008 ???? BCA: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO (Kode unik 25, contoh: Rp50.025)
???? Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id
???? Info & Konsultasi: 085-943-638-999
Bantuan NON-TUNAI juga dibuka: ? Biskuit | ? Mie Instan | ? Pampers & Pembalut | ? Selimut | ? Kurma
Jangan tunda lagi! Ribuan jiwa menanti kehadiran kebaikan Anda. Bersama, kita bisa menjadi cahaya di tengah gelap bencana! ?????
BERITA06/12/2025 | sudrab
Dua Perusahaan Bantu Korban Bencana Sumatra Melalui BAZNAS Sidoarjo
SIDOARJO,6 Desember 2025 – Kepedulian terhadap saudara-saudara terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra terus mengalir ke BAZNAS Sidoarjo. Open Donasi yang dilakukan Sejak Rabu, 3 Desember 2025, saat ini ,dua perusahaan telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban ribuan korban bencana yang melanda tiga provinsi dan 50 kabupaten/kota di Pulau Sumatra.
PT Extensi Jaya dan PT PSE Prima Sukses tercatat sebagai institusi bisnis yang turut berkontribusi dalam gerakan solidaritas kemanusiaan ini. PT PSE Prima Sukses menyalurkan bantuan dalam bentuk natura berupa 50 dos Indomie goreng yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan korban bencana di masa tanggap darurat.
Hingga Jum'at, 5 Desember 2025, berdasarkan catatan Bidang Pengumpulan BAZNAS Sidoarjo, total bantuan yang terkumpul telah mencapai Rp10,6 juta. Angka ini terus diharapkan bertambah seiring antusiasme masyarakat Sidoarjo yang ingin ikut berpartisipasi dalam membantu saudara-saudara mereka yang tertimpa musibah.
Bantuan tidak hanya datang dari kalangan dunia usaha. Institusi pendidikan juga menunjukkan kepedulian luar biasa. SDN Sawohan 1 tercatat telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,16 juta, membuktikan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan telah tertanam sejak dini di lingkungan pendidikan.
M. Chasbil Azis Salju Sodar, Ketua BAZNAS Sidoarjo, menegaskan pentingnya optimalisasi penghimpunan bantuan melalui berbagai kanal yang tersedia. "Bencana banjir dan longsor membutuhkan banyak penanganan, baik saat tanggap darurat bencana seperti saat ini maupun nantinya untuk kebutuhan rehabilitasinya," ungkapnya dengan penuh perhatian.
BAZNAS Sidoarjo membuka kesempatan luas bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan, baik dalam bentuk tunai maupun non-tunai. Untuk bantuan non-tunai, BAZNAS Sidoarjo telah menetapkan jenis bantuan yang paling dibutuhkan, yaitu biskuit, mie instan, pampers dan pembalut, selimut, serta kurma. Ketentuan ini dibuat untuk memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak para korban.
Penghimpunan bantuan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan syar'i dan norma-norma yang berlaku, memastikan setiap rupiah yang terkumpul tersalurkan dengan amanah dan tepat sasaran. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam pengelolaan dana kemanusiaan ini.
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melangitkan doa dan menjadi bagian dari solusi bagi ribuan keluarga yang saat ini berjuang di tengah puing-puing kehancuran akibat bencana. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki makna besar dalam meringankan beban dan mengembalikan harapan mereka.
Mari Bersama Menjadi Solusi
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di seluruh Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
TRANSFER REKENING DONASI:
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Rek: 4488888008
a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA)
Rek: 8292799992
a.n. BAZNAS SIDOARJO
*Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025)*
DONASI DIGITAL:
Scan QR Code atau kunjungi: **kabsidoarjo.baznas.go.id**
INFO & KONSULTASI DONASI:
085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA06/12/2025 | sudrab
Satu Juta Rupiah Cinta dari Tangan-Tangan Mungil SDN Sawohan 1
Sidoarjo — Jumat pagi, 5 Desember 2025, alunan doa anak-anak SD terdengar khusyuk di halaman SDN Sawohan 1, Kecamatan Buduran. Namun pagi ini berbeda. Di antara senyum polos mereka, terpancar keprihatinan mendalam atas nasib saudara-saudara sebangsa yang tengah berjuang melawan bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam momen istimewa program Jumpa Berkah—Jumat Pagi Beriman, Infaq, dan Sedekah, ratusan siswa tidak hanya berdoa. Mereka membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal usia. Dari tangan-tangan mungil yang biasa memegang pensil dan buku, terkumpul donasi sebesar Rp1.160.025—sebuah angka yang melampaui ekspektasi, namun tak melampaui ketulusan hati mereka.
Ketika Anak-Anak Mengajarkan Solidaritas
SDN Sawohan 1 memang bukan sekolah biasa. Di tengah hiruk-pikuk dunia pendidikan yang kerap terjebak dalam pengejaran nilai akademik, sekolah ini memilih jalan berbeda: membentuk karakter melalui aksi nyata. Program Jumpa Berkah yang rutin digelar setiap Jumat pagi telah menjadi DNA sekolah—sebuah tradisi yang mengajarkan bahwa keimanan dan kepedulian sosial adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.
"Anak-anak kami belajar bahwa berbagi itu bukan tentang seberapa besar yang kita miliki, tapi seberapa tulus kita peduli," ujar salah satu pendidik yang turut menginisiasi program ini. Mata beliau berkaca-kaca saat menyaksikan para siswa memasukkan infaq dan sedekah mereka.
Jumat ini memang dirancang khusus. Ketika berita bencana yang melanda 50 kabupaten di Sumatra sampai ke telinga para siswa melalui tayangan di kelas, hati-hati kecil itu tergerak. Mereka bertanya, "Bu, bagaimana kita bisa membantu?" Pertanyaan sederhana yang melahirkan aksi luar biasa.
Lebih dari Sekadar Rutinitas
Program Jumpa Berkah memiliki filosofi mendalam yang melampaui sekadar kegiatan rutin. Dalam setiap pelaksanaannya, program ini menyentuh dua dimensi fundamental pembentukan karakter: spiritual dan sosial.
Dimensi spiritual hadir melalui pembiasaan berdoa bersama dan kesadaran bahwa setiap rezeki yang kita miliki adalah titipan Allah yang harus disyukuri dan dibagikan. Sementara dimensi sosial mengajarkan empati—kemampuan untuk merasakan penderitaan orang lain dan tergerak untuk membantu, meski jarak memisahkan.
Yang membanggakan, program ini mendapat dukungan penuh dari para orang tua. Banyak dari mereka yang turut mendampingi anak-anak memahami makna sedekah, mengajarkan bahwa memberi adalah investasi terbaik untuk kehidupan yang lebih bermakna
Dari Sidoarjo untuk Sumatra: Jembatan Kasih Sayang
Seluruh dana yang terkumpul—Rp1.160.025—langsung ditransfer ke rekening BAZNAS Sidoarjo pada hari yang sama. Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan simbol solidaritas generasi muda yang memahami bahwa Indonesia adalah satu keluarga besar. Ketika satu anggota keluarga terluka, yang lain harus mengulurkan tangan.
Bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyisakan duka mendalam. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, anak-anak kehilangan sekolah, dan banyak yang kehilangan orang-orang tercinta. Namun di tengah kesedihan itu, harapan tetap hidup—berkat kepedulian dari berbagai penjuru negeri, termasuk dari tangan-tangan mungil siswa SDN Sawohan 1.
Menabur Kebaikan, Menuai Generasi Mulia
Seluruh tim pendidik SDN Sawohan 1 memiliki harapan besar. Mereka percaya bahwa anak-anak yang dididik dengan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan ketakwaan akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara emosional dan spiritual.
"Kami ingin anak-anak ini tumbuh sebagai individu yang senantiasa bersyukur, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan mampu membawa perubahan positif di masyarakat," Ungkap rekan pendidik lainnya.
Program Jumpa Berkah membuktikan bahwa pendidikan karakter bukan wacana, melainkan praktik nyata yang bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Dan hari ini, SDN Sawohan 1 telah memberikan pelajaran berharga: bahwa kebaikan tidak menunggu sampai kita dewasa atau kaya—kebaikan dimulai dari hati yang tulus dan tangan yang terulur.
Mari Bersama Menjadi Solusi
BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di seluruh Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
TRANSFER REKENING DONASI:
Bank Syariah Indonesia (BSI) ???? Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA) ???? Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025)
DONASI DIGITAL: Scan QR Code atau kunjungi: ???? kabsidoarjo.baznas.go.id
INFO & KONSULTASI DONASI: ???? 085-943-638-999
Setiap rupiah Anda adalah harapan. Setiap doa Anda adalah kekuatan.
BERITA05/12/2025 | sudrab
Akses Terputus Total, BAZNAS Gunakan Perahu Karet Salurkan Logistik Kunci untuk Dapur Umum di Aceh Utara
SIDOARJO (03/12/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Meskipun dihadapkan pada tantangan logistik yang ekstrem, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) berhasil menembus daerah terisolir di Aceh Utara yang porak-poranda akibat banjir dan tanah longsor.
Keputusan cepat dan langkah berani diambil setelah akses utama menuju lokasi terdampak, termasuk Jembatan utama Kutablang dan dua jembatan penghubung Bireuen–Aceh Utara, tidak dapat dilalui oleh kendaraan darat. Infrastruktur vital tersebut terputus total, mengancam kelangsungan pasokan kebutuhan dasar bagi ribuan warga yang mengungsi.
Inovasi Distribusi: Berperahu di Tengah Keterbatasan
Menanggapi situasi kritis tersebut, Tim BTB segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud). Sinergi ini membuahkan solusi yang inovatif: menggunakan perahu karet milik Polairud untuk membawa logistik menyeberangi area yang terendam.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menegaskan bahwa hambatan geografis dan logistik tidak boleh melumpuhkan misi kemanusiaan.
“Keterbatasan akses tidak boleh menghambat penyaluran bantuan kepada warga yang sedang membutuhkan. Kami memastikan bantuan logistik tetap sampai ke lokasi, sekalipun harus menggunakan perahu karet. Ini adalah wujud nyata komitmen BAZNAS untuk selalu hadir bagi masyarakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis yang diterima BAZNAS Sidoarjo pada Selasa (2/12/2025).
Prioritas untuk Dapur Umum
Bantuan yang disalurkan melalui jalur air ini memiliki prioritas tinggi, yaitu beras yang vital untuk operasional Dapur Umum di lokasi terdampak. BAZNAS menyadari bahwa Dapur Umum adalah ujung tombak penyediaan makanan siap santap saat aktivitas warga lumpuh akibat bencana.
“Pengiriman beras ini diprioritaskan untuk mendukung operasional Dapur Umum. Dapur Umum menjadi tumpuan kebutuhan pangan masyarakat saat mereka tidak bisa beraktivitas normal. Karena itu, kami memastikan pasokan beras tersedia agar pelayanan kepada warga tidak terhenti,” jelas Saidah. Keberlanjutan Dapur Umum menjamin anak-anak, lansia, dan seluruh penyintas mendapatkan nutrisi yang cukup di masa sulit.
Sinergi Kunci Kecepatan Bantuan
Keberhasilan menembus isolasi ini tidak lepas dari kolaborasi aktif antara BAZNAS dan berbagai elemen, khususnya Polairud. Saidah Sakwan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan tersebut.
“Sinergi ini sangat membantu percepatan distribusi di tengah medan yang sulit. Kami berterima kasih kepada Polairud dan semua pihak yang mendukung upaya kemanusiaan ini. Gotong royong adalah kekuatan kita,” katanya.
Saat ini, BAZNAS RI terus memantau ketat kondisi banjir di Aceh Utara dan telah menyiapkan bantuan tambahan. Komitmen BAZNAS adalah untuk mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih total.
“Kami akan terus berada di sisi masyarakat hingga kondisi pulih. Bantuan lanjutan sudah kami siapkan dan akan disalurkan sesuai kebutuhan mendesak di lapangan,” tutup Saidah.
Uluran Tangan Anda Dibutuhkan!
Melihat perjuangan di Aceh Utara, BAZNAS Sidoarjo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari solusi. Mari langitkan doa dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di seluruh Indonesia dengan bersedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Sidoarjo.
TRANSFER REKENING DONASI:
Bank Syariah Indonesia (BSI) ???? Rek: 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Bank Central Asia (BCA) ???? Rek: 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO
Jangan Lupa: Sertakan Kode unik 25 (misal: Rp50.025) ???? DONASI DIGITAL: Scan QR Code atau kunjungi: ???? kabsidoarjo.baznas.go.id ???? INFO & KONSULTASI DONASI: 085-943-638-999
BERITA04/12/2025 | sudrab

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
